Arcan Iurie, menegaskan Persepam Madura United bukanlah tim yang gemar bermain kasar, seperti yang ditunjukkan oleh Persiram Raja Ampat di pertandingan semalam di Stadion Maguwoharjo Sleman. Duel panas yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Yogyakarta, tersebut berakhir dengan skor 2-0. Persepam Madura United hanya mampu menahan tuan rumah sampai dimenit 85 setelah itu gawang mereka dibobol oleh Erol Simunapendi menit 87 serta Habib Bamogo pada menit 92. Arcan Iurie sempat menyebut Persiram Raja Ampat terus bermain kasar di sepanjang laga. Satu gaya permainan yang disebutnya tak akan pernah dipraktekkan di tim Persepam yang dijuluki Sape Kerap tersebut. "Menjelang akhir laga, kami bermain dengan amat baik dan mulai membuat beberapa peluang tapi sayang kami harus kebobolan dua gol dimenit-menit itu juga," tutur Arcan Iurie pada jumpa pers usai laga. "Mereka mencoba untuk menerapkan permainan yang keras menjurus kasar. Kami tidak akan pernah bermain seperti itu. Kami mencoba bermain sepak bola dan kami melakukannya, tapi kami ucapkan selamat kepada mereka atas kemenangannya," pungkasnya. Oleh: Bambang Priyanto (koresponden BolaSkor.com Madura)
Persepam Tak Suka Permainan Kasar
BolaSkor - Selasa, 03 Juni 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Sabtu, 12 September 2026
Hasil Super League 2026/2027: Isenmulang Kateng FC Dibantai Lagi, Borneo FC Menang
Sabtu, 12 September 2026
Prediksi dan Link Streaming PSS Sleman vs Madura United: Manfaatkan Status Tuan Rumah
Minggu, 06 September 2026
Hasil Super League 2026/2027: Nyaris Dikalahkan PSM, Persib Catat Epic Comeback
Selasa, 18 Agustus 2026
Madura United Hidupkan Kembali Tradisi Launching Tim di Pesantren
Selasa, 11 Agustus 2026
Tantangan Baru Laskar Sape Kerrap: Misi Ze Gomes Kembalikan Fitrah Madura United
Kamis, 02 Juli 2026
Profil Danilo Santacruz, Rekrutan Asing Pertama Madura United
Kamis, 11 Juni 2026
Super League: PSM Reuni dengan Darije Kalezic, Borneo FC dan Madura United Gaet Pelatih Baru
Sabtu, 23 Mei 2026
Tak Ada Pilihan Lagi Selain Menang bagi Madura United untuk Lolos Degradasi
PILIHAN EDITOR
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026
Prediksi Serie A 2026-2027: Inter Milan Favorit, Tim Lain Masih Berbenah
Rabu, 19 Agustus 2026