BolaSkor.com - Musim LaLiga 2026-2027 siap bergulir dengan persaingan yang diprediksi kembali sengit. Barcelona datang sebagai juara bertahan, sementara Real Madrid berambisi merebut kembali trofi setelah finis sebagai runner-up musim lalu.
Musim baru LaLiga dijadwalkan dimulai pada 15 Agustus 2026. Kompetisi juga akan semakin menarik dengan kembalinya tiga klub bersejarah, yakni Racing Santander, Deportivo La Coruna, dan Malaga.
Baca Juga:
Yan Diomande Ungkap Kesan Pertama di Real Madrid: Standarnya Sangat Tinggi
10 Pemain Afrika Termahal Sepanjang Sejarah: Yan Diomande Puncaki Daftar
Lantas, siapa yang paling berpeluang menjadi juara? Klub mana yang bisa menjadi kuda hitam? Dan siapa saja yang berpotensi terdegradasi?
Real Madrid Siap Geser Barcelona
Yan Diomande di sesi latihan Real Madrid (Foto: Laman Resmi Real Madrid)
Real Madrid menjadi pilihan utama untuk menjuarai LaLiga 2026-2027, terutama setelah perubahan besar yang dilakukan klub dan kedatangan Jose Mourinho.
Namun, Barcelona memiliki keuntungan berupa kontinuitas setelah tampil sebagai juara musim lalu.
Los Blancos finis di posisi kedua musim lalu dengan 86 poin, terpaut delapan angka dari Barcelona.
Madrid juga melakukan sejumlah investasi penting di bursa transfer. Bernardo Silva, Ibrahima Konate, Denzel Dumfries, Marc Cucurella, hingga Yan Diomande menjadi bagian dari proyek baru Mourinho.
Kekuatan lini depan tetap menjadi senjata utama. Kylian Mbappe sudah menunjukkan produktivitas tinggi sejak bergabung dengan Madrid, sementara Vinicius Junior juga tetap menjadi bagian penting setelah memperpanjang kontraknya.
Sementara Barcelona tidak bisa dicoret dari persaingan. Tim asuhan Hansi Flick masih memiliki fondasi skuad yang sangat kuat. Lamine Yamal, Pedri, Dani Olmo, Pau Cubarsi, dan Ferran Torres menjadi bagian penting dari proyek Barcelona.
Waspadai Kuda Hitam

Atletico Madrid tetap menjadi kandidat juara meski peluang mereka berada di bawah Barcelona dan Real Madrid.
Los Rojiblancos finis di posisi keempat musim lalu dengan 69 poin, tertinggal cukup jauh dari Barcelona dan Real Madrid.
Diego Simeone masih menjadi sosok sentral dalam proyek Atletico. Masalah terbesar mereka adalah bagaimana meningkatkan produktivitas dan konsistensi agar mampu bersaing selama 38 pertandingan.
Jika harus memilih satu kuda hitam, Villarreal menjadi kandidat paling menarik.
Mereka mengejutkan dengan finis di posisi ketiga musim lalu. Catatan tersebut menunjukkan bahwa Villarreal bukan lagi sekadar tim pengganggu. Mereka memiliki kualitas untuk bersaing di papan atas.
Tantangannya adalah mempertahankan konsistensi ketika harus membagi fokus dengan kompetisi Eropa.
Siapa yang Bakal Terdegradasi?
Pertarungan di papan bawah diprediksi tidak kalah menarik. Tiga klub promosi, Malaga, Racing Santander, dan Deportivo La Coruna, akan menghadapi tantangan besar untuk bertahan di kasta tertinggi.
Selain tiga klub promosi, Levante, Elche, Alaves, dan sejumlah klub papan bawah juga berpotensi terseret ke pertarungan degradasi.