Tampil menyerang dengan pakem 4-3-3 yang disertai dengan dukungan penuh supporter yan memenuhi stadion Estadio Nacional di kota Brasilia membuat Brasil menginjak pedal gas secara maksimal sejak wasit Jonas Erikssonn asal Swedia meniup peluit pertama pertandingan. Namun seakan tak mau malu, Kamerun yang sudah pasti tidak lolos dari grup A menampilkan perlawanan sengit bagi Selecao melalui permainan cepat yang sedikit dibumbui oleh permainan keras dan pressure ketat. Memasuki menit ke-17, Brasil akhirnya berhasil memecah kebuntuan melalui gol sang anak emas, Neymar. Berawal dari umpan silang mendatar Luis Gustavo dari sisi kiri, Neymar dengan dingin melakukan placing mendatar ke pojok kiri gawang Charles Itandje. Unggul 1-0 membuat serangan Brasil semakin menggila. Menit ke-20, Neymar kembali mengancam gawang Kamerun dengan melepaskan tembakan voli kaki kiri yang untungnya masih bisa diselamatkan oleh Charles Itandje. Asyik menyerang membuat pertahanan Brasil lengah. Kamerun pun berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit ke-27 melalui Joel Matip yang berdiri bebas di bibir gawang Julio Cesar untuk menyambut umpan silang mendatar Allan Nyom dari sektor kiri. Kedudukan kembali imbang membuat Kamerun berbalik mengendalikan permainan dan lebih sering mengancam gawang Brasil. Ini membuat Brasil merubah strategi dengan menerapkan umpan-umpan direct ke pertahanan Kamerun. Strategi ini pun membuahkan hasil gol kedua di menit ke-34. Aksi solo run Neymar diakhiri dengan tembakan kaki kanan menyusur tanah dari dalam kotak penalti yang melewati sela-sela kaki Nicolas N'Koulou sebelum masuk ke gawang Charles Itandje. Unggul 2-1 membuat Brasil kembali mengendurkan tekanan yang membuat Kamerun kembali bisa bermain menyerang. Namun hingga babak pertama usai, kedudukan 2-1 untuk tuan rumah Brasil tetap bertahan. Susunan Pemain Brasil (4-3-3) 12-Cesar; 2-Alves, 3-Silva, 4-Luiz, 6-Marcelo; 8-Paulinho, 17-Gustavo, 11-Oscar; 7-Hulk, 9-Fred, 10-Neymar Kamerun (4-1-4-1) 16-Itandje; 12-Bedimo, 3-N'Koulou, 21-Matip, 22-Nyom; 7-N'Guemo; 8-Moukandjo, 18-Enoh, 17-Mbia, 13-Choupo-Moting; 10-Abubakar
Magis Neymar Antar Brasil Ungguli KamerunBabak I
BolaSkor - Senin, 23 Juni 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 24 Juni 2026
Hadapi Brasil, Jiwa Petarung Skotlandia Jadi Kunci
Senin, 22 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Cedera Hamstring, Raphinha Masih Dipertahankan Brasil
Sabtu, 20 Juni 2026
Klasemen Sementara Grup C-D Piala Dunia 2026: Brasil Ditempel Maroko dan Skotlandia, Amerika Serikat Segel Urutan Pertama
Sabtu, 20 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Ancelotti Pastikan Neymar Comeback Lawan Skotlandia
Sabtu, 20 Juni 2026
Rating Pemain Brasil saat Melawan Haiti: Vinicius Junior, Semakin Bersinar di Bawah Arahan Carlo Ancelotti
Sabtu, 20 Juni 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Tekuk Haiti 3-0, Brasil Raih Kemenangan Perdana
Jumat, 19 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Timnas Brasil Kembali Tanpa Neymar Lawan Haiti
Minggu, 14 Juni 2026
Klasemen Sementara Grup C Piala Dunia 2026: Brasil di Bawah Skotlandia
Minggu, 14 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Tegang, Alasan Brasil Gagal Menang Melawan Maroko
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026