Pernyataan Henry ini bukan tanpa alasan. Melihat perjalanan karier Mueller di level klub bersama Bayern Muenchen dan tim nasional Jerman, pemain 24 tahun itu memang pantas dijadikan panutan. Memang tak terlalu spesial jika harus dibandingkan dengan Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi. Kendati demikian, Mueller telah membuktikan diri menjadi salah satu pemain yang paling bisa diandalkan. “Berlebihan, tipuan, itu bukan permainan. Sepak bola itu apa yang sedang dilakukan Thomas Mueller. Jika saya punya anak laki-laki, main (sepak bola), saya akan mengatakan kepadanya ‘lihat mereka, lihat Ribery, lihat Mueller,” ujar Henry dilansir Football Espana. Total tiga gelar Liga Jerman dan satu trofi Liga Champions telah disumbangkan oleh Mueller untuk Die Bayern. Di level tim nasional, Mueller selalu jadi pilihan utama. Mengawali debut di tahun 2010, pemain bertinggi badan 186 cm langsung memukau publik dunia saat tampil bersama Tim Panser di Piala Dunia Afrika Selatan. Meski gagal mengantar Jerman juara, Mueller menerima penghargaan sebagai pemain muda terbaik turnamen tersebut sekaligus menerima trofi Sepatu Emas setelah tampil menjadi pencetak gol terbanyak, dengan catatan lima gol. Terakhir, Mueller sukses mengantar Die Mannschaft menjadi kampiun Piala Dunia 2014 Brasil serta mendapat trofi Sepatu Perak lantaran menjadi pencetak gol terbanyak kedua, dengan catatan lima gol. “Apa yang Ronaldo dan Messi lakukan, mereka hanya orang-orang aneh. Jangan coba-coba meniru orang-orang itu. Anda bisa tiru Ribery, Anda bisa tiru dari Thomas Mueller. Apa yang dia (Mueller) lakukan di Piala Dunia, orang-orang tak membicarakan itu. Mereka tak membicarakan itu, namun mereka harus bicara tentang hal itu.” Performa stabil Mueller sejak mengawali karier profesional pada tahun 2009 membuat Henry harus memberikan kredit poin lebih kepada pemain jebolan akademi Bayern itu. “Dia bermain dengan cara yang benar: bertahan, menyerang, mengendalikan bola ketika harus mengendalikan, memutar saat harus memutar. Ketika dia harus mencetak, dia akan mencetak.” “Dia tak terlalu berlebihan, namun jika harus tampil menonjol, dia tampil. Dia melakukan apa yang diperintahkan.” Pungkas Henry.
"Lupakan Messi, Anak-anak Harus Tiru Thomas Mueller"
BolaSkor - Selasa, 05 Agustus 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 14 Juli 2026
Semifinal Piala Dunia 2026: Inggris Tak Terpaku Hentikan Lionel Messi
Senin, 13 Juli 2026
Penantian 20 Tahun Berakhir, Lionel Messi Akhirnya Menghadapi Inggris
Minggu, 12 Juli 2026
Lionel Messi Ukir Sejarah Lagi, Jadi Raja Assist Piala Dunia Sepanjang Masa
Minggu, 12 Juli 2026
Susunan Pemain Argentina vs Swiss: Julian Alvarez Temani Lionel Messi
Sabtu, 11 Juli 2026
Hadapi Argentina, Swiss Ungkap Rencana Hentikan Lionel Messi
Sabtu, 11 Juli 2026
Head to Head Argentina vs Swiss: Albiceleste Lebih Superior
Sabtu, 11 Juli 2026
Prediksi dan Statistik Argentina vs Swiss: Albiceleste Tidak Sempurna
Rabu, 08 Juli 2026
Daftar Pembuat Assist Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Rabu, 08 Juli 2026
Lionel Messi dan Kutukan Penalti yang Belum Berakhir di Piala Dunia 2026
PILIHAN EDITOR
Rabu, 15 Juli 2026
8 Fakta Menarik Usai Spanyol ke Final Piala Dunia 2026 Setelah Menyingkirkan Prancis
Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Selasa, 14 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Inggris di Era Thomas Tuchel
Selasa, 14 Juli 2026
Menilik 4 Pelatih di Semifinal Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Jadi yang Terbaru
Selasa, 14 Juli 2026
Kisah di Balik Rakun Taksidermi, Oleh-oleh Erling Haaland dari Piala Dunia 2026
Senin, 13 Juli 2026
5 Pertandingan Ikonik Prancis vs Spanyol: Dari Blunder Arconada hingga Hujan Gol di Stuttgart
Senin, 13 Juli 2026
Bedah Kekuatan Spanyol: Satu-satunya Tim yang Dianggap Bisa Menggagalkan Prancis Juara
Senin, 13 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Prancis, Tim yang Nyaris Sempurna
Senin, 13 Juli 2026