Inter Milan menjalani pertandingan ke-25 di Liga Italia dengan menjamu Cagliari di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (23/2) malam WIB. Inter kembali dapat diperkuat Ricky Alvarez di pertandingan ini usai sembuh dari cedera otot. Adapun Walter Samuel menggantikan HUgo Campagnaro di jantung pertahanan. Inter turun dengan formasi 3-5-2 di pertandingan ini. Duet Rodrigo Palacia dan Diego Milito menjadi andalan di lini depan. Adapun, Cagliari menggunakan skema 4-3-1-2 dengan mengandalkan Segundo Ibarbo dan Mauricio Pinilla di lini serang. Inter Milan tampil grogi di awal babak pertama. Hal itu dimanfaatkan Cagliari untuk terus menggempur lini pertahanan Nerazzurri. Pertandingan baru berjalan lima menit. Tembakan kaki kanan Pinilla dari jarak dekat masih belum menemui sasaran. Inter Milan baru bisa keluar dari tekanan Cagliari selepas menit kesepuluh. Peluang mencetak angka pun mereka dapatkan tiga menit berselang. Sayang, tembakan Jonathan dari luar kotak penalti masih sedikit tinggi di atas mistar gawang Cagliari. Lima menit berselang, Inter kembali mendapatkan peluang. Fredy Guarin mencoba peruntungannya dengan melepaskan tembakan dari luar kotak penalti ke arah kanan gawang. Namun, kiper Vlada Avramov masih sigap mengawal gawangnya. Cagliari mendapatkan hadiah penalti saat pertandingan menginjak menit ke-40. Juan Jesus menyentuh bola di kotak terlarang. Mauricio Pinilla yang tampil sebagai algojo berhasil menyarangkan bola ke dalam gawang 1-0 Cagliari unggul hingga babak pertama usai. Milan - Inter Milan tampil grogi saat berhadapan melawan Cagliari. Hingga turun minum, Nerazzurri tertinggal satu gol berkat penalti Mauricio Pinilla. Inter Milan menjalani pertandingan ke-25 di Liga Italia dengan menjamu Cagliari di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (23/2) malam WIB. Inter kembali dapat diperkuat Ricky Alvarez di pertandingan ini usai sembuh dari cedera otot. Adapun Walter Samuel menggantikan HUgo Campagnaro di jantung pertahanan. Inter turun dengan formasi 3-5-2 di pertandingan ini. Duet Rodrigo Palacia dan Diego Milito menjadi andalan di lini depan. Adapun, Cagliari menggunakan skema 4-3-1-2 dengan mengandalkan Segundo Ibarbo dan Mauricio Pinilla di lini serang. Inter Milan tampil grogi di awal babak pertama. Hal itu dimanfaatkan Cagliari untuk terus menggempur lini pertahanan Nerazzurri. Pertandingan baru berjalan lima menit. Tembakan kaki kanan Pinilla dari jarak dekat masih belum menemui sasaran. Inter Milan baru bisa keluar dari tekanan Cagliari selepas menit kesepuluh. Peluang mencetak angka pun mereka dapatkan tiga menit berselang. Sayang, tembakan Jonathan dari luar kotak penalti masih sedikit tinggi di atas mistar gawang Cagliari. Lima menit berselang, Inter kembali mendapatkan peluang. Fredy Guarin mencoba peruntungannya dengan melepaskan tembakan dari luar kotak penalti ke arah kanan gawang. Namun, kiper Vlada Avramov masih sigap mengawal gawangnya. Cagliari mendapatkan hadiah penalti saat pertandingan menginjak menit ke-40. Juan Jesus menyentuh bola di kotak terlarang. Mauricio Pinilla yang tampil sebagai algojo berhasil menyarangkan bola ke dalam gawang 1-0 Cagliari unggul hingga babak pertama usai. Susunan Pemain: Inter Milan: Handanovic; Rolando, Samuel, Juan Jesus; Jonathan, Guarin, Kuzmanovic, Alvarez, Nagatomo; Palacio, Milito. Cagliari: Avramov; Dessena, Rossettini, Astori, Avelar; Vecino, Cossu, Ekdal; Adryan; Ibarbo, Pinilla.
Tampil Grogi, Inter Milan Dibungkam CagliariBabak I
BolaSkor - Minggu, 23 Februari 2014
- #Yahoo
- #Inter Milan Dibungkam Cagliari
- #Pinilla
- #Cagliari
- #Inter Milan
- #Bing
- #Liga Italia
- #Giuseppe Meazza
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 24 Juni 2026
Marco Palestra Hempaskan Inter Milan Demi Chelsea, Pilih Gaji Tinggi daripada Tampil di Liga Champions
Jumat, 19 Juni 2026
Inter Milan Perpanjang Kontrak Cristian Chivu hingga 2028
Kamis, 18 Juni 2026
Inter Milan Kirim Penawaran Resmi untuk Rekrut Marco Palestra, Kesepakatan Semakin Dekat
Rabu, 10 Juni 2026
Inter Milan Selangkah Lagi Punya Bek Baru
Sabtu, 06 Juni 2026
Dikaitkan dengan Inter Milan, Curtis Jones Mulai Bertanya Rasanya Tinggal di Italia
Jumat, 05 Juni 2026
Denzel Dumfries Tinggalkan Inter Milan ke Real Madrid, Cristian Chivu Angkat Bicara
Rabu, 03 Juni 2026
Kabar Terbaru Bursa Transfer Pemain: Real Madrid Rekrut Denzel Dumfries, Manchester United Boyong Ederson
Jumat, 29 Mei 2026
Inter Tertarik Membajak Adrien Rabiot dari AC Milan
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026