Kejadian tak terpuji tercipta pada pertandingan terakhir Grup D antara Italia melawan Uruguay yang berlangsung di Stadion Arena das Dunas, Natal, Selasa (24/6) malam WIB. Laga sendiri akhirnya dimenangkan Uruguay dengan skor 1-0 berkat gol Diego Lugano di menit ke-81. Dua menit sebelum gol itu, Suarez tiba-tiba saja menghampiri Chiellini dan lalu menggigit bahunya dari belakang. Chiellini sangat terkejut dan secara refleks menyikut wajah Suarez. Bek asal Juventus itu pun kemudian tersungkur di lapangan dan berguling-guling sambil mengerang kesakitan. Chiellini kemudian membuka bajunya dan menunjukkan luka gigitan tersebut kepada wasit. Namun, wasit bergeming dan terus melanjutkan permainan tanpa memberikan hadiah kartu kepada bomber asal Liverpool itu. "Tak perlu diragukan lagi soal talenta yang dia punya. Tapi perilakunya, saya berpikir bahwa dia butuh bantuan," ujar Martinez seperti dilansir ESPN Soccernet. "Jika Anda tak dapat mengendalikan diri Anda pada saat-saat tertentu, Anda perlu semacam bantuan karena itu tak dapat diterima di lapangan sepakbola. Dia seperti pemain sakit jiwa," ia menambahkan. Federasi Sepak bola Dunia (FIFA) berjanji akan melakukan investigasi menyeluruh terkait kejadian ini. Suarez pun kini terancam hukuman larangan bertanding selama 24 pertandingan, atau dua tahun. Kemenangan ini mengantar Uruguay ke babak 16 besar Piala Dunia 2014. Lawan yang akan dihadapi Uruguay di babak ini adalah Kolombia. Laga tersebut rencananya bergulir di Estadio do Maracana 28 Juni nanti.
"Suarez Sakit Jiwa!" Inisiden Gigit Bahu Chiellini
BolaSkor - Rabu, 25 Juni 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 09 Juli 2026
Roberto Martinez Resmi Tinggalkan Timnas Portugal Usai Gagal di Piala Dunia 2026
Selasa, 07 Juli 2026
Gagal dengan Generasi Emas Belgia dan Portugal Era Cristiano Ronaldo, Roberto Martinez Mundur
Jumat, 26 Juni 2026
Luis Suarez: Saatnya Uruguay Tunjukkan Mentalitas 'Garra Charrua' saat Hadapi Spanyol
Rabu, 24 Juni 2026
Roberto Martinez Bocorkan Faktor Penting di Balik Kebangkitan Cristiano Ronaldo, Salah Satunya Lionel Messi
Senin, 22 Juni 2026
Berusia 41 Tahun, Cristiano Ronaldo Diminta Lebih Mawas Diri
Kamis, 18 Juni 2026
Tanpa Gol pada 10 Laga Beruntun di Turnamen Besar, Sudah Saatnya Cristiano Ronaldo Dicadangkan?
Kamis, 18 Juni 2026
Portugal 1-1 Kongo: Cristiano Ronaldo Dicap Egois, Roberto Martinez Dituding Takut Menggantinya
Selasa, 09 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 2014: Tragedi Mineirazo, Gol Ikonik Van Persie, Gelar Keempat Jerman
Selasa, 02 Juni 2026
Kenangan Diogo Jota Jadi Sumber Motivasi Portugal di Piala Dunia 2026
Jumat, 24 April 2026
7 Pelatih dengan Bayaran Tertinggi di Piala Dunia 2026
PILIHAN EDITOR
Rabu, 22 Juli 2026
Spanyol, Arti Kemenangan Sepak Bola di Piala Dunia 2026
Selasa, 21 Juli 2026
Sederet Rekor Baru yang Terukir Pasca Berakhirnya Piala Dunia 2026
Senin, 20 Juli 2026
Profil Kevin Keegan, Satu-satunya Pemain Inggris yang Meraih Dua Ballon d'Or
Senin, 20 Juli 2026
Tangis dan Akhir Era, Berikut Sederet Statistik Lionel Messi Sejak Piala Dunia 2006 hingga 2026
Senin, 20 Juli 2026
Pau Cubarsi: Tiga Tahun Lalu Main di JIS, Kini Juara Piala Dunia 2026
Senin, 20 Juli 2026
Luis de la Fuente, Arsitek di Balik Generasi Emas Baru Spanyol
Minggu, 19 Juli 2026
3 Skenario yang Dapat Menjadi Kunci atau Pembeda Laga Final Piala Dunia 2026
Minggu, 19 Juli 2026
Ketika 2 Juara Euro Mempertegas Dominasi dengan Titel Piala Dunia
Minggu, 19 Juli 2026
Evolusi Permainan Timnas Spanyol dari 2010 hingga 2026: Penguasaan Bola, Tiki-Taka, Transisi, dan Pertahanan Kuat
Sabtu, 18 Juli 2026