Ini adalah laga kandang terakhir Inter musim ini. Sekaligus jadi momen terakhir bagi Zanetti tampil di Stadion Giuseppe Meazza. Pemain berkebangsaan Argentina itu memutuskan untuk gantung sepatu di akhir musim ini setelah membela La Beneamata selama 19 tahun, dengan catatan 856 penampilan dan menyumbangkan 21 gol. “Terima kasih semuanya. Kalian tak bisa bayangkan betapa emosionalnya momen ini. Tak cukup dengan mengatakan kalian fantastis. Saya ingin berterima kasih kepada setiap orang yang dekat dengan saya di setiap momen,” haru Zanetti dilansir Football Espana. “Keinginan saya hanya mempertahankan dan menghormati seragam Inter di negara manapun di dunia ini. Saya belajar untuk mencintai Inter, terima kasih untuk kalian. Saya meminta kalin mencintai klub ini, seperti saya akan mencintai klub ini selamanya.” Tak cukup sampai di situ saja. Pemain 40 tahun itu, juga mengucapkan terima kasih kepada keluarganya yang telah mendukung selama ini. Juga tak lupa seluruh jajaran staf dan pemain-pemain Inter Milan. “Saya ingin ucapkan terima kasih kepada istri saya Paula dan keluarga mengagumkan yang kami banung bersama. Ayah saya, yang sedang menyaksikan televisi di Argentina saat ini dan tak mau hadir. Terima kasi kepada ibu saya di surga, yang sama bahagianya seperti saya saat ini,” lanjutnya. “Terima kasih kepada keluarga Moratti, yang selama ini memberikan kepercayaan kepada saya. Terima kasih Presiden Thohir, yang mengizinkan saya terus berada di keluarga Inter yang lua biasa. Terima kasih kepada seluruh rekan-rekan, yang telah menunjukkan banyak rasa hormat dan sayang.” Sepanjang karier, Zanetti memang lebih banyak menghabiskan bersama Internazionale. 19 musim membela Nerrazzuri, pria kelahiran Buenos Aires itu mempersembahkan lima gelar Liga Italia, empat trofi Coppa Italia, satu Liga Champions, satu Piala UEFA dan satu gelar juara Piala Dunia Antar Klub. “Saya bahagia atas karier luar biasa mengenakan seragam ini, yang benar-benar saya cintai. Sekarang saya harus melakukan hal lain. Saya tak tahu apakah saya akan bekerja dengan baik, namun dapat saya katakan bahwa saya akan bela Inter sebagaimana cara saya bela Inter di lapangan,” “Terima kasih karena telah mencintaiku. Saya benar-benar mencinai kalian.” Pungkas Zanetti. Setelah pensiun akhir musim nanti, kemungkinan besar Zanetti tetap berada di Inter Milan. Rumor menyebutkan, Zanetti sudah ditawarkan untuk masuk ke dalam jajaran manajemen tim.
Perpisahan Mengharukan Javier Zanetti
BolaSkor - Sabtu, 10 Mei 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 14 Juli 2026
Anan Khalaili Gagal Berlabuh, Inter Milan Ditawarkan 20 Bek Kanan
Jumat, 10 Juli 2026
Inter Milan Rekrut Pemain Asal Israel, Anan Khalaili
Rabu, 08 Juli 2026
Transfer Trevoh Chalobah Memanas, Presiden Como Langsung Hubungi Inter Milan
Jumat, 03 Juli 2026
Inter Milan Serius Memburu Trevoh Chalobah dan Anan Khalaili
Kamis, 25 Juni 2026
Inter Milan Siap Lakukan Berbagai Cara demi Rekrut Nico Paz
Rabu, 24 Juni 2026
Marco Palestra Hempaskan Inter Milan demi Chelsea, Pilih Gaji Tinggi daripada Tampil di Liga Champions
Jumat, 19 Juni 2026
Inter Milan Perpanjang Kontrak Cristian Chivu hingga 2028
Kamis, 18 Juni 2026
Inter Milan Kirim Penawaran Resmi untuk Rekrut Marco Palestra, Kesepakatan Semakin Dekat
Rabu, 10 Juni 2026
Inter Milan Selangkah Lagi Punya Bek Baru
PILIHAN EDITOR
Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Selasa, 14 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Inggris di Era Thomas Tuchel
Selasa, 14 Juli 2026
Menilik 4 Pelatih di Semifinal Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Jadi yang Terbaru
Selasa, 14 Juli 2026
Kisah di Balik Rakun Taksidermi, Oleh-oleh Erling Haaland dari Piala Dunia 2026
Senin, 13 Juli 2026
5 Pertandingan Ikonik Prancis vs Spanyol: Dari Blunder Arconada hingga Hujan Gol di Stuttgart
Senin, 13 Juli 2026
Bedah Kekuatan Spanyol: Satu-satunya Tim yang Dianggap Bisa Menggagalkan Prancis Juara
Senin, 13 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Prancis, Tim yang Nyaris Sempurna
Senin, 13 Juli 2026