Balotelli memang sering menghiasi tajuk utama pemberitaan media. Sayang, bukan karena prestasinya di atas lapangan hijau, melainkan disebabkan berbagai polah kontroversialnya. Pemain berjuluk Super Mario itu pernah melemparkan anak panah mini ke arah para pemain muda Manchester City yang sedang berlatih, membakar kamar mandinya, dan meminta saudaranya meminum air seninya. Sempat tampil gemilang di setengah musim perdananya bersama AC Milan, penampilan Balotelli menurun drastis di musim ini. Hanya 18 gol yang mampu disarangkan pemain berusia 23 tahun itu dari 54 partai musim ini. Balotelli sendiri menjadi pahlawan kemenangan Italia saat menghadapi Timnas Inggris di partai perdana Grup D Piala Dunia 2014 15 Juni lalu. Golnya di menit ke-50 mengantar Gli Azzurri menutup laga dengan kemenangan tipis 2-1. "Selama empat tahun ini dia selalu menjadi senjata di momen-momen tertentu," nilai Prandelli seperti dikutip Football Italia. "Selain itu, dia seharusnya tidak tampil di Piala Dunia!" Pelatih Italia Cesare Pandelli paham benar dengan potensi ancaman yang bisa dicptakan pemainnya tersebut. Untuk itu, Balotelli mesti benar-benar konsentrasi di setiap pertandingannya. "Tapi hal yang penting adalah dia konsentrasi dan dia melakukan hal yang sama seperti yang dia lakukan di pertandingan terakhir," tambah Prandelli. "Dia adalah salah satu dari 23 pemain, dia bisa penting dan menentukan. Tapi seperti di pertandingan terakhir, dia harus bisa mengendalikan dirinya sendiri," pinta Prandelli. Kemenangan di partai nanti bakal memuluskan langkah Italia menuju babak 16 besar Piala Dunia. Saat ini, Italia menghuni posisi kedua klasemen Grup D dengan tiga poin, kalah selisih gol dari Kosta Rika di tempat pertama.
Wejangan Khusus Prandelli untuk Balotelli
BolaSkor - Jumat, 20 Juni 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 25 Juni 2026
Antonio Conte Kembali Latih Timnas Italia, Dikontrak hingga Piala Dunia 2030
Selasa, 09 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 2014: Tragedi Mineirazo, Gol Ikonik Van Persie, Gelar Keempat Jerman
Minggu, 07 Juni 2026
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Yunani vs Italia, Live Senin (8/6) Pukul 02.00 WIB
Minggu, 07 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 2006: Ketika Calciopoli dan Tandukan Zidane Tidak Mampu Membendung Magis Italia
Minggu, 07 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Yunani vs Italia: Kembali Menempa Pemain Muda
Sabtu, 06 Juni 2026
Jadwal Bola Akhir Pekan Ini dari 6 hingga 8 Juni 2026: Argentina, Portugal, Inggris, dan Italia Beraksi
Kamis, 04 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1994: Penalti Roberto Baggio dan Suka Cita Brasil di Amerika Serikat
Jumat, 29 Mei 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1982: Dibayangi Skandal Totonero, Paolo Rossi Jadi Pahlawan Timnas Italia di Spanyol
Selasa, 19 Mei 2026
Antonio Conte Tinggalkan Napoli, Kembali Latih Timnas Italia?
PILIHAN EDITOR
Sabtu, 04 Juli 2026
4 Laga Babak 16 Besar Piala Dunia Paling Bersejarah: Mbappe Hempaskan Messi, Hingga Gol Emas Ahn Jung-hwan
Sabtu, 04 Juli 2026
Argentina vs Cape Verde: Albiceleste Menang, tetapi Blue Sharks Juara di Hati Rakyat
Jumat, 03 Juli 2026
7 Bintang di Piala Dunia 2026 yang Berpotensi Gabung Klub Premier League
Selasa, 30 Juni 2026
Keterpurukan Timnas Jerman: Tidak Lagi Ditakuti Lawan, Bukan Tim Diesel, dan Terlalu Fokus dengan Sepak Bola Indah
Senin, 29 Juni 2026
Cerita Perjalanan Pelatih Baru Manchester City, Enzo Maresca sebagai Pemain dan Pelatih
Senin, 29 Juni 2026
Cuma Loloskan Dua Tim ke Babak Gugur, Piala Dunia 2026 Jadi Cerminan Sepak Bola Asia
Minggu, 28 Juni 2026
Mengenal Enrique Macaya Marquez, Jurnalis Legendaris Berusia 91 Tahun yang Sudah Meliput Piala Dunia Sejak 1958
Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Kamis, 25 Juni 2026
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Minggu, 21 Juni 2026