Menteri Olah raga Rusia, Vitaly Mutko, beberapa waktu lalu memaparkan detil perencanaan Rusia terkait Piala Dunia 2018 pada Kongres Tahunan FIFA. Rencananya, ada 12 stadion yang bakal digunakan sebagai venue pertandingan. Namun, rencanan yang sudah dipersiapkan secara matang itu justru berbuah kritikan Presiden FIFA, Sepp Blatter. Sang Presiden meminta Mutko membuat perencanaan ulang dengan hanya melibatkan sepuluh stadion saja. "Rusia adalah negara sepak bola. Kami akan melakukan pertemuan di sana pada bulan September nanti. Pertemuan nanti adalah untuk membahas pengurangan stadion. Jika bisa, hanya 10 stadion saja yang akan digunakan," ungkap Blatter dilansir Sky Sports. Keinginan Blatter untuk mengurangi stadion venue pertandingan bagi Piala Dunia 2018 di Rusia nanti bukannya tanpa alasan. Blatter kecewa dengan besarnya biaya perhelatan Piala Dunia 2014 di Brasil yang mencapai 11 juta Dollar (129 miliar Rupiah). Meski demikian, Blatter memberi nilai 9,25 dari skala 10 bagi Piala Dunia 2014. "FIFA sangat fokus mempersiapkan Piala Dunia 2018. Kami hanya ingin mendisukusikan jumlah stadion ideal sehingga segalanya masuk akal dan mudah untuk dikontrol," Blatter menambahkan. "Kami tak ingin mengalami situasi seperti pada saat Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, dimana dua atau tigga stadion tak dapat digunakan pada saat Piala Dunia sudah dimulai," ia memungkasi. Ketika dimintai keterangan, Ketua Pelaksana Piala Dunia 2018 Rusia, Alexei Sorokin, terkejut bukan kepalang. Dia mengaku belum bisa berkomentar lebih. "Saya baru pertama kali mendengar masalah ini dan saya tak tahu apa-apa mengenai hal ini." Komentar Blatter itu membuat berang Mutko. Padahal, Mutko menuturkan bahwa Rusia sudah mengalokasikan dana sebesar 20 juta Dollar (234 miliar Rupiah) untuk menyelenggarakan Piala Dunia 2018.
Rusia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2018?
BolaSkor - Selasa, 15 Juli 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Senin, 13 Juli 2026
Kontroversi Kartu Merah Balogun di Piala Dunia 2026: Ketua Komdis FIFA Ternyata Ambil Keputusan Sendiri
Senin, 13 Juli 2026
Bukan Sekedar Wacana, Piala Dunia 2030 Bisa Diikuti 64 Tim
Minggu, 12 Juli 2026
Kontroversi Spidercam di Perempat Final, FIFA Tolak Protes Norwegia
Jumat, 10 Juli 2026
6 Hal yang Menjadi Tren di Piala Dunia 2026
Jumat, 10 Juli 2026
Beda Sikap FIFA soal Kartu Merah Folarin Balogun dan Jarell Quansah
Kamis, 09 Juli 2026
Di Tengah Hujan Kontroversi, Collina Sebut Performa Wasit Piala Dunia 2026 Memuaskan
Kamis, 09 Juli 2026
FIFA Tolak Banding Prancis, Michael Olise Tetap Terancam Absen di Semifinal
Selasa, 07 Juli 2026
Kontroversi Kartu Merah Folarin Balogun: Donald Trump Konfirmasi Hubungi FIFA, Gianni Infantino Angkat Bicara
Sabtu, 04 Juli 2026
4 Laga Babak 16 Besar Piala Dunia Paling Bersejarah: Mbappe Hempaskan Messi, Hingga Gol Emas Ahn Jung-hwan
Kamis, 02 Juli 2026
PSSI Prioritaskan SUGBK Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026
PILIHAN EDITOR
Rabu, 15 Juli 2026
8 Fakta Menarik Usai Spanyol ke Final Piala Dunia 2026 Setelah Menyingkirkan Prancis
Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Selasa, 14 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Inggris di Era Thomas Tuchel
Selasa, 14 Juli 2026
Menilik 4 Pelatih di Semifinal Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Jadi yang Terbaru
Selasa, 14 Juli 2026
Kisah di Balik Rakun Taksidermi, Oleh-oleh Erling Haaland dari Piala Dunia 2026
Senin, 13 Juli 2026
5 Pertandingan Ikonik Prancis vs Spanyol: Dari Blunder Arconada hingga Hujan Gol di Stuttgart
Senin, 13 Juli 2026
Bedah Kekuatan Spanyol: Satu-satunya Tim yang Dianggap Bisa Menggagalkan Prancis Juara
Senin, 13 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Prancis, Tim yang Nyaris Sempurna
Senin, 13 Juli 2026