3 Misteri Piala Dunia yang Belum Terpecahkan, Nomor Tiga Menyangkut Indonesia

Saat itu Indonesia masih bernama Hindia Belanda.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Minggu, 13 November 2022
3 Misteri Piala Dunia yang Belum Terpecahkan, Nomor Tiga Menyangkut Indonesia
Pele beserta Piala Jules Rimet. (Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Piala Dunia sudah memasuki edisi ke-22. Piala Dunia 2022 digelar di Qatar dari tanggal 20 November sampai 18 Desember mendatang.

Piala Dunia kali ini merupakan edisi ke-22. Tentu sepanjang pagelaran Piala Dunia banyak sisi menarik dari dalam maupun luar lapangan hijau. Terutama soal misterinya.

Baca Juga:

6 Tuan Rumah yang Mampu Juarai Piala Dunia

4 Kutukan yang Masih Bertahan hingga Dimulainya Piala Dunia 2022

3 Tragedi Paling Kelam Sepanjang Sejarah Piala Dunia

Sejak pertama kali diadakan tahun 1930, Piala Dunia menyimpan tiga misteri yang sampai saat ini belum terpecahkan. Apa saja itu?

BolaSkor.com telah merangkumnya dalam ulasan tiga misteri Piala Dunia yang belum terpecahkan hingga saat ini. Berikut ulasannya:

1. Misteri Hilangnya Trofi Jules Rimet

Replika trofi Jules Rimet. (Sumber Foto: Twitter Resmi FIFA)

Trofi Piala Dunia saat ini merupakan buatan dari seniman Italia yang sudah wafat, yakni Silvio Gazzaniga. Trofi ini digunakan pertama kali pada Piala Dunia 1974 di Jerman Barat. Jerman Barat keluar sebagai pemenang pertama.

Trofi ini menggambarkan dua sosok manusia memegang bumi. Trofi tersebut terbuat dari emas 18 karat dan beralaskan malasit.

Sebelum itu, trofi Piala Dunia pertama kali justru bernama Victory, yang kemudian diganti nama dengan Jules Rimet. Jules Rimet merupakan Presiden FIFA ketiga yang menjadi pencetus digelarnya Piala Dunia. Trofi itu menggambarkan Nike, dewi Yunani yang melambangkan kemenangan.

Sayangnya, trofi tersebut sekarang ditelan bumi. Tidak ada yang tahu keberadaannya hingga sekarang. Trofi tersebut dicuri seseorang di Brasil.

Brasil menjadi negara yang berhak memegang permanen trofi tersebut sebelum diganti. Pasalnya, Brasil negara pertama yang menjuarai Piala Dunia sebanyak tiga kali. Terakhir saat menjadi juara Piala Dunia 1970. Hingga saat ini, tidak ada yang tahu soal keberadaan trofi tersebut.

2. Misteri Ronaldo di Piala Dunia 1998

Ronaldo tertunduk lesu setelah Brasil kalah dari Prancis di Final Piala Dunia 1998. (Sumber Foto: Zimbio)

Ronaldo datang ke Piala Dunia 1998 sebagai sosok pemain andalan timnas Brasil di lini depan. Pemain berjuluk The Phenomenon ini datang ke Piala Dunia 1998 dengan bekal 34 gol bersama Inter Milan. Jumlah gol tersebut diraihnya pada musim perdananya bersama klub Italia tersebut.

Brasil berhasil dibawanya ke final Piala Dunia 1998 bertemu dengan tuan rumah Prancis. Namun, tidak ada yang menyangka soal kondisi Ronaldo menjelang final.

Namun, beberapa jam jelang laga final, sosok Ronaldo tak terlihat di kubu Brasil. Bahkan namanya sempat tak tercantum dalam daftar pemain yang bakal diturunkan. Beredar kabar Ronaldo sang fenomena dikabarkan kejang-kejang, mulutnya berbusa, dan tak sadarkan diri di kamar hotelnya.

Tak ada seorang pun yang mengetahui apa yang menimpa Ronaldo. Roberto Carlos yang saat itu menjadi teman sekamarnya pun tak bisa menjelaskan apa yang terjadi. Carlos hanya mengatakan selepas makan siang, semua pemain kembali ke kamar. Tiba-tiba seluruh tubuh Ronaldo bergetar.

Edmundo, pemain Brasil lain yang menyaksikan kejadian juga berbagi apa yang dilihatnya. "Dia terbaring, bergetar, dan memukuli dirinya sendiri. Mulutnya berbusa. Seluruh tubuhnya bergetar."

Pertolongan pertama kemudian diberikan pemain Brasil lain, Cesar Sampaio. Dia membuka mulut Ronaldo dan mencegah sang bintang menelan lidahnya. Setelah itu, Ronaldo tertidur. Tim dokter Brasil meminta rekan-rekannya tak berbicara apapun saat Ronaldo bangun. Namun, para pemain lain sudah terlanjur terkejut, tegang, dan syok.

Akhirnya setelah didesak oleh Leonardo, tim dokter memberitahu Ronaldo apa yang menimpanya dan sang bintang harus menjalani tes. Ronaldo boleh bertanding jika lolos tes tersebut. Saat tim Brasil berangkat ke stadion, Ronaldo dilarikan ke sebuah klinik di Paris. Sekitar 40 menit jelang laga dimulai, Ronaldo muncul dan meminta pelatih Mario Zagallo untuk memainkannya.

Ronaldo pun bermain. Namun gagal membawa Brasil menjadi juara. Prancis mengalahkan Brasil 3-0. Sampai saat ini tidak ada yang tahu penyebab Ronaldo kejang-kejang, begitupun sang pemain.

3. Misteri Timnas Indonesia di Piala Dunia 1938

Tim Hindia Belanda di Piala Dunia 1938. (Sumber Foto: Twitter Resmi FIFA)

Indonesia menjadi negara pertama Asia yang mengikuti Piala Dunia, tepatnya pada tahun 1938. Hal itu sudah diakui FIFA sebagai induk sepak bola dunia.

Namun, ketika itu, nama Indonesia masih Hindia Belanda. Maklum, Indonesia masih dalam jajahan Belanda. Tim Hindia Belanda ikut Piala Dunia 1938 di Prancis di bawah naungan federasi sepak bola Hindia Belanda, Nederlandcshe Indische Voetbal Unie (NIVU). Tim Hindia Belanda berangkat ke Prancis menggunakan kapal laut "Baluran".

Dengan memakan waktu perjalanan selama satu bulan, tim Hindia Belanda sampai di Genoa, Italia. Selanjutnya melanjutkan perjalanan menggunakan kereta api ke Belanda dan Prancis, demikian laporan surat kabar mingguan yang terbit di Batavia (Jakarta), Java Bode.

Para pemain dihuni suku Jawa, Maluku, Tionghoa, Indo-Belanda, serta pelatihnya yang asal Belanda, Johannes Christoffel van Mastenbroek. Kaptennya merupakan seorang dokter pribumi bernama Achmad Nawir.

Laporan koran Perancis L’Equipe, edisi 6 Juni 1938, menyebutkan para pemain tim Hindia Belanda seperti kurcaci saat menghadapi Hungaria pada 5 Juni 1938. Sayang, Hindia Belanda harus gugur usai dicukur Hungaria 6-0 (4-0). Maklum, saat itu Piala Dunia masih menggunakan sistem gugur.

Menurut laporan FIFA, laga tim Hindia Belanda kontra Hungaria digelar 5 Juni 1938, pukul 5 sore waktu setempat, di Stadion Velodorme, Kota Reims, Prancis. Sekarang stadion tersebut sudah berubah nama menjadi Stadion Auguste Delaune.

Pertandingan ini dipimpin wasit asal Perancis, Roger Conrie, serta dua orang hakim garis Carl Weingartner (Jerman), dan Charles Adolphe Delasalle (Perancis). Disaksikan sekitar 9 ribu orang penonton. Tim Hungaria menggunakan kostum serba putih, sementara Hindia Belanda menggunakan kaos oranye, celana pendek putih, dan kaus kaki biru muda.

Setelah itu, Hindia Belanda menggelar pertandingan uji coba melawan Belanda di Amsterdam, 26 Juni 1938. Hindia Belanda kalah 2-9.

Selanjutnya, Hindia Belanda pulang ke Indonesia menggunakan kapal laut "Baluran" pada tanggal 1 Juli 1938. Tiga pekan kemudian berlabuh di Pelabuhan Tanjuk Priok. Setelah itu, tidak ada yang tahu bagaimana kabar skuat Hindia Belanda.

Tercatat hanya kiper, Mo Heng Tan, yang sempat lulus seleksi untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam laga persahabatan melawan klub dari Singapura pada 1951. Lalu kisah tragis menimpa Frans Alfred Meeng. Ia tenggelam bersama kapal Jepang Junyo Maru yang ditenggelamkan oleh kapal selam Inggris pada 18 September 1944, menurut laporan Java Post. Sisanya tidak ada yang tahu bagaimana kelanjutan hidupnya.

Berikut skuat Hindia Belanda di Piala Dunia 1938:

Kiper: Tan "Bing" Mo Heng (HCTNH Malang), Jack Samuels (Hercules Batavia)

Belakang: Dorst, J. Harting Houdt Braaf Stand (HBS Soerabaja), Frans G. Hu Kon (Sparta Bandung), Teilherber (Djocoja Djogjakarta)

Tengah: G.H.V.L. Faulhaber (Djocoja Djogjakarta), Frans Alfred Meeng (SVBB Batavia), Achmad Nawir (HBS Soerabaja), Anwar Sutan (VIOS Batavia), G. van den Burgh (SVV Semarang)

Depan: Tan Hong Djien (Tiong Hoa Soerabaja), Tan See Han (HBS Soerabaja), Isaac "Tjaak" Pattiwael (VV Jong Ambon Tjimahi), Suvarte Soedarmadji (HBS Soerabaja), M.J. Hans Taihuttu Voetbal Vereniging (VV Jong Ambon Tjimahi), R. Telwe (HBS Soerabaja), Herman Zomers (Hercules Batavia)

Pelatih: Johannes Mastenbroek (Belanda)

Piala dunia 2022 Trivia Sepak Bola Breaking News

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Nottingham Forest vs Manchester City, Live di SCTV
Manchester City memburu kebangkitan saat bertandang ke markas Nottingham Forest pada pekan ke-10 Premier League 2026/2027. Simak jadwal siaran langsung SCTV dan link streaming gratis di sini!
Johan Kristiandi - Sabtu, 07 November 2026
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Nottingham Forest vs Manchester City, Live di SCTV
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Valencia vs Real Madrid, Live di Sini!
Real Madrid bertandang ke markas Valencia pada pekan ke-12 LaLiga 2026/2027. Los Blancos memburu kemenangan kedelapan beruntun. Simak jadwal dan link streaming Valencia vs Real Madrid di sini!
Johan Kristiandi - Sabtu, 07 November 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Valencia vs Real Madrid, Live di Sini!
Jadwal
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming AS Roma vs Sassuolo, Live di ANTV
AS Roma memburu poin penuh saat menjamu Sassuolo pada lanjutan Serie A 2026/2027. Jay Idzes dan kolega datang dengan tren buruk. Simak jadwal siaran langsung ANTV dan link streaming gratis di sini!
Johan Kristiandi - Sabtu, 07 November 2026
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming AS Roma vs Sassuolo, Live di ANTV
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Persijap vs Garudayaksa, Live di Sini!
Persijap Jepara memburu kemenangan perdana saat menjamu Garudayaksa FC di BRI Super League 2026/2027. Mampukah Laskar Kalinyamat mengakhiri tren buruk? Simak jadwal dan link streaming di sini!
Johan Kristiandi - Sabtu, 07 November 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Persijap vs Garudayaksa, Live di Sini!
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Arsenal vs Hull City, Live di SCTV?
Arsenal menjamu Hull City pada lanjutan Premier League 2026/2027. The Gunners memburu kemenangan demi mempertahankan puncak klasemen. Simak jadwal dan link streaming Arsenal vs Hull City di sini!
Johan Kristiandi - Sabtu, 07 November 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Arsenal vs Hull City, Live di SCTV?
Jadwal
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Borneo FC vs PSM Makassar, Live Indosiar Sore Ini
Borneo FC menjamu PSM Makassar pada lanjutan BRI Super League 2026/2027. Kedua tim sama-sama mengoleksi sembilan poin. Siapa yang akan keluar sebagai pemenang? Simak jadwal dan link streaming gratis di sini!
Johan Kristiandi - Sabtu, 07 November 2026
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Borneo FC vs PSM Makassar, Live Indosiar Sore Ini
Liga Indonesia
Osmar Loss Bangga Dewa United Menang Dramatis atas PSIM, Soroti Atmosfer Brajamusti
Osmar Loss bangga dengan kerja keras pemain Dewa United yang menang 2-1 atas PSIM Yogyakarta lewat gol dramatis Taisei Marukawa.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 07 November 2026
Osmar Loss Bangga Dewa United Menang Dramatis atas PSIM, Soroti Atmosfer Brajamusti
Liga Indonesia
Prediksi dan Link Streaming Persita vs Isenmulang: Pendekar Cisadane Mencari Pelampiasan
Prediksi Persita vs Isenmulang di BRI Super League 2026/2027. Pendekar Cisadane memburu kemenangan setelah kalah dari Dewa United. Simak prediksi skor dan link streaming di sini!
Johan Kristiandi - Sabtu, 07 November 2026
Prediksi dan Link Streaming Persita vs Isenmulang: Pendekar Cisadane Mencari Pelampiasan
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya: Duel Dua Tim Terluka
Persija vs Persebaya, pekan 9 Super League 2026/2027, di Jakarta International Stadium, Sabtu (7/11), pukul 19.00 WIB, Live Indosiar dan Vidio.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 07 November 2026
Prediksi dan Link Streaming Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya: Duel Dua Tim Terluka
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Persijap vs Garudayaksa: Laskar Kalinyamat Memburu Kemenangan Perdana
Persijap belum menang dalam delapan laga BRI Super League 2026/2027. Mampukah Laskar Kalinyamat bangkit saat menjamu Garudayaksa? Simak prediksi skor dan link streaming di sini!
Johan Kristiandi - Sabtu, 07 November 2026
Prediksi dan Link Streaming Persijap vs Garudayaksa: Laskar Kalinyamat Memburu Kemenangan Perdana
Bagikan