3 Transfer Pertukaran Pemain Paling Aneh

Ada beberapa transfer pertukaran pemain yang terlihat aneh bila mencermati dari aspek sepak bola.
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Kamis, 15 Juli 2021
3 Transfer Pertukaran Pemain Paling Aneh
Arthur Melo dan Miralem Pjanic
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pertukaran pemain adalah hal yang lazim ditemukan di bursa transfer sepak bola. Kedua klub memilih saling mengoper pemain yang dianggap menguntungkan. Namun, tak jarang pilihan yang dibuat terlihat aneh.

Kabar pertukaran pemain yang sedang ramai dibicarakan saat ini adalah penyerang Barcelona, Antoine Griezmann, dengan gelandang Atletico Madrid, Saul Niguez. Kabarnya, kedua kubu sedang membahas transfer tersebut dengan intens.

Barcelona ingin melepas Griezmann karena membutuhkan ruang lebih banyak dalam hal pengeluaran gaji. Kepergian Griezmann membuat Barca lebih leluasa memberikan kontrak baru untuk Lionel Messi. Apalagi, penampilan Griezmann juga tak memuaskan usai bergabung dari Atletico Madrid.

Baca Juga:

Berpeluang Raih Ballon d'Or, Jorginho Singgung Ronaldo dan Messi

Pesta Timnas Italia: Parade Keliling Roma hingga Kunjungan Presiden

Roberto Mancini Sang Pengukir Sejarah

Sementara itu, Saul dikabarkan ingin merasakan tantangan baru. Barcelona dianggap tepat karena mendekatkan sang pemain dengan trofi.

Walhasil, pertukaran pemain kali ini dianggap akan menjadi solusi terbaik untuk kedua pihak. Namun, dalam sejarahnya, ada beberapa transfer pertukaran pemain yang terlihat aneh bila mencermati dari aspek sepak bola. Berikut tiga di antaranya:

Alexis Sanchez - Henrikh Mkhitaryan (2018)

Alexis Sanchez

Satu di antara pertukaran pemain paling mengejutkan dalam beberapa tahun terakhir adalah Alexis Sanchez yang meninggalkan Arsenal menuju Manchester United, sedangkan Henrikh Mkhitaryan ke arah sebaliknya. Kesepakatan tersebut sulit dibayangkan sebelumnya.

Sebelum pindah, Sanchez adalah pemain penting untuk Arsenal. Striker tim nasional Chile itu mengemas 80 gol dalam 166 penampilan bersama Meriam London.

Sementara itu, Henrikh Mkhitaryan gagal membuat dampak seperti yang diinginkan. Meskipun, ia berkontribusi dengan 24 gol selama lebih dari 60 laga.

Namun, kisah pertukaran berakhir pelik untuk kedua pemain. Alexis Sanchez menunjukkan penampilan merosot dengan hanya mencetak satu gol dalam 32 laga Premier League.

Pada sisi lain, Henrikh Mkhitaryan yang berharap mendapatkan lebih banyak menit bermain justru lebih sering diparkir. Walhasil, sang gelandang memilih hengkang ke AS Roma.

Arthur Melo - Miralem Pjanic (2020)

Miralem Pjanic

Barcelona membuat keputusan yang menghadirkan tanda tanya besar dengan menukar Arthur Melo demi mendapatkan Miralem Pjanic. Meskipun pada akhirnya mendapatkan uang tunai 10 juta euro, tetapi dari sudut pandang sepak bola, Barca mengambil jalan yang aneh.

Ketika itu, Arthur masih berusia 23 tahun dan membuat lebih dari 60 penampilan untuk Barcelona. Pemain asal Brasil itu dipandang sebagai satu di antara masa depan Los Cules.

Sementara itu, pemain penggantinya, Miralem Pjanic, justru sedang berjuang masuk tim utama Juventus. Pemain 30 tahun itu juga tidak memberikan kontribusi berupa gol dalam 30 penampilan terakhir bersama Juve.

Tak heran, Barcelona pun dianggap membuat keputusan yang justru merugikan di kemudian hari. Pendapat itu menjadi kenyataan karena Pjanic kesulitan menampilkan permainan terbaik. Bahkan, Barca dikabarkan ingin melepas Pjanic secara cuma-cuma demi mengurangi beban gaji.

Fabio Cannavaro - Fabian Carini (2004)

Fabio Cannavaro

Pilihan Inter Milan mengirim bek tengah, Fabio Cannavaro, ke Juventus sebagai imbalan atas kiper asal Uruguay, Fabian Carini, membuat para pakar bursa transfer menggaruk-garuk kepala karena tidak percaya.

Akhirnya, apa yang ditakutkan pun terbukti. Carini gagal menembus tim utama Inter dengan hanya membuat empat penampilan. Sementara itu, Cannavaro berkembang menjadi satu di antara bek terbaik di Eropa.

Cannavaro pun membawa Juve meraih dua Scudetto beruntun. Bekerja sama dengan Gianluca Zambrotta, Lilian Thuram dan Gianluigi Buffon, pemenang Piala Dunia 2006 itu membuat pertahanan Juve sulit ditembus.

Breaking News Trivia Sepak Bola Arsenal Manchester United Barcelona Inter Milan

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Timnas
Daftar Lengkap Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026: Rizky Ridho Masih Ada, Beckham Putra Dicoret
PSSI merilis daftar 23 pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026. Rizky Ridho masuk skuad, sementara Beckham Putra dan Eliano Reijnders dicoret.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 18 September 2026
Daftar Lengkap Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026: Rizky Ridho Masih Ada, Beckham Putra Dicoret
Timnas
Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 dan Daftar Harganya
Simak cara beli tiket Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 melalui Kita Garuda, lengkap dengan harga tiket mulai Rp100 ribu dan jadwal pertandingannya.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 dan Daftar Harganya
Italia
Ironi, Serie A Punya 14 Pemain di Top 50, tetapi Hanya 5 yang Berasal dari Italia
Serie A mengirim 14 pemain ke Top 50 U-21 Eropa versi Sofascore, tetapi hanya lima yang berasal dari Italia. Simak fakta selengkapnya.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Ironi, Serie A Punya 14 Pemain di Top 50, tetapi Hanya 5 yang Berasal dari Italia
Timnas
Jay Idzes Patah Hati Gagal Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Jay Idzes dipastikan absen di FIFA ASEAN Cup 2026 karena cedera paha. Kapten Timnas Indonesia itu mengaku patah hati dan tetap dukung perjuangan Garuda.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Jay Idzes Patah Hati Gagal Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Liga Indonesia
Persija Ajukan Banding atas Sanksi Komdis PSSI
Persija Jakarta akan mengajukan banding atas sanksi Komdis PSSI berupa larangan dua laga kandang dan denda total Rp130 juta.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Persija Ajukan Banding atas Sanksi Komdis PSSI
Ragam
Floyd Samba, Putra Legenda Blackburn Rovers yang Mencuri Perhatian Bareng Manchester City di Piala Liga
Floyd Samba mencetak dua gol pada debut bersama Manchester City. Striker 17 tahun itu merupakan putra mantan bek Blackburn Rovers, Christopher Samba.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Floyd Samba, Putra Legenda Blackburn Rovers yang Mencuri Perhatian Bareng Manchester City di Piala Liga
Liga Indonesia
Cara Menonton dan Link Streaming Persebaya vs Garudayaksa, Live di Sini!
Persebaya vs Garudayaksa, pekan ketiga Super League 2026/2027, di Gelora Bung Tomo, Sabtu (19/9), pukul 15.30 WIB, Live Indosiar dan Vidio.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Persebaya vs Garudayaksa, Live di Sini!
Liga Indonesia
Cara Menonton dan Link Streaming Persija vs Java United, Live di TV Nasional
Persija Jakarta vs Java United, pekan ketiga Super League 2026/2027, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Sabtu (19/9), pukul 19.00 WIB, Live Indosiar.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Persija vs Java United, Live di TV Nasional
Ragam
5 Alasan Mengapa Brentford vs Chelsea Layak Dinanti, Menjanjikan Laga Seru di Premier League
Brentford vs Chelsea menjanjikan laga seru di Premier League. Simak lima alasan yang membuat duel ini layak dinanti, dari hujan gol hingga H2H.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
5 Alasan Mengapa Brentford vs Chelsea Layak Dinanti, Menjanjikan Laga Seru di Premier League
Italia
Ruben Amorim Sudah Mencari-cari Alasan di AC Milan, Dibandingkan dengan Manchester United
Ruben Amorim kembali menyoroti ketidaksesuaian profil pemain dengan taktiknya usai AC Milan kalah dari Benfica. Polanya mengingatkan masa di Man United.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
Ruben Amorim Sudah Mencari-cari Alasan di AC Milan, Dibandingkan dengan Manchester United
Bagikan