Arcan Iurie, menegaskan Persepam Madura United bukanlah tim yang gemar bermain kasar, seperti yang ditunjukkan oleh Persiram Raja Ampat di pertandingan semalam di Stadion Maguwoharjo Sleman. Duel panas yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Yogyakarta, tersebut berakhir dengan skor 2-0. Persepam Madura United hanya mampu menahan tuan rumah sampai dimenit 85 setelah itu gawang mereka dibobol oleh Erol Simunapendi menit 87 serta Habib Bamogo pada menit 92. Arcan Iurie sempat menyebut Persiram Raja Ampat terus bermain kasar di sepanjang laga. Satu gaya permainan yang disebutnya tak akan pernah dipraktekkan di tim Persepam yang dijuluki Sape Kerap tersebut. "Menjelang akhir laga, kami bermain dengan amat baik dan mulai membuat beberapa peluang tapi sayang kami harus kebobolan dua gol dimenit-menit itu juga," tutur Arcan Iurie pada jumpa pers usai laga. "Mereka mencoba untuk menerapkan permainan yang keras menjurus kasar. Kami tidak akan pernah bermain seperti itu. Kami mencoba bermain sepak bola dan kami melakukannya, tapi kami ucapkan selamat kepada mereka atas kemenangannya," pungkasnya. Oleh: Bambang Priyanto (koresponden BolaSkor.com Madura)
Persepam Tak Suka Permainan Kasar
BolaSkor - Selasa, 03 Juni 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 11 Juni 2026
Super League: PSM Reuni dengan Darije Kalezic, Borneo FC dan Madura United Gaet Pelatih Baru
Sabtu, 23 Mei 2026
Tak Ada Pilihan Lagi Selain Menang bagi Madura United untuk Lolos Degradasi
Sabtu, 23 Mei 2026
Link Streaming Pertandingan Penentuan Degradasi di Super League 2025/2026, Sabtu 23 Mei 2026 Pukul 16.00 WIB
Kamis, 21 Mei 2026
Laga Hidup-Mati Melawan PSM, Madura United Diberi Petuah sebagai Kebanggaan Warga Pulau Garam
Senin, 11 Mei 2026
Hasil Super League 2025/2026: Dikalahkan Bhayangkara FC, Madura United Bersaing dengan Persis Solo di Zona Degradasi
Kamis, 23 April 2026
Absensi Alex Martins Tak Pengaruhi Dewa United, Madura United Tetap Siaga Satu
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026