Piala Dunia 2026

Luis de la Fuente, Arsitek di Balik Generasi Emas Baru Spanyol

Mengenal sosok Luis de la Fuente, pelatih yang antar Spanyol jadi juara Piala Dunia 2026. Dari Akademi ke puncak dunia, ini perjalanan inspiratif sang pelatih.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Senin, 20 Juli 2026
Luis de la Fuente, Arsitek di Balik Generasi Emas Baru Spanyol
Luis de la Fuente (fifa)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Luis de la Fuente kembali mengukir namanya dalam sejarah sepak bola Spanyol. Pelatih berusia 65 tahun itu sukses mengantarkan La Roja menjuarai Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina 1-0 pada final, Senin (20/7) dini hari WIB.

Keberhasilan ini melengkapi deretan prestasi De la Fuente sejak dipercaya menangani timnas senior Spanyol pada Desember 2022. Sebelumnya, ia membawa La Roja menjuarai Nations League 2023 dan Euro 2024, serta membawa Spanyol menjadi finalis Nations League 2025.

Baca Juga:

5 Fakta Menarik usai Spanyol Juara Piala Dunia 2026

Kunci Sukses Spanyol Juarai Piala Dunia 2026: Kerja Keras, Kesabaran, dan Setia pada Filosofi

Hasil Final Piala Dunia 2026: Tekuk Argentina 1-0, Spanyol Raih Bintang Kedua

Kesuksesan tersebut bukanlah hasil instan. De la Fuente membangunnya melalui pengalaman panjang membina pemain muda dan keyakinannya pada filosofi sepak bola Spanyol.

Sosok yang Selalu Percaya pada Proses

Luis de la Fuente (fifa)

Mantan rekan setim sekaligus koleganya di akademi Sevilla, Manolo Jimenez, mengenal De la Fuente sebagai sosok pekerja keras yang tak pernah berhenti belajar.

Luis adalah orang yang baik dan rekan kerja yang luar biasa. Sejak dulu dia selalu ingin membantu pemain muda berkembang. Dia bekerja sangat keras dan tidak pernah menyerah. Semua yang diraihnya sekarang benar-benar hasil kerja kerasnya,

ujar Jimenez kepada FIFA.

Menurut Jimenez, melihat De la Fuente berdiri di puncak sepak bola Spanyol merupakan buah dari dedikasi yang telah dibangun selama puluhan tahun.

Salah satu sosok yang paling memahami cara kerja De la Fuente adalah Santi Denia, yang bekerja bersamanya selama 14 tahun di berbagai level timnas Spanyol.

Denia menilai pengalaman panjang itu membuat De la Fuente mengenal karakter para pemain bahkan sebelum mereka menembus tim senior.

"Ketika dia menangani timnas senior, dia sudah memahami para pemain, dinamika tim, dan apa yang dibutuhkan agar semuanya berjalan baik," kata Denia.

Kekuatan Terbesar Luis de la Fuente

Menurut Denia, kekuatan terbesar De la Fuente bukan hanya soal taktik, melainkan kemampuannya mengelola pemain sebagai individu.

Luis sangat ahli membangun tim. Dia tahu bagaimana membimbing pemain, memahami karakter mereka, dan menentukan siapa yang paling tepat bermain di setiap pertandingan. Bahkan dia mampu mengelola seluruh staf yang jumlahnya bisa mencapai puluhan orang,

ujar Denia.

Pujian serupa datang dari legenda Spanyol, Fernando Hierro. Mantan direktur olahraga Federasi Sepak Bola Spanyol itu menyebut De la Fuente berhasil menciptakan suasana harmonis di dalam skuad.

"Mereka seperti sebuah keluarga. Para pemain menikmati waktu bersama dan benar-benar merasa nyaman satu sama lain. Dalam turnamen panjang seperti Piala Dunia, kebersamaan seperti itu sangat penting," kata Hierro.

Menurutnya, fondasi tersebut sudah dibangun jauh sebelum Piala Dunia dimulai dan menjadi salah satu faktor utama keberhasilan Spanyol.

Karier Luis de la Fuente

Karier kepelatihan De la Fuente dimulai dari klub-klub kecil seperti Portugalete dan Aurrera, sebelum menangani tim muda Sevilla, akademi Athletic Bilbao, Bilbao Athletic, hingga Deportivo Alaves.

Pada 2013, ia bergabung dengan Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) untuk menangani tim nasional U-19. Kariernya kemudian terus menanjak dengan melatih tim U-21 dan U-23 sebelum akhirnya dipercaya memimpin tim senior.

Pengalaman panjang di kelompok usia membuat De la Fuente sangat memahami karakter pemain muda Spanyol. Tak heran, ia berani memberikan kepercayaan kepada talenta-talenta seperti Lamine Yamal, Pedri, Nico Williams, hingga Pau Cubarsi.

Sebelum mengangkat trofi Piala Dunia, De la Fuente lebih dulu mencatatkan sederet prestasi di level usia muda.

Ia membawa Spanyol menjuarai Euro U-19 pada 2015, Euro U-21 pada 2019, serta meraih medali perak Olimpiade Tokyo 2020.

Di level senior, gelar pertamanya datang lewat UEFA Nations League 2022/2023, disusul trofi Euro 2024 dan kini Piala Dunia 2026.

Profil Piala Dunia Piala Dunia 2026 Feature Piala Dunia Luis de la Fuente Timnas Spanyol Breaking News

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Italia
Rekap Deadline Day: Manchester United dan AC Milan Pertahankan Pemain, Enzo Fernandez Gabung Man City
Rekap deadline day transfer musim panas 2026! Enzo Fernandez resmi ke Manchester City, sementara Manchester United dan AC Milan mempertahankan pemainnya.
Johan Kristiandi - Rabu, 02 September 2026
Rekap Deadline Day: Manchester United dan AC Milan Pertahankan Pemain, Enzo Fernandez Gabung Man City
Bulu Tangkis
Daftar Lengkap Tim Bulu Tangkis Indonesia di Asian Games 2026, Ada Pasangan Baru
Berikut daftar lengkap wakil Indonesia di cabang olahraga bulu tangkis untuk Asian Games 2026. Nikolaus Joaquin/Siti Fadia jadi pasangan kejutan.
Gazza Roosaryatama - Selasa, 01 September 2026
Daftar Lengkap Tim Bulu Tangkis Indonesia di Asian Games 2026, Ada Pasangan Baru
Liga Indonesia
Persija Jakarta vs Persib Bandung di Pekan Kedua Super League 2026/2027, Shin Tae-yong dan Igor Tolic Saling Respek
Shin Tae-yong dan Igor Tolic saling respek jelang duel Persija Jakarta vs Persib Bandung pada pekan kedua Super League 2026/2027 di SUGBK.
Rizqi Ariandi - Selasa, 01 September 2026
Persija Jakarta vs Persib Bandung di Pekan Kedua Super League 2026/2027, Shin Tae-yong dan Igor Tolic Saling Respek
Liga Indonesia
Erick Thohir Punya Misi Besar di Super League: Tak Ada 'Super Club'
Erick Thohir ingin kekuatan klub BRI Super League 2026/2027 lebih merata. PSSI dan I League memperkuat standar club licensing menjadi 7 aspek.
Rizqi Ariandi - Selasa, 01 September 2026
Erick Thohir Punya Misi Besar di Super League: Tak Ada 'Super Club'
Inggris
Manchester City Belum Selesai Belanja Pemain, Enzo Fernandez Jadi Target Berikutnya
Manchester City sepakati transfer fantastis Enzo Fernandez dari Chelsea. Ilman Ndiaye juga diboyong ke Etihad Stadium.
Gazza Roosaryatama - Selasa, 01 September 2026
Manchester City Belum Selesai Belanja Pemain, Enzo Fernandez Jadi Target Berikutnya
Liga Indonesia
Izin Kepolisian Turun, Persija vs Persib Digelar di SUGBK
Persija Jakarta dipastikan menjamu Persib Bandung di SUGBK pada 12 September 2026. Laga El Clasico Indonesia itu telah mendapat izin kepolisian.
Rizqi Ariandi - Selasa, 01 September 2026
Izin Kepolisian Turun, Persija vs Persib Digelar di SUGBK
Liga Indonesia
Alasan I League Cabut Regulasi Pemain U-23 di Super League 2026/2027
I League resmi menghapus regulasi wajib pemain U-23 di Super League 2026/2027. Klub tetap mendapat insentif jika memberi menit bermain kepada pemain muda.
Rizqi Ariandi - Selasa, 01 September 2026
Alasan I League Cabut Regulasi Pemain U-23 di Super League 2026/2027
Liga Indonesia
Super League Makin Diminati Pemain Asing Level Eropa, Penyebabnya Terungkap
Super League semakin kompetitif dan mulai menarik pemain berkualitas dari Eropa. Arthur Irawan ungkap alasan pemain elite tertarik ke Indonesia.
Rizqi Ariandi - Selasa, 01 September 2026
Super League Makin Diminati Pemain Asing Level Eropa, Penyebabnya Terungkap
Liga Indonesia
Biaya Pertandingan Persija di Jakarta Paling Mahal, 4-5 Kali Lipat Klub Lain
Bambang Pamungkas mengungkap alasan Persija Jakarta menaikkan harga tiket. Biaya laga kandang di Jakarta disebut 4-5 kali lebih mahal dari klub lain.
Rizqi Ariandi - Selasa, 01 September 2026
Biaya Pertandingan Persija di Jakarta Paling Mahal, 4-5 Kali Lipat Klub Lain
Sosok
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Lionel Messi resmi pensiun dari timnas Argentina. Meski berakhir pahit di Piala Dunia 2026, warisan La Pulga akan bertahan selamanya.
Arief Hadi - Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Bagikan