Football

Sport

Feature

Result

Show

Inggris Berita

Setiap Pertandingan Manchester United Kini Bak Opera Sabun

Arief Hadi - Senin, 14 Februari 2022

BolaSkor.com - Inkonsistensi Manchester United masih terlihat meski pelatih telah berganti dari Ole Gunnar Solskjaer ke Ralf Rangnick. Naik turunnya performa Red Devils bisa terlihat di tiga laga terakhir di seluruh kompetisi.

Man United tanpa kemenangan lawan Middlesbrough (1-1), Burnley (1-1), dan Southampton (1-1). Laga melawan Middlesbrough berakhir imbang dan United tersingkir di drama adu penalti pada ajang Piala FA.

Alhasil, United menyulitkan posisi mereka sendiri dalam perburuan empat besar atau perebutan zona Liga Champions. Legenda United yang kini jadi pandit sepak bola, Gary Neville tak melihat inkonsistensi itu terjadi karena kesalahan Rangnick.

Menurutnya, para pemain Man United layak disalahkan atas performa tersebut. Neville menilai para pemain itu membuat setiap laga United bak opera sabun: sulit diprediksi, kadang bisa bagus kadang tampil buruk.

Baca Juga:

Lagi, Cristiano Ronaldo Dituding Jadi Penyebab Krisis Manchester United

Pemain Manchester United Tak Bahagia Dilatih Rangnick?

Eks Liverpool Kirim Kritik Nyelekit untuk Manchester United

“Anda tidak dapat menaruh jari Anda (menyalahkan) pada satu hal ketika Anda menonton United saat ini. Setiap hari terasa seperti opera sabun,” kata Neville kepada Sky Sports.

"Anda mendengar para pemain menginginkan Mauricio Pochettino, lalu Cristiano Ronaldo akan pergi."

“Sekarang sampai pada titik di mana Anda tidak merasa itu tergantung pada manajer lagi. Ole mendapat banyak kritik di awal musim dan kehilangan pekerjaannya dan sekarang disarankan bahwa Ralf Rangnick tidak cukup baik karena dia direktur olahraga dan dia bukan pelatih."

“Ada masalah kepercayaan diri tetapi ada juga masalah mentalitas alasan dan menjaga diri mereka sendiri dan tidak melihat gambaran yang lebih besar yang menciptakan tim yang brilian dan mencoba untuk bangkit kembali di liga itu," terang dia.

Neville juga membahas performa United baru-baru ini serta bagaimana mereka mengalami kemunduran sejak jadi runner-up Premier League pada musim 2020-2021.

"Di United, terlihat lesu dan mereka tidak terlihat memiliki kualitas untuk mengejar pertandingan. Sesuatu harus berubah di sana dengan sangat cepat," tambah Neville.

“Saya merasa mereka sudah dekat musim lalu, tetapi sekarang saya merasa mereka semakin jauh dari memenangkan liga."

"Mungkin rekrutan yang tepat di musim panas dan sedikit perubahan dengan seseorang yang diperhitungkan, kejam dan tahu di mana letak masalahnya dapat mengubah banyak hal lagi, tetapi saat ini saya seperti sedang melihat kaldu dari 100 bahan dan saya tidak tahu yang mana yang ingin saya singkirkan agar rasanya lebih enak."

"Ini sedikit berantakan dan fans United harus minum obat mereka (bersabar)," urai Neville.

Baca Artikel Asli