Football

Sport

Feature

Result

Show

Italia Liga Champions Eropa Berita

Tanpa Simone Inzaghi, Inter Milan Hilang Arah

Arief Hadi - Jumat, 27 Februari 2026

BolaSkor.com - Satu trofi lepas dari genggaman Inter Milan setelah sebelumnya bertarung merebutkan treble di Serie A, Coppa Italia, dan Liga Champions.

Kini, Il Nerazzurri tersingkir dari Liga Champions setelah kalah agregat gol 2-5 melawan klub Norwegia, Bodo/Glimt. Inter kalah 1-3 di leg pertama dan tumbang 1-2 di Giuseppe Meazza.

Kendati masih bertarung di Serie A dan Coppa Italia, Cristian Chivu disorot karena perjalanan Inter di Liga Champions berakhir prematur.

Baca Juga:

Masukkan Marcus Thuram dalam Keranjang Jual, Inter Milan Bidik Striker Juventus

Bukan Inter Milan atau Juventus, Atalanta Penjaga Marwah Sepak Bola Italia di Liga Champions

Tersingkir dari Liga Champions, Inter Milan Izin Serius di Serie A

Sebelummya, dalam empat tahun periode Simone Inzaghi melatih, Inter masuk final dua kali dalam kurun waktu tiga tahun meski gagal menjadi juara.

Inter Hilang Arah

Inter
Inter Milan 1-2 Bodo/Glimt (Foto: Laman Resmi UEFA)

Menurut pandit sepak bola, Thierry Henry, tanpa bermaksud 'menyerang' Chivu, ia melihat Inter hilang arah sepeninggal Inzaghi pergi.

"Secara taktik, Inter berbeda. Anda tidak lagi melihat formasi dengan tiga bek tengah yang maju ke lini tengah, pergerakan yang membuat mereka sulit diprediksi," jelas Henry dikutip dari Goal.

"Inter asuhan Simone Inzaghi siap untuk pertandingan besar Eropa, meskipun terkadang mereka kesulitan melawan tim peringkat bawah."

"Sebaliknya, Inter yang sekarang tampaknya sedikit kesulitan melawan siapa pun, setidaknya di Eropa."

Henry juga menilai Inter masih beradaptasi dengan Chivu sebagai pelatih, kendati ia juga bermain dengan sistem tiga bek.

"Bodo/Glimt adalah tim yang bagus, tanpa diragukan lagi. Tetapi Inter kehilangan pelatih mereka, dan memulai kembali dengan pelatih baru bukanlah hal mudah," tambah Chivu.

"Ini bukan serangan terhadap Chivu: pertanyaannya adalah apakah akan ada kritik."
"Ya, di Liga Champions, ya. Lebih sedikit di liga domestik, karena mereka memiliki keunggulan yang signifikan," urai Henry.

Baca Artikel Asli