Pesan Tersirat di Balik Momen Pelukan Lamine Yamal kepada Lionel Messi

Pelukan Lamine Yamal dan Lionel Messi usai final Piala Dunia 2026 menjadi simbol pergantian generasi sepak bola dunia sekaligus akhir era sang legenda.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 20 Juli 2026
Pesan Tersirat di Balik Momen Pelukan Lamine Yamal kepada Lionel Messi
Lamine Yamal memeluk Lionel Messi (Foto: @brfootball)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com – Pelukan hangat antara Lamine Yamal dan Lionel Messi di New York New Jersey Stadium, Senin (20/07) dini hari WIB, menandai akhir dari partai puncak Piala Dunia 2026.

Momen emosional tersebut bukan sekadar hiburan usai laga, melainkan sebuah pesan tersirat lahirnya era baru di panggung sepak bola dunia.

Messi, yang kini berusia 39 tahun, menatap penuh haru ke arah ribuan pendukung Argentina bak mengirim sinyal akhir perjalanan di ajang terbesar ini.

Baca Juga:

Jadi Pemain Terbaik Piala Dunia 2026, Rodri Beri Pesan Inspiratif

Ditumbangkan Spanyol di Final Piala Dunia 2026, Argentina Pulang Bawa Rekor Memalukan

Pau Cubarsi: Tiga Tahun Lalu Main di JIS, Kini Juara Piala Dunia 2026

Di saat yang sama, Yamal hadir memberikan simpati kepada sang legenda sebelum keduanya saling berpelukan erat.

Momen pelukan pemilik nomor 10 Barcelona masa kini dan sang legenda terbesar nomor 10 Blaugrana tersebut bak penyerahan tongkat estafet keagungan.

Hal ini mengulang memori foto ikonik tahun 2007, saat Messi muda memandikan Yamal yang masih berusia enam bulan.

Simbol Penyerahan Estafet dan Awal Era Baru

Di usianya yang baru menginjak 19 tahun, Yamal secara praktis telah "menuntaskan" sepak bola internasional.

Winger berbakat ini sukses merengkuh trofi Piala Dunia 2026, menyempurnakan gelar Euro yang diraihnya dua tahun lalu saat Spanyol menumbangkan Inggris.

Bintang muda Spanyol ini juga menunjukkan ketenangan mental luar biasa saat meredam intimidasi pemain Argentina di lapangan. Keteguhan mental sang pemain mendapat pujian khusus dari mantan penjaga gawang timnas Inggris, Joe Hart.

Lamine Yamal bersama adiknya, Keyne (Foto: @Complex)

"Lamine Yamal tidak hanya tidak bereaksi, dia menghadapinya. Dia tidak terganggu dan tidak mundur," puji Hart dikutip dari BBC Sport.

"Dia menghadapi seluruh tim yang mencoba menghancurkannya. Dia tetap sangat tenang. Itu adalah penampilan yang sangat menonjol darinya."

"Lamine Yamal berusia 19 tahun. Hari yang indah baginya, dia berusia 19 tahun dan telah menuntaskan sepak bola," tambah Hart.

Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, juga menyampaikan apresiasi mendalam atas pengorbanan Yamal sepanjang turnamen.

"Dia telah memainkan sepak bola luar biasa yang akan membantunya semakin matang dan menjadi pesepak bola yang lebih besar dari sekarang," imbuh De la Fuente.

"Dia benar-benar berkorban demi kebaikan kolektif. Ini sangat penting dalam skuad saya. Menurut pendapat saya, dia memainkan Piala Dunia yang hebat."

Tangis Haru Lionel Messi

Tangis
Tangis Lionel Messi (Foto: The Independent)

Di sisi lain, kekalahan lewat gol penentu Ferran Torres pada menit ke-106 babak tambahan waktu menjadi penutup yang menyakitkan bagi Argentina.

Messi harus menerima kenyataan pahit usai gagal menambah koleksi trofi Piala Dunia di penghujung karier emasnya.

Meski harus mengakhiri perjalanannya dengan air mata, warisan yang ditinggalkan Messi di panggung tertinggi sepak bola tetap tak tertandingi.

Dalam enam penampilan Piala Dunia, Messi memimpin Argentina menembus perempat final lima kali, tiga kali mencapai final, serta mencatatkan 34 pertandingan, 21 gol, dan 12 assist.

"Dia sudah berusia 39 tahun sekarang. Sangat jelas bagi saya bahwa dia akan terus bermain sampai dia sendiri yang memutuskan untuk tidak bermain lagi," ujar Scaloni dilansir dari Reuters.

"Saya berharap semua orang merasa bangga padanya, atas apa yang telah dicapainya karena dia adalah pemain sepak bola terbaik yang pernah menginjakkan kaki di lapangan."

"Saya tidak meragukan hal ini, dan apa yang dia lakukan selama Piala Dunia ini luar biasa. Namun begitu juga apa yang dia lakukan sebelum ini."

Piala Dunia 2026 Final piala dunia 2026 Lamine Yamal Messi Lionel Messi Spanyol Timnas Spanyol Argentina Timnas Argentina

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Dunia
Cristiano Ronaldo Seharusnya Mendapatkan Perpisahan seperti Lionel Messi di Argentina
Alan Shearer menilai Cristiano Ronaldo layak mendapat perpisahan seperti Lionel Messi bersama Argentina, tetapi situasi di Portugal bisa menggagalkannya.
Arief Hadi - Jumat, 09 Oktober 2026
Cristiano Ronaldo Seharusnya Mendapatkan Perpisahan seperti Lionel Messi di Argentina
Liga Dunia
Lionel Messi Pensiun, Legenda Barcelona Berpesan: Nikmati Hidup, Saudaraku
Lionel Messi pensiun dari Timnas Argentina setelah 21 tahun. Ronaldinho mengirim pesan emosional: “Nikmatilah hidup, saudaraku.”
Arief Hadi - Kamis, 08 Oktober 2026
Lionel Messi Pensiun, Legenda Barcelona Berpesan: Nikmati Hidup, Saudaraku
Internasional
Sisi Gelap di Balik Laga Perpisahan Lionel Messi, Benin Kecewa Berat kepada Argentina
Benin dikabarkan kecewa setelah menghadapi Argentina di laga perpisahan Lionel Messi. Ada 5 hal yang membuat tim Benin merasa diperlakukan tidak semestinya.
Johan Kristiandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Sisi Gelap di Balik Laga Perpisahan Lionel Messi, Benin Kecewa Berat kepada Argentina
Internasional
Lionel Messi Gelar Laga Perpisahan di Timnas Argentina, Cristiano Ronaldo Kirim Pesan Menyentuh
Lionel Messi jalani laga perpisahan bersama Argentina dengan 1 gol dan 2 assist. Cristiano Ronaldo ikut mengirim pesan penuh pujian untuk La Pulga.
Johan Kristiandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Lionel Messi Gelar Laga Perpisahan di Timnas Argentina, Cristiano Ronaldo Kirim Pesan Menyentuh
Internasional
Ucapkan Salam Perpisahan, Lionel Messi: Saya Tahu Kapan Harus Pensiun
Lionel Messi resmi mengucapkan salam perpisahan setelah laga Argentina vs Benin. La Pulga mencetak gol dan menyumbang dua assist dalam kemenangan 3-0.
Johan Kristiandi - Rabu, 07 Oktober 2026
Ucapkan Salam Perpisahan, Lionel Messi: Saya Tahu Kapan Harus Pensiun
Internasional
Jumlah Gol dan Assist Lionel Messi di Timnas Argentina: Rekornya Sulit Dipecahkan
Berapa jumlah gol dan assist Lionel Messi di Timnas Argentina? La Pulga menutup karier internasional dengan 126 gol dan 68 assist dari 208 pertandingan.
Johan Kristiandi - Rabu, 07 Oktober 2026
Jumlah Gol dan Assist Lionel Messi di Timnas Argentina: Rekornya Sulit Dipecahkan
Hasil akhir
Hasil Argentina vs Benin: Lionel Messi Cetak Gol dan Assist di Laga Perpisahan
Hasil Argentina vs Benin berakhir 3-0. Lionel Messi cetak satu gol dan dua assist dalam laga perpisahannya bersama Timnas Argentina. Simak selengkapnya!
Johan Kristiandi - Rabu, 07 Oktober 2026
Hasil Argentina vs Benin: Lionel Messi Cetak Gol dan Assist di Laga Perpisahan
Hasil akhir
Hasil UEFA Nations League: Mikel Merino Pahlawan Spanyol, Inggris Menang Lagi
Hasil UEFA Nations League terbaru: Mikel Merino cetak brace saat Spanyol menang 2-1 atas Kroasia, sedangkan Inggris pesta 3-0 kontra Ceko.
Johan Kristiandi - Rabu, 07 Oktober 2026
Hasil UEFA Nations League: Mikel Merino Pahlawan Spanyol, Inggris Menang Lagi
Jadwal
Link Streaming Argentina vs Benin, Live Sebentar Lagi di Sini!
Link streaming Argentina vs Benin. Lionel Messi akan menjalani laga perpisahan bersama Argentina. Simak cara nonton live di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 07 Oktober 2026
Link Streaming Argentina vs Benin, Live Sebentar Lagi di Sini!
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Kroasia vs Spanyol, Live di Sini!
Cara menonton dan link streaming Kroasia vs Spanyol di UEFA Nations League. Spanyol tak terkalahkan dalam 41 laga dan memburu kemenangan ke-11 beruntun!
Johan Kristiandi - Selasa, 06 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Kroasia vs Spanyol, Live di Sini!
Bagikan