BolaSkor.com - Indonesia kembali mencatat sejarah dalam perkembangan olahraga padel. Untuk pertama kalinya, Jakarta dipercaya menjadi tuan rumah turnamen resmi Federasi Internasional Padel (FIP) melalui penyelenggaraan FIP Bronze & FIP Promises Jakarta 2026.
Turnamen tersebut resmi dibuka di RANA Grounds Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (9/7). Acara pembukaan dihadiri Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, Ketua Umum PB Padel Indonesia (PBPI) Galih Dimuntur Kartasasmita, serta Owner RANA Grounds Trisalda A Paulus.
Sebelum memasuki babak utama, rangkaian pertandingan lebih dulu diawali dengan fase kualifikasi sejak Selasa (7/7). Ratusan atlet dari berbagai negara bersaing memperebutkan tiket menuju main draw sekaligus mengincar tambahan poin ranking internasional.
Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, menilai perkembangan padel di Indonesia berlangsung sangat cepat. Namun, menurutnya, pertumbuhan tersebut harus dibarengi dengan peningkatan prestasi agar Indonesia mampu bersaing di level dunia.
Harapan saya seperti pada saat mereka kita terima menjadi anggota KONI. Padel ini selalu kita anggap sebagai olahraga yang berkembang sangat pesat. Dan ternyata benar, mereka tidak butuh waktu lama untuk bisa tersebar di seluruh Indonesia,
ujar Marciano Norman kepada awak media termasuk BolaSkor.com.
Ia optimistis padel memiliki masa depan cerah dan bisa menjadi salah satu cabang olahraga unggulan Indonesia di berbagai ajang internasional.
"Oleh karena itu, saya yakin satu hari padel juga akan maju dan menjadi salah satu cabang olahraga unggulan kita. Semoga padel bisa semaju futsal, tenis, dan cabang olahraga lainnya. Saya juga berharap atlet-atlet kita ketika tampil di multi-event maupun single event internasional mampu menjadi juara," katanya.
Bukti Indonesia Mulai Diperhitungkan di Peta Padel Dunia
Sementara itu, Ketua Umum PBPI Galih Dimuntur Kartasasmita menyebut penyelenggaraan FIP Bronze & FIP Promises Jakarta 2026 menjadi bukti bahwa Indonesia mulai mendapat tempat dalam peta padel dunia.
Menurut Galih, pertumbuhan jumlah lapangan, meningkatnya komunitas, lahirnya atlet-atlet muda potensial, hingga kepercayaan menjadi tuan rumah turnamen internasional menunjukkan perkembangan positif olahraga tersebut.
"Pertama-tama kita memilih RANA Grounds karena lokasinya strategis, memiliki sembilan lapangan bertaraf internasional, dan sangat layak menjadi venue turnamen besar," ujar Galih.
Ia juga mengungkapkan bahwa edisi tahun ini menjadi momen spesial karena Indonesia untuk pertama kalinya menggelar FIP Promises, turnamen internasional kelompok usia.
"Sangat spesial bagi kami karena untuk pertama kalinya kita menggelar Promises, yaitu turnamen kelompok usia internasional. Total ada 31 negara yang berpartisipasi di kategori Bronze dan Promises, dan ini menjadi rekor baru di Asia," ucapnya.
Rana Grounds Diakui Federasi Padel Spanyol
Di sisi lain, Trisalda A Paulus mengaku bangga RANA Grounds dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan turnamen bersejarah tersebut. Momen pembukaan FIP Bronze & FIP Promises Jakarta 2026 juga bertepatan dengan peresmian RANA Grounds Mampang sebagai lifestyle and social sports destination.
Fasilitas olahraga tersebut memiliki delapan lapangan Padel Super Panoramic yang telah terverifikasi Federasi Padel Spanyol atau Federacion Espanola de Padel (FEP), satu lapangan tenis rumput sintetis, serta satu lapangan basket berstandar FIBA.
"Suatu kehormatan bagi kami RANA Grounds karena dapat menjadi tuan rumah turnamen internasional ini. Kami berkomitmen terus mendukung agenda PBPI dan KONI agar padel menjadi salah satu olahraga terbesar dan terbaik di Indonesia maupun Asia," kata Trisalda.
Diikuti 200 Atlet dari Berbagai Negara
FIP Bronze Jakarta 2026 diikuti lebih dari 200 atlet putra dan putri dari berbagai negara. Sejumlah pemain asal Spanyol, Argentina, Meksiko, Kazakhstan, hingga negara-negara lain turut bersaing memperebutkan gelar juara sekaligus poin ranking dunia.
Adapun FIP Promises Jakarta 2026 menghadirkan ratusan atlet junior kategori U-14, U-16, dan U-18. Turnamen ini menjadi kesempatan emas bagi talenta muda Indonesia untuk merasakan atmosfer kompetisi internasional sekaligus mengukur kemampuan menghadapi para pemain terbaik dari berbagai negara.
Keberhasilan Indonesia menggelar FIP Bronze & FIP Promises Jakarta 2026 mempertegas pesatnya perkembangan padel nasional. Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah lapangan terus bertambah, komunitas semakin besar, dan atlet Indonesia mulai menunjukkan daya saing di level internasional.
Momentum ini juga belum akan berhenti. Pada November 2026, Indonesia dijadwalkan kembali menjadi tuan rumah FIP Asia Promises yang akan mempertemukan para pemain junior terbaik dari berbagai negara di kawasan Asia.