BolaSkor.com - Madura United kembali melakukan prosesi launching tim yang lain daripada yang lain.
Tim berjuluk Laskar Sape Kerrap itu melakukan pengenalan skuad di Pondok Pesantren Nurul Kholil yang terletak di Bangkalan, Jum'at (14/8).
Para penggawa Madura United tampil dengan gaya yang unik. Baik pemain lokal maupun asing, kompak mengenakan peci dan sarung yang identik dengan seorang santri saat diperkenalkan satu per satu.
Baca Juga:
Misteri Bek Serbia Jebolan UCL yang Sempat Menghilang dari Skuad Persija Akhirnya Terungkap
Presiden Madura United, Achsanul Qosasi, mengakui bahwa keputusan untuk mengadakan team launching di pondok pesantren adalah salah satu cara tim asal Pulau Garam itu untuk mengetuk pintu langit.
"Terima kasih sudah memberikan waktu kepada Madura United untuk melakukan silaturahmi dan berdoa bersama. Kami berharap doa para santri dan kiai yang dilakukan bersama-sama, bisa dikabulkan oleh Allah untuk musim kompetisi mendatang," bukanya, dalam rilis yang diterima BolaSkor.com.
Madura United, Saatnya Kembali Ke Papan Atas
Kegiatan ini bukan pertama kalinya dilakukan oleh Madura United. Sebelumnya, mereka menggelar peluncuran tim di Pondok Pesantren Al-Hamidy Banyuanyar, Pamekasan, pada musim 2023/2024.
Sepanjang musim tersebut, Madura United menerima banyak tantangan yang luar biasa. Akan tetapi, Jaja dkk berhasil mengatasi hal tersebut untuk tampil di final Championship Series kontra Persib Bandung.
Baca Juga:
Dapat Lawan Berat di ACL Two 2026/2027, Ini Kata Manajemen Persib
Walaupun gagal meraih gelar juara untuk kali pertama, keberhasilan tersebut membuktikan satu hal. Ikhtiar dan doa yang dilakukan Madura United di awal musim menjadi jalan untuk meraih prestasi terbaik.
"Kami pernah mengadakan ini di pondok pesantren. Waktu itu kami mendapatkan prestasi terbaik bagi Madura. Semoga ini menjadi awal yang baik bagi Madura United sehingga kami akan jadi lebih baik dan insya Allah bisa bertarung lagi di papan atas untuk musim 2026/2027," tegas pria yang akrab disapa AQ tersebut.
Jordy Wehrmann Absen
Seluruh skuad Madura United terlihat hadir dalam kegiatan tersebut kecuali Jordy Wehrmann. Pemain berusia 27 tahun itu sebelumnya mengalami cedera saat memperkuat Indonesia All-Star kontra Aston Villa.
Selepas pemeriksaan mendalam, tim dokter Madura United memutuskan untuk menjalankan tindakan bedah. Robekan pada labrum bahu kanannya harus ditangani secara cepat agar tak memengaruhi kariernya di masa depan.
"Kondisinya cukup stabil. Hanya ada keluhan nyeri pada area luka pascaoperasi dan telah dijadwalkan untuk program fisioterapi. Estimasi recovery kurang lebih tiga bulan ke depan. Tim medis akan memantau dan melakukan evaluasi berkala. Semoga Jordy bisa kembali lebih cepat bersama tim," ucap dokter tim Madura United, dr. Irsyad Ramadhan. (Laporan Kontributior Arjuna Pratama)