BolaSkor.com - Piala Dunia 2026 akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Ajang sepak bola terbesar itu akan bergulir pada 11 Juni hingga 19 Juli mendatang.
Grup L di Piala Dunia 2026 menjadi salah satu yang menjadi sorotan karena di dalamnya terdapat dua tim yang diunggulkan, Inggris dan Kroasia.
Baca Juga:
Kilas Balik Piala Dunia 1966: Kontroversi Gol Hantu dan Football's Coming Home
Nostalgia Piala Dunia: Misteri dan Konspirasi Ronaldo di Final 1998
Profil Tim Tuan Rumah Piala Dunia 2026: Timnas Amerika Serikat, Siap Terbang Tinggi di Depan Fans
Di atas kertas, Grup L Piala Dunia 2026 memang bukan yang paling kompetitif dan bahkan cenderung mudah ditebak. Dari empat tim yang tergabung, Inggris dan Kroasia diprediksi akan memperebutkan peringkat pertama dan kedua grup.
Sedangkan Ghana memiliki potensi menghadirkan kejutan, sementara Panama akan kesulitan bersaing.
Namun, dalam dunia sepak bola, tidak ada kepastian. Berikut profil tim-tim yang ada di Grup L Piala Dunia 2026.
Inggris

Harry Kane (Foto: TalkSport)
- Pelatih: Thomas Tuchel
- Pemain Kunci: Declan Rice, Jude Bellingham, Bukayo Saka
- Kapten: Harry Kane
Timnas Inggris dipastikan tampil di Piala Dunia 2026 setelah sukses mengamankan tiket dari zona Eropa pada Oktober 2025. The Three Lions menjadi salah satu negara pertama yang lolos ke turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut.
Di bawah arahan pelatih baru Thomas Tuchel, Inggris kini memburu gelar dunia pertama mereka sejak 1966.
Inggris tergabung dalam persaingan Piala Dunia FIFA 2026 sebagai salah satu unggulan dari Eropa. Mereka akan menjalani turnamen ke-17 sepanjang sejarah dan menjadi penampilan kedelapan secara beruntun sejak Piala Dunia 1998.
Secara historis, Inggris memiliki catatan panjang di ajang Piala Dunia. Gelar juara dunia satu-satunya diraih pada 1966 saat menjadi tuan rumah. Ketika itu, Inggris mengalahkan Jerman Barat 4-2 di final Wembley lewat hattrick Geoff Hurst.
Selain menjadi juara pada 1966, Inggris juga dua kali mencapai semifinal, yakni pada 1990 dan 2018. Pada edisi terakhir di Qatar 2022, langkah mereka terhenti di babak perempat final usai kalah 1-2 dari Prancis.
Skuad Inggris
- Kiper: Jordan Pickford (Everton), Dean Henderson (Crystal Palace), James Trafford (Manchester City)
- Belakang: Reece James (Chelsea), Ezri Konsa (Aston Villa), Jarell Quansah (Bayer Leverkusen), John Stones (Manchester City), Marc Guehi (Manchester City), Dan Burn (Newcastle), Nico O'Reilly (Manchester City), Djed Spence (Tottenham), Tino Livramento (Newcastle)
- Tengah: Declan Rice (Arsenal), Elliot Anderson (Nottingham Forest), Kobbie Mainoo (Manchester United), Jordan Henderson (Brentford), Morgan Rogers (Aston Villa), Jude Bellingham (Real Madrid), Eberechi Eze (Arsenal)
- Depan: Harry Kane (Bayern Munich), Ivan Toney (Al Ahli), Ollie Watkins (Aston Villa), Bukayo Saka (Arsenal), Marcus Rashford (Barcelona), Anthony Gordon (Newcastle), Noni Madueke (Arsenal)
Kroasia

Timnas Kroasia (uefa.com)
- Pelatih: Zlatko Dalic
- Pemain Kunci: Mateo Kovacic, Josko Gvardiol, Petar Sucic, Ivan Perisic
- Kapten: Luka Modric
Timnas Kroasia kembali hadir di panggung Piala Dunia. Kroasia selalu mampu menghadirkan kejutan dan menjelma menjadi salah satu kekuatan yang disegani.
Dalam beberapa edisi terakhir Piala Dunia, Kroasia tampil mencuri perhatian lewat performa yang konsisten dan kompetitif. Dengan kata lain, status Kroasia lebih dari sekadar tim kuda hitam.
Perjalanan mereka menuju turnamen utama kali ini juga berjalan mulus. Kroasia berhasil finis di posisi teratas grup kualifikasi tanpa hambatan.
Dengan kombinasi pemain berpengalaman dan telenta muda berbakat, Kroasia datang dengan ambisi besar.
Kroasia langsung mencuri perhatian di panggung Piala Dunia pada debut di edisi 1998. Pada Piala Dunia di Prancis itu Kroasia melangkah hingga semifinal dan akhirnya mengunci peringkat ketiga usai menundukkan Belanda.
Perjalanan Kroasia sempat mengalami pasang surut setelah itu, termasuk kegagalan lolos dari fase grup pada edisi 2002, 2006, dan 2014. Namun, di 2018, Kroasia melangkah hingga final untuk pertama kalinya meski akhirnya harus mengakui keunggulan Prancis.
Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, Kroasia kembali merebut posisi ketiga setelah mengalahkan Maroko 2-1.
Skuad Kroasia
- Kiper: Dominik Livakovic (Dinamo Zagreb), Dominik Kotarski (Copenhagen), Ivor Pandur (Hull City).
- Belakang: Josko Gvardiol (Manchester City), Duje Caleta-Car (Real Sociedad), Josip Sutalo (Ajax), Josip Stanisic (Bayern Munich), Marin Pongracic (Fiorentina), Kristijan Jakic (Augsburg), Martin Erlic (Midtjylland), Luka Vuskovic (Hamburg SV).
- Tengah: Luka Modric (Milan), Mateo Kovacic (Manchester City), Mario Pasalic (Atalanta), Nikola Vlasic (Torino), Luka Sucic (Real Sociedad), Martin Baturina (Como), Petar Sucic (Inter Milan), Nikola Moro (Bologna), Toni Fruk (Rijeka).
- Depan: Ivan Perisic (PSV Eindhoven), Andrej Kramaric (Hoffenheim), Ante Budimir (Osasuna), Marco Pasalic (Orlando City), Petar Musa (FC Dallas), Igor Matanovic (Freiburg)
Ghana

- Pelatih: Carlos Queiroz
- Pemain Kunci: Antoine Semenyo, Thomas Partey, Inaki Williams
- Kapten: Jordan Ayew
Bagi Ghana, partisipasi Piala Dunia 2026 merupakan penampilan kelima mereka sepanjang sejarah, setelah 2006, 2010, 2014, dan 2022.
Ghana datang dengan status salah satu kekuatan tradisional Afrika dan siap membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap di turnamen kali ini.
Pencapaian terbaik Ghana di Piala Dunia terjadi pada 2010 di Afrika Selatan. Kala itu tim berjuluk Black Stars itu menembus babak perempat final.
Langkah Ghana terhenti secara dramatis setelah disingkirkan Uruguay melalui adu penalti pada laga yang diwarnai insiden handball kontroversial Luis Suarez.
Secara keseluruhan, Ghana membukukan lima kemenangan, tiga hasil imbang, dan tujuh kekalahan dari total 15 pertandingan Piala Dunia.
Skuad Ghana
- Kiper: Joseph Anang, Benjamin Asare, Lawrence Ati-Zigi
- Belakang: Jonas Adjetey, Derrick Luckassen, Gideon Mensah, Abdul Mumin, Jerome Opoku, Kojo Oppong Preprah, Baba Abdul Rahman, Alidu Seidu, Marvin Senaya
- Tengah: Augustine Boakye, Abdul Fatawu Issahaku, Elisha Owusu, Thomas Partey, Kwasi Sibo, Kamal Deen Sulemana, Caleb Yirenkyi
- Depan: Prince Kwabena Adu, Jordan Ayew, Christopher Bonsu Baah, Ernest Nuamah, Antoine Semenyo, Brandon Thomas-Asante, Inaki Williams.
Panama

- Pelatih: Thomas Christiansen
- Pemain Kunci: Eric Davis, Jose Rodriguez, Cesar Blackman
- Kapten: Anibal Godoy
Timnas Panama merupakan salah satu tim yang lolos berkat format baru Piala Dunia yang diperluas. Selain itu, absennya tiga kekuatan utama Amerika Utara; Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, di fase kualifikasi, karena berstatus tuan rumah, mempermulus langkah Panama.
Tim berjulukan Los Canaleros dikenal dengan karakter permainan yang solid dan disiplin, serta lihai saat transisi cepat.
Panama baru sekali tampil di Piala Dunia, yaitu pada 2018 di Rusia. Saat itu Panama tersingkir di fase grup setelah menelan tiga kekalahan dari Belgia, Inggris, dan Tunisia.
Pada Piala Dunia 2026, Panama akan menghadapi ujian berat setelah tergabung di Grup L bersama Inggris, Kroasia, dan Ghana.
Skuad Panama
- Kiper: Orlando Mosquera (Al-Fayha), Luis Mejia (Nacional), Cesar Samudio (CD Marathon)
- Belakang: Cesar Blackman (Slovan Bratislava), Jorge Gutierrez (Deportivo La Guaira), Michael Amir Murillo (Besiktas), Fidel Escobar (Deportivo Saprissa), Andres Andrade (LASK), Edgardo Farina (Nizhny Novgorod), Jose Cordoba (Norwich City), Eric Davis (CD Plaza Amador), Jiovany Ramos (Academia Puerto Cabello), Roderick Miller (Turan Tovuz)
- Tengah: Anibal Godoy (San Diego FC), Adalberto Carrasquilla (Pumas), Carlos Harvey (Minnesota United), Cristian Martinez (Hapoel Ironi Kiryat Shmona), Jose Luis Rodríguez (FC Juárez), Cesar Yanis (Cobresal), Yoel Barcenas (Mazatlan FC), Alberto Quintero (CD Plaza Amador), Azarias Londono (Catholic University)
- Depan: Ismael Diaz (Leon), Cecilio Waterman (Universidad de Concepcion), Jose Fajardo (Universidad Catolica), Tomas Rodriguez (Deportivo Saprissa).