BolaSkor.com -
Berjuanglah sekuat tenaga, demi kejayaan kita bersama,
— lirik anthem tersebut benar-benar menggambarkan perjuangan Madura United di Super League 2025/2026.
Bagimana tidak? Hingga pekan terakhir bayangan degradasi menghantui tim berjuluk Laskar Sape Kerrap. Laga kontra PSM Makassar menjadi kesempatan terakhir bagi mereka.
Tak mau nasibnya bergantung kepada hasil pertandingan lain, Madura United langsung tancap gas sejak laga dimulai hingga meraih kemenangan 2-0. Hasil itu membuat Madura United selamat dari degradasi.
"Pertama saya sangat bersyukur ya, karena hari ini kami diberikan kemenangan, juga memastikan bahwa kami masih stay di Liga 1 untuk musim depan. Yang jelas ini perjuangan semua anggota tim," kata karteker Madura United, Rakhmad Basuki, dalam wawancara bersama BolaSkor.com.
Baca Juga:
Penjelasan Mengenai Jabatan Baru Bojan Hodak di Persib, dan Penyebab Tak Jadi Pelatih Kepala Lagi
Profil Igor Tolic, Pelatih Baru Persib yang Akan Lanjutkan Warisan Bojan Hodak
Dua Musim Berjibaku di Zona Degradasi
Dua musim terakhir Madura United memang selalu berjibaku di papan bawah. Padahal musim 2023/2024 lalu mereka berhasil finish sebagai runner up.
Kesalahan dalam proses pemilihan pelatih kepala hingga mendatangkan pemain menjadi salah satu faktor penyebab. Sadar selalu berada di situasi sulit, Madura United akan berbenah di musim depan.
"Saya pikir ini jadi pelajaran ya bagi kami semua. Bagi saya juga sebagai tim pelatih, bagi presiden klub juga, dan juga manajemen bahwa kami tidak bisa seperti ini terus," kata asisten pelatih yang disapa RB itu tersebut.
"Sudah dua musim kami bertarung di bawah hanya untuk bisa selamat dari degradasi. Kami harus menatap musim depan ini dengan baik, mempersiapkan tim ini dengan baik, dan harus dengan target yang jelas," imbuhnya.
Madura United menutup musim di peringkat ke-14 klasemen dengan 35 poin. Unggul satu angka saja dari PSM Makassar dan Persis Solo, tim terakhir yang dipastikan turun ke kasta kedua. (Laporan Kontributor Arjuna Pratama)