Football

Sport

Feature

Result

Show

Liga Indonesia Indonesia Berita

Tok! Fadly Alberto Hengga Disanksi Larangan Bermain Selama 3 Tahun

BolaSkor - Jumat, 01 Mei 2026

BolaSkor.com - Penggawa Bhayangkara FC U-20, Fadly Alberto Hengga, resmi dijatuhi hukuman larangan bermain selama tiga tahun.

Keputusan itu diambil oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI usai terjadinya insiden tendangan kungfu yang dilakukan Alberto kepada pemain Dewa United Banten FC U-20, Rakha Nurkholis beberapa waktu lalu.

Informasi tersebut diungkapkan langsung oleh pihak klub lewat rilis yang juga diterima oleh BolaSKor.com, Jumat (1/5). Tak hanya Alberto, empat pemain lain serta satu ofisial tim juga terkena sanksi akibat dari keributan itu.

Baca Juga:

Kasus Kekerasan di EPA U-20 Jadi Pembelajaran, Pemain Muda Indonesia Diminta Lebih Disiplin

Nova Arianto Masih Buka Pintu untuk Fadly Alberto ke Timnas Indonesia U-20

Terancam Sanksi Komdis PSSI Buntut Tendangan Kungfu, Fadly Alberto Tetap Kejar Karier Sepak Bola

Aqilah Lissunnah Aljundi, Afrizal Riqh, dan Ahmad Catur mendapatkan sanksi larangan bermain selama dua tahun. Sementara itu, M. Mufdi Iskandar dihukum satu tahun, dan ofisial tim, Muklis Hadi Ning dilarang mendampingi tim untuk empat pertandingan ke depan.

Bhayangkara FC U-20 Ajukan Banding

Dewa
Dewa United Banten FC U-20 dan Bhayangkara FC U-20 melakukan mediasi. (BolaSkor/Gazza Roosaryatama)

Pihak Bhayangkara FC U-20 menghormati keputusan yang diambil oleh Komdis PSSI atas kejadian tersebut. Namun, manajer Bhayangkara FC U-20, Yongky Pamungkas, mengatakan bahwa pihaknya akan mengajukan banding.

“Kami menghormati keputusan Komite Disiplin PSSI. Namun, kami menilai ada beberapa hal yang masih perlu dikaji ulang secara lebih komprehensif dan proporsional, terutama terkait durasi sanksi yang dijatuhkan kepada pemain,” ujar Yongky.

Menurutnya, terdapat aspek yang belum sepenuhnya mencerminkan situasi di lapangan secara utuh. Termasuk posisi beberapa pemain Bhayangkara FC U-20 yang juga terdampak dalam insiden tersebut.

"Kami melihat ada fakta-fakta di lapangan yang perlu menjadi pertimbangan lebih dalam, termasuk kondisi di mana beberapa pemain kami juga berada dalam posisi sebagai pihak yang terdampak,” lanjutnya.

"Kami memastikan akan mengajukan banding. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk mendapatkan penilaian yang lebih objektif, menyeluruh, dan berimbang,” tegas Yongky.

Penulis: Gazza Roosaryatama

Baca Artikel Asli