Van Buyten senantiasa terpanggil jika negaranya membutuhkan tenaganya. Bek tengah Bayern Muenchen tersebut juga sudah tak sabar untuk bisa tampim dan memimpin rekan-rekannya di Brasil nanti. Diantara skuat muda Belgia saat ini, pelatih Erik Gerets tetap memasukan nama Van Buyten sebagai pemain paling senior di Rote Teufel. Pemegang 76 caps Tim Nasional Belgia diharapkan bisa memimpin para juniornya di Tim Nasional Belgia nanti. Van Buyten sudah membela Belgia sejak tahun 2001 lalu, penampilan perdananya pada tanggal 28 Februari 2001 di ajang kualifikasi Piala Dunia 2002. Kala itu Belgia mampu menggilas tim lemah San Marino dengan skor 10-1. Sayangnya Van Buyten baru sekali memperkuat Belgia di ajang Piala Dunia yaitu di tahun 2002. Selebihnya di tahun 2006 dan 2010, Belgia tak mampu lolos ke ajang empat tahunan tersebut. Kali ini merupakan kesempatan terakhirnya untuk memperkuat Belgia sebelum ia gantung sepatu. Di Piala Dunia nanti Belgia tergabung di Grup H bersama Aljazair, Korea Selatan, dan Rusia. "Orang-orang mengatakan bahwa kami mengalami perubahan besar saat ini. Kami tak bisa berasumsi bahwa kami akan mampu menembus tahap akhir, tapi kami optimis kami bisa menampilkan yang terbaik di Piala Dunia nanti. Saya merasa terpanggil untuk membela negara dimana semua orang mengatakan tak sabar untuk melihat kami di Brasil," ujar Van Buyten, dikutip dari FIFA.
Van Buyten: Kami Terpanggil Untuk Bela Negara
BolaSkor - Jumat, 07 Maret 2014
- #Belgia Vs San Marino 10-1
- #Piala Dunia 2002
- #Daniel Van Buyten
- #Bek Tengah Bayern Muenchen
- #Piala Dunia 2014
- #Grup H
- #Defender Senior Belgia
- #Tim Nasional Belgia
- #Kualifikasi Piala Dunia 2002
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 14 Juli 2026
5 Momen Terhebat Inggris vs Argentina di Piala Dunia
Sabtu, 04 Juli 2026
4 Laga Babak 16 Besar Piala Dunia Paling Bersejarah: Mbappe Hempaskan Messi, Hingga Gol Emas Ahn Jung-hwan
Jumat, 26 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Tak Terkalahkan di Grup F, Jepang Samai Pencapaian saat Jadi Tuan Rumah
Selasa, 09 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 2014: Tragedi Mineirazo, Gol Ikonik Van Persie, Gelar Keempat Jerman
Senin, 01 Juni 2026
Edouard Mendy dan Koulibaly Kompak Ingin Ulang Kejutan Senegal atas Prancis
Rabu, 27 Mei 2026
Nostalgia Piala Dunia 2002: Kontroversi Superioritas Korea Selatan Bikin Italia dan Spanyol Merana
Sabtu, 18 April 2026
Ronaldo Nazario, Kenangan di Indonesia, dan Gaya Rambut Piala Dunia 2002
PILIHAN EDITOR
Rabu, 15 Juli 2026
8 Fakta Menarik Usai Spanyol ke Final Piala Dunia 2026 Setelah Menyingkirkan Prancis
Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Selasa, 14 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Inggris di Era Thomas Tuchel
Selasa, 14 Juli 2026
Menilik 4 Pelatih di Semifinal Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Jadi yang Terbaru
Selasa, 14 Juli 2026
Kisah di Balik Rakun Taksidermi, Oleh-oleh Erling Haaland dari Piala Dunia 2026
Senin, 13 Juli 2026
5 Pertandingan Ikonik Prancis vs Spanyol: Dari Blunder Arconada hingga Hujan Gol di Stuttgart
Senin, 13 Juli 2026
Bedah Kekuatan Spanyol: Satu-satunya Tim yang Dianggap Bisa Menggagalkan Prancis Juara
Senin, 13 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Prancis, Tim yang Nyaris Sempurna
Senin, 13 Juli 2026