BolaSkor.com - Cristiano Ronaldo kembali menjadi sorotan tajam menyusul performa tumpulnya bersama timnas Portugal. Megabintang berusia 41 tahun itu tercatat sudah melewati sepuluh laga beruntun di turnamen besar tanpa mencetak gol.
Rentetan tanpa gol non-penalti ini telah berlangsung cukup lama, terhitung sejak Juni 2021 lalu di ajang Euro dan Piala Dunia. Hal ini tak pelak memunculkan pertanyaan publik apakah sang kapten sudah saatnya dicadangkan.
Menanggapi gelombang kritik tersebut, pelatih Portugal, Roberto Martinez, segera pasang badan membela sang penyerang. Terutamanya setelah Portugal imbang 1-1 lawan Republik Demokratik Kongo di laga pertama grup Piala Dunia 2026.
Baca Juga:
Hasil Piala Dunia 2026: Ronaldo Samai Messi, Portugal Gagal Kalahkan RD Kongo
Lionel Messi Lewati Rekor Cristiano Ronaldo di Piala Dunia yang Bertahan 8 Tahun
Klasemen Sementara Grup K-L Piala Dunia 2026: Portugal di Urutan Tiga, Inggris Ditempel Ketat Ghana
Alih-alih menarik keluar Ronaldo, yang bermain buruk, Martinez mengganti Vitinha dengan Goncalo Ramos.
Sang juru taktik menegaskan bahwa menarik keluar Ronaldo saat mengejar kemenangan atas Kongo sama sekali bukan opsi yang dipertimbangkan.
Sama sekali tidak masuk akal untuk menarik keluar pencetak gol terbaik di dunia sepak bola dalam pertandingan di mana Anda membutuhkan gol,
tegas Martinez merespons kritikan yang beredar dilansir dari ESPN.
Fokus Taktik dan Efek Gol Cepat
Cristiano Ronaldo (Foto: The Independent)
Martinez lantas menyoroti bagaimana gol pembuka yang dicetak timnya justru memberikan dampak yang tidak diharapkan. Portugal dinilainya menjadi terlalu berhati-hati dalam menjaga penguasaan bola pasca unggul.
Sikap terlalu berhati-hati dari skuad Selecao das Quinas itu secara tidak langsung memberikan kelonggaran bagi lawan. Kongo mendapatkan ruang untuk menata ulang pertahanan mereka kembali menjadi lebih solid.
"Kami memulai laga dengan sangat, sangat baik," imbuh Martinez.
"Mencetak gol - yang biasanya merupakan momen di mana emosi mencetak gol membantu Anda mengendalikan pertandingan dan mencoba mencetak gol kedua - justru memberikan efek sebaliknya," keluh sang pelatih.
Kini, Martinez dituntut untuk segera meracik taktik yang jauh lebih tajam jelang laga krusial berikutnya. Keputusannya terkait status bermain Cristiano Ronaldo dipastikan akan terus menjadi pertaruhan besar di sepanjang turnamen bergengsi ini.
Berikutnya, Portugal akan melawan Uzbekistan di laga kedua grup K Piala Dunia 2026 di Houston Stadium pada Rabu (24/06) pukul 00.00 dini hari WIB.