Dengan demikian Rusia tercatat belum terkalahkan di enam pertandingan. Sementara Korea Selatan kini sudah menelan tiga kekalahan dari lima partai terakhirnya. Setelah mengalahkan Swis Jumat (15/11) kemarin, Korea Selatan kembali tampil impresif dan bertekad meraih kemenangan ketiga secara beruntun. Tim berjuluk Taegeuk Warriors ini pun mengambil inisiatif serangan lebih dulu dan langsung membuka keunggulan saat babak pertama baru berjalan enam menit. Sebuah sepak pojok berujung pada kemelut di kotak penalti Rusia, penyerang Shin-Wook Kim langsung menyambar bola liar guna membobol gawang Yuri Lodygin. Unggul cepat justru membuat Korea Selatan lengah. Keunggulan semifinalis Piala Dunia 2002 ini hanya bertahan enam menit, kapten Roman Shirokov berhasil melepas umpan silang mendatar dari sisi kanan dan Fyodor Smolov tinggal menyelesaikannya dengan sebuah sontekan. Meski kedua tim memiliki beberapa peluang, namun kedudukan 1-1 bertahan hingga paruh pertama berakhir. Rusia tampil lebih dominan di interval kedua, lewat variasi serangan umpan-umpan pendek dan panjang. Menit 59 tim besutan Fabio Capello ini berhasil mencetak gol kedua sekaligus berbalik unggul. Shirokov yang merumput bersama Zenit St. Petersburg melepas sepak pojok terukur ke daerah titik putih, bola sukses disambar Dmitri Tarasov dengan sundulan. Penjaga gawang Korea Selatan Sung-Ryong Jung tak sanggup menjangkau bola yang menghujam ke arah tiang kanan gawangnya. Tertinggal 2-1, Korea Selatan tampil lebih agresif dan menerapkan garis belakang yang cukup tinggi. Statistik Live Soccer Addict menunjukkan tim asuhan Myung-Bo Hong ini total melepas 11 tembakan, lima diantaranya mengarah ke gawang. Jumlah shot on target mereka dua kali lipat lebih banyak dari Rusia. Namun hingga usai skor 2-1 untuk kemenangan Rusia tetap bertahan.
Uji Coba: Rusia Bekuk Korea Selatan
BolaSkor - Selasa, 19 November 2013
- #Bolaskor.com
- #Park-ji Sung
- #Fabio Capello
- #Skor
- #Piala Dunia
- #Fifa
- #TIMNAS
- #Bola
- #Rusia
- #Goal
- #Korea Selatan
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Selasa, 14 Juli 2026
Harga Tiket Inggris vs Argentina Melambung, Jauh Lebih Mahal daripada Prancis Lawan Spanyol
Selasa, 14 Juli 2026
Argentina Minta Pakai Jersey Tandang saat Lawan Inggris, Apa Alasannya?
Selasa, 14 Juli 2026
5 Momen Terhebat Inggris vs Argentina di Piala Dunia
PILIHAN EDITOR
Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Selasa, 14 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Inggris di Era Thomas Tuchel
Selasa, 14 Juli 2026
Menilik 4 Pelatih di Semifinal Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Jadi yang Terbaru
Selasa, 14 Juli 2026
Kisah di Balik Rakun Taksidermi, Oleh-oleh Erling Haaland dari Piala Dunia 2026
Senin, 13 Juli 2026
5 Pertandingan Ikonik Prancis vs Spanyol: Dari Blunder Arconada hingga Hujan Gol di Stuttgart
Senin, 13 Juli 2026
Bedah Kekuatan Spanyol: Satu-satunya Tim yang Dianggap Bisa Menggagalkan Prancis Juara
Senin, 13 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Prancis, Tim yang Nyaris Sempurna
Senin, 13 Juli 2026