BolaSkor.com - Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo tampil cemerlang di Campus League Badminton The Nationals 2026 yang berlangsung di GOR KONI Bandung, Rabu (23/09).
Dari nomor enam yang dipertandingkan, UNS Solo berhasil memborong dua gelar juara nasional di nomor ganda putra dan ganda putri.
Baca Juga:
Tampil Gemilang, BINUS Jakarta Juara Beregu Campus League Badminton Regional Bandung
Nomor ganda putra UNS Solo berhasil diraih Adna Farrell Nugroho/Muhammad Khalil M. Abdullah usai menaklukan Demorza Naafi/Muhammad Halim As Sidiq dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dengan skor 2-0 (15-9, 15-6).
Sementara di ganda putri UNS Solo diraih Lintang Ari Rahmawati/Tanaya Yafiyah Darojat usai mengalahkan Feodora H. Eltriannisa/Veren Irvana Daula dari Binus University dengan skor 2-1 (12-15, 15-9, 15-13).
Tak Mudah Hadapi Binus University
Lintang mengakui tidak mudah menghadapi Binus University. Terbukti di babak pertama, ia bersama Tanaya mengalami kekalahan.
Namun perlahan ia mencoba membaca pola permainan lawan sehingga akhirnya dua kemenangan diraih dan memastikan menjadi juara di ganda putri.
"Tipe permainan Binus beda dengan kami. Kalau kami, lebih banyak main loop dan chop," ungkap Lintang usai pertandingan.
"Binus kebanyakan pakai teknik menyerang. Saya sempat kurang siap dan tidak percaya diri dengan kualitas pertahanan kami."
Baca Juga:
23 Universitas Adu Kekuatan di Campus League Badminton Regional Bandung
Tanaya menambahkan, kunci kemenangan mereka adalah menjaga motivasi dan menjernihkan komunikasi dengan rekan kerja. Ia bersyukur, menang di tingkat regional maupun nasional.
Saya senang bisa membawa nama UNS ke tingkat nasional,
imbuh Tanaya.
Di nomor tunggal putri, berhasil diraih Alfira Deanika dari Universitas Islam Indonesia usai mengalahkan Maria Veronica Ngadien Prawesti dari Universitas Padjadjaran dengan skor 2-0 (15-9, 15-6).
Nomor ganda campuran diraih pasangan Khaddhaffy A Ramadhan/Alya Ardelia dari Universitas Budi Luhur Jakarta usai mengalahkan Muhammad Halim As Sidiq/Citra Murdiningrum Surono dari UNJ dengan skor 2-1 (15-17, 15-8, 15-9).
Nomor 3v3 diraih Rangga Arda Rheta/Agnia Sri Rahayu/Deandra Ikhsan Gunawan dari STKIP Pasundan Cimahi usai mengalahkan Muhammad Irsya Mubarok/Alya Zafira/Ardha Tanu Widarma dari Universitas Gunadarma dengan skor 2-0 (15-7, 15-8).
Sedangkan di nomor tunggal putra diraih Akmal Zaidan Pamuji dari Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto usai mengalahkan Muhammad Bagus Suyarto dari Universitas Budi Luhur Jakarta dengan skor 2-1 (15-10, 11-15, 15-13).
Manfaat dari Campus League
Pamuji mengakui sempat terlalu santai di babak kedua hingga akhirnya mengalami kekalahan.
Namun di set ketiga, ia diperingkatkan coach Gery untuk lebih fokus lantaran shuttlecock dari lawan sangat kencang.
Baca Juga:
Juara Regional Bandung, Tim Putra Putri Maranatha Melaju ke The Nationals Campus League 2026
Dulu saya sering ikut turnamen seperti ini. Campus League adalah yang terbaik. Ada banyak manfaat dari turnamen ini. Pertama, eksposur luar biasa,
papar Gery.
"Kalau ada yang positif seperti ini, prestasi di bidang olahraga, jadi viral. Kedua, para student-athlete makin terlecut semangatnya dalam berlatih dan memahami pentingnya berkompetisi di level regional juga nasional."
Persaingan Ketat
Head of Media and Publication Campus League, Hedi Novianto, membeberkan fakta bahwa tiga dari enam partai bergulir dalam rubber-set menyiratkan panasnya persaingan dalam memperebutkan gelar juara.
"Persaingannya sengit. Sebagian student-athlete yang tampil di The Nationals sudah terbiasa tampil di sirnas (sirkuit nasional). Peta kekuatan mereka tidak beda jauh, makanya terjadi banyak rubber-set," kata Hedi.
Hedi menambahkan, Campus League 2026 di cabor badminton langkah awal untuk menyemai bibit-bibit pebulutangkis unggulan.
Bandung dan Semarang telah memperlihatkan semangat kompetisi sekaligus sportivitas. Ke depan, Campus League Badminton akan melibatkan lebih banyak regional di Indonesia.
"Kami merencanakan empat regional untuk Campus League Badminton tahun depan. Kami selalu di awal merencanakan lebih dari tiga atau empat regional di Pulau Jawa."
"Kemungkinan, tahun depan di Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta. Kami mesti meriset ulang apakah Yogyakarta dan Semarang bisa disatukan atau terpisah,” tambahnya.
Sebelumnya, Campus League Badminton Regional 2026 digelar di dua kota, Semarang dan Bandung dengan mempertandingkan kategori individu, beregu, serta 3v3.
Campus League Badminton menyapa Semarang mulai 26 sampai 29 Agustus 2026 di Polytron Stadium, Universitas Diponegoro, dengan melibatkan 149 student-athlete dari 17 kampus.
Sementara itu, di Kota Kembang, Campus League 2026 - Badminton mencapai puncaknya di GOR KONI Bandung, Jawa Barat, dari 15 sampai 18 September 2026.
Sekitar 150 student-athlete dari 23 kampus di Bandung dan sekitarnya adu kemampuan hingga strategi di arena. (Laporan Kontributor Gigi Gaga/Bandung)