BolaSkor.com - Sejarah besar baru saja tercipta di panggung Piala Dunia 2026. Benua Afrika berhasil menorehkan rekor luar biasa setelah sembilan dari sepuluh wakil mereka sukses mengamankan tiket menuju babak 32 besar alias fase gugur.
Kepastian rekor baru ini didapat setelah tim nasional Kongo memetik kemenangan 3-1 atas Uzbekistan, yang kemudian disusul oleh hasil imbang dramatis 3-3 antara Aljazair melawan Austria pada Minggu (28/06).
Pencapaian masif ini memecahkan rekor terdahulu yang sangat minim, di mana jumlah wakil Afrika paling banyak yang mampu lolos ke fase gugur dalam satu edisi Piala Dunia hanya berjumlah dua tim saja, tepatnya pada edisi 2014 dan 2022.
Baca Juga:
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Dibuka Afsel vs Kanada
Klasemen Akhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi dan Argentina Sempurna
Setelah melewati 17 hari kompetisi yang sengit, sembilan negara Afrika yang dipastikan melaju adalah Maroko, Afrika Selatan, Senegal, Pantai Gading, Ghana, Cape Verde, Mesir, Kongo, dan Aljazair, sementara Tunisia menjadi satu-satunya wakil yang gagal.
Maroko, yang merupakan semifinalis Piala Dunia empat tahun lalu di Qatar, kembali menunjukkan tajinya dan diprediksi mampu melangkah jauh setelah menahan imbang Brasil 1-1, di samping status mereka sebagai salah satu tuan rumah edisi 2030.
Dominasi Afrika dan Kebangkitan Tim Kejutan
Turnamen edisi kali ini membuktikan bahwa kekuatan sepak bola Afrika kini semakin merata dan mendalam. Nama-nama kejutan seperti Cape Verde dan Kongo secara tak terduga mampu menembus babak 32 besar.
Kongo sendiri langsung dihadapkan pada tugas berat karena harus menantang Inggris di babak berikutnya, namun untuk saat ini, seluruh elemen tim memilih untuk menikmati momen bersejarah tersebut terlebih dahulu.
"Ini sangat bersejarah bagi negara kami, Kongo. Ini adalah kemenangan pertama dan fase gugur pertama," ujar penyerang Kongo, Fiston Mayele dikutip dari ESPN.
"Hari ini, saya harus bangga di sini, dan hampir di mana-mana di negara saya, semua orang senang dengan apa yang kami lakukan. Kami bangga menjadi orang Kongo, dan saya pikir kami akan terus melangkah."
Rekan setimnya, Yoane Wissa, juga berharap kesuksesan luar biasa di Piala Dunia ini menjadi sinyal bahwa masa depan sepak bola Afrika akan sangat cerah berkat kehadiran talenta-talenta muda berbakat yang mulai unjuk gigi lebih awal.
"Sekarang setiap tim Afrika bisa bermimpi besar. Piala Dunia lalu, Maroko berhasil ke semifinal. Sekarang saya pikir ada delapan tim," imbuh Wissa.
"Apa yang akan datang berikutnya bagus untuk tim-tim Afrika, dan kita bisa melihat sekarang pemain termuda datang lebih awal, dan kami menunjukkan tim kami dengan (Noah) Sadiki, (Ngal'ayel) Mukau, jadi itu bagus, dan itu menunjukkan federasi kami bisa bermimpi besar," urai pemain Newcastle United tersebut.