Komentar itu diungkapkan Van Gaal jelang laga Belanda menghadapi Spanyol pada laga perdana Grup B Piala Dunia 2014 di Arena Fonte Nova, Salvador, Sabtu (14/6) dinihari nanti. Menurutnya, Xavi dan Iniesta adalah pemain hasil didikannya saat masih menukangi Barcelona. Bahkan Van Gaal merasa bangga kedua pemain didikannya menjadi kartu As kesuksesan Spanyol dalam menenangi tropi Piala Dunia 2010 serta Piala Eropa 2008 dan 2012. Van Gaal menukangi Barcelona selama tiga musim antara 2000-2003. Saat itulah yang ia mencomot Xavi dan Iniesta dari tim yunior ke tim utama. "Saya memiliki memori indah dengna mereka," ujar Van Gaal dikutip dari situs resmi FIFA. "Mereka adalah pribadi yang sangat baik dan tidak pernah lupa dengan jasa saya. Benar, bahkan mereka masih sering berkomunikasi dengan saya." Menurut Van Gaal, Xavi dan Iniesta berhasil mengembangkan kemampuan individu serta kerjasama mereka, sejak masih di tim yunior. Terbukti, keduanya sampai sekarang masih menjadi 'roh' permainan Barcelona dan Timnas Spanyol. "Saya sangat bangga dan gembira dengan keberhasilan mereka, apalagi kami masih menjaga tali silaturahmi," tukasnya. Selain Xavi dan Iniesta, Van Gaal juga berjasa mengangkat dua kiper top, Victor Valdez dan Pepe Reina ke tim utama Barcelona, juga Carles Puyol dan penggawa Timnas Italia, Thiago Motta. "Mereka saya ambil dari tim B. Mereka berkembang dengan pesat hingga mencapai level seperti sekarang," tandasnya.
Van Gaal: Xavi dan Iniesta Didikan Saya
BolaSkor - Jumat, 13 Juni 2014
- #Timnas Belanda
- #Louis Van Gaal
- #Tim Matador
- #Piala Dunia 2014
- #Van Gaal: Xavi Dan Iniesta Didikan Saya
- #La Furio Roja
- #World Cup 2014
- #Tim Oranye
- #Timnas Spanyol
- #Xavi Hernandes
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 24 Juni 2026
4 Tim dengan Pertahanan Terbaik di Fase Grup Piala Dunia 2026
Senin, 22 Juni 2026
Manchester United Disarankan Segera Rekrut Bintang Belanda di Piala Dunia 2026
Senin, 22 Juni 2026
Lamine Yamal dan 9 Daftar Pencetak Gol Termuda di Piala Dunia
Senin, 22 Juni 2026
Ungkapan Menyentuh Lamine Yamal Usai Cetak Gol Pertamanya di Piala Dunia 2026
Senin, 22 Juni 2026
Rating Pemain Spanyol vs Arab Saudi: Lamine Yamal Bukan yang Terbaik
Senin, 22 Juni 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Spanyol Mengamuk, Arab Saudi Dihajar 4-0
Minggu, 21 Juni 2026
Jika Yamal dan Williams Absen, Peluang Arab Saudi Kejutkan Spanyol Bertambah
Minggu, 21 Juni 2026
Reaksi Unik Gakpo dan Brobbey setelah Samai Rekor 12 Tahun Milik Robben-Van Persie
Minggu, 21 Juni 2026
Kesalahan Berpikir, Membandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi atau Diego Maradona
Minggu, 21 Juni 2026
Bantai Swedia, Belanda Tak Terkalahkan di Piala Dunia Sejak 2010
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026