Bertanding di Stadion Pernambuco dalam laga kedua Grup D, Jumat (21/6) malam WIB, Italia tampak kesulitan dalam meredam serangan cepat yang diusung Kosta Rika. Gawang Gianluigi Buffon pun harus bobol saat interval pertama memasuki menit-menit akhir oleh Bryan Ruiz. Di babak kedua, Italia juga tak mampu mengemas gol, meski sudah memasukkan tiga pemain bertipikal menyerang, Antonio Cassano, Lorenzo Insigne dan Alessio Cerci. “Kita bisa lihat bahwa permainan sangat lambat, lebih dari itu, kami melawan tim Kosta Rika yang terorganisir dengan baik dan secara fisik kuat, satu tim yang tahu bagaimana membuat banyak sekali ruang terbuka,” tutur Prandelli dilansir laman resmi FIFA. “Ketika Anda menghadapi tim yang lebih atletis dari Anda, Anda harus lebih terorganisir lebih baik dari mereka – dan kami tidak. Sayangnya, setelah kami kebobolan kami tak mampu merespon: kami berusaha menciptakan situasi satu lawan satu di sisi sayap namun kami tak bisa mengambil keuntungan dari mereka.” Selanjutnya, Gli Azzurri akan melakoni laga hidup mati kontra Uruguay pada 24 Juni nanti di Arena da Dunas. Prandelli berharap anak-anak asuhnya bisa melupakan kekalahan dari Kosta Rika dan segera bangkit saat berlaga di pertandingan ketiga tersebut. “Namun sekarang bukan saatnya berpikir negatif, bahkan kami harus, memulihkan kondisi kebugaran karena dalam tiga hari kami akan punya kesempatan lain untuk memastikan 16 besar.” “Sejujurnya, ketika undian terjadi kami tahu ini akan menjadi grup berat dan ada peluang kami berada di posisi seperti ini: menghadapi Uruguay di laga yang menentukan.” Tukas Prandelli.
Prandelli Akui Fisik Kosta Rika Lebih Kuat
BolaSkor - Jumat, 20 Juni 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 16 Juli 2026
Tidak Ada Perbedaan Besar antara Thomas Tuchel dengan Gareth Southgate
Kamis, 16 Juli 2026
Hati-hati Spanyol! Argentina Gacor dalam Situasi Tertekan
Kamis, 16 Juli 2026
Soal Tudingan Argentina Jadi 'Anak Emas' FIFA, Messi Beri Respons Menohok
Kamis, 16 Juli 2026
Spanyol vs Argentina: Kisah Spesial Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente, dari Ruang Kelas Menuju Panggung Final Piala Dunia
Rabu, 15 Juli 2026
Indra Sjafri Prediksi Argentina Susul Spanyol ke Final Piala Dunia 2026
Rabu, 15 Juli 2026
Indra Sjafri dan Dustin Tiffani Ramaikan Nobar Global Game 2026 di Jakarta
Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
PILIHAN EDITOR
Jumat, 17 Juli 2026
Final Piala Dunia 2026: Rekor Spanyol dan Argentina saat Dipimpin Wasit Slavko Vincic
Jumat, 17 Juli 2026
Mengapa Ada Perebutan Tempat Ketiga di Piala Dunia? Ini Penjelasan dan Fakta Menariknya
Kamis, 16 Juli 2026
Spanyol vs Argentina: Kisah Spesial Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente, dari Ruang Kelas Menuju Panggung Final Piala Dunia
Kamis, 16 Juli 2026
Sederet Statistik Menarik Usai Kemenangan Dramatis Argentina atas Inggris: Katalis Bernama Lionel Messi
Kamis, 16 Juli 2026
7 Fakta Menarik Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Usai Menyingkirkan Inggris
Rabu, 15 Juli 2026
Inggris vs Argentina: Kenangan Gol 'Tangan Tuhan' Maradona, Sosialisme dan Bentuk Protes Serangan Malvinas
Rabu, 15 Juli 2026
Inggris vs Argentina Pertaruhan Harga Diri Bangsa, Perang Malvinas hingga Gol Tangan Tuhan
Rabu, 15 Juli 2026
8 Fakta Menarik Usai Spanyol ke Final Piala Dunia 2026 Setelah Menyingkirkan Prancis
Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Selasa, 14 Juli 2026