Berkat hasil ini, Kroasia sementara menempati peringkat tiga klasemen dengan torehan angka tiga. Sementara Kamerun telah menutup peluang untuk melenggang ke babak berikutnya. Laga penentuan Kroasia akan terjadi di pertandingan ketiga saat menghadapi Meksiko di Arena Pernambuco pada 23 Juni nanti. Babak pertama, praktis menjadi milik Kroasia. Tampil dominan sepanjang 45 menit, The Blazers unggul terlebih dahulu berkat gol Ivica Olic. Sementara Kamerun harus bermain dengan 10 pemain setelah Alexandre Song mendapat kartu merah langsung akibat memukul Mario Mandzukic. Selepas turun minum, Kroasia semakin menunjukkan dominasinya atas Kamerun. Laga baru berjalan tiga menit, Itandje melakukan kesalahan saat melepaskan tendangan gawang. Bola justru mengarah ke Ivan Perisic yang kemudian berakselerasi dari tengah lapangan di sisi kiri menuju area penalti Tim Singa Afrika. Tanpa kesalahan, Perisic menghujamkan sepakan keras kaki kiri ke dalam gawang Itandje. Dua menit berselang, armada Niko Kovac mendapat peluang emas untuk memperlebar jarak. Mandzukic gagal memanfaatkan umpan terobosan Sammir dari sepertiga lapangan saat tinggal berhadapan dengan Itandje, lantaran mendapat gangguan dari Nicolas N’Koulou dan bola hanya menyamping ke sisi kanan gawang. Barisan pertahanan Kamerun terlihat bekerja ekstra keras dalam menghalau setiap serangan Kroasia. Berkali-kali, Darijo Srna dan kolega membahayakan gawang Itandje. Seperti saat upaya N’Koulou menggagalkan sepakan keras Luka Modric dari luar kotak penalti pada menit 60 dan hanya menghasilkan sepak pojok. Bola akhirnya kembali bersarang di gawang Kamerun untuk kali ketiga di menit 61, setelah sundulan Mario Mandzukic yang menyambut tendangan sudut Danijel Pranjic gagal dimentahkan Itandje. Sebagai catatan, ini pertama kalinya lagi Kroasia berhasil mencetak tiga gol sejak terakhir mengemas kemenangan 3-0 atas Jerman di perempatfinal Piala Dunia 1998. Unggul 3-0, Kroasia sedikit mengendurkan serangan. Alhasil, Kamerun sedikit bisa mengembangkan permainan. Menit 69, Stephane Mbia coba memperkecil keadaan. Namun sayang, sepakan Mbia dari jarak jauh hanya melambung tipis di atas pojok kiri gawang. Memasuki menit 73 Kroasia semakin tak terjangkau setelah Mandzukic membukukan gol keduanya di laga ini. Lagi-lagi serangan terbangun dari Srna di sisi kanan, yang memberikan umpan tarik kepada Eduardo. Awalnya Itandje mampu menepis usaha Eduardo yang mengarah ke pojok kanan bawah, namun bola liar berhasil disambar oleh Mandzukic. Jelang laga bubar, Kroasia mendapat dua kesempatan emas melalui Ante Rebic dan Ivan Rakitic. Sepakan Rebic masih bisa digagalkan Itandje, sedangkan Rakitic tak sanggup menghempaskan tembakan walau sudah berhadapan dengan gawang kosong. Kamerun sempat berpeluang menipiskan skor melalui sundulan Pierre Webo usai menyambut umpan manis Assou-Ekotto. Anak-anak asuh Volker Finke tampak sangat frustasi. Assou-Ekotto bahkan sampai ribut dengan teman sendiri, Moukandjo. Hingga bubar skor 4-0 tetap bertahan. Susunan pemain Kamerun (4-1-4-1): Itandje; Mbia, N’Koulou, Chedjou (Nounkeu 45’), Assou-Ekotto; Matip; Moukandjo, Song, Enoh, Choupo-Moting (Salli 75’); Aboubakar (Webo 70’) Kroasia (4-2-3-1): Pletikosa; Srna, Corluka, Lovren, Pranjic; Modric, Rakitic; Perisic (Rebic 78’), Sammir (Kovacic 72’), Olic (Eduardo 69’); Mandzukic
Lumat Kamerun, Kroasia Buka Peluang Lolos Fase Grup Grup A
BolaSkor - Rabu, 18 Juni 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Senin, 08 Juni 2026
Hasil Pertandingan: Norwegia Imbang, Italia dan Kroasia Menang
Rabu, 03 Juni 2026
Hasil Laga Pemanasan Jelang Piala Dunia 2026: Belgia Kalahkan Kroasia, Maroko Pesta Gol
Selasa, 02 Juni 2026
Jadwal Live Streaming Kroasia vs Belgia: Pemanasan Jelang Piala Dunia 2026, Kick-off Selasa (02/06) Malam WIB
Selasa, 02 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Kroasia vs Belgia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Sabtu, 09 Mei 2026
Kilas Balik - Cerita Manis Tim Debutan Kroasia Era Davor Suker di Piala Dunia 1998
Sabtu, 15 November 2025
Kroasia Lolos ke Piala Dunia 2026, Luka Modric Akan Samai Rekor Lothar Matthaeus, Cristiano Ronaldo, dan Lionel Messi
Rabu, 10 September 2025
Permalukan Andre Onana dan Bryan Mbeumo, Cape Verde di Ambang Sejarah Partisipasi Piala Dunia
Rabu, 16 Juli 2025
Luka Modric Ungkap Alasan Gabung AC Milan
Selasa, 01 Juli 2025
Gelandang Inter Milan Tak Sabar Hadapi Luka Modric di Derby della Madoninna
PILIHAN EDITOR
Senin, 08 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 2010: Fenomena Lagu Waka Waka dan Sejarah Sepak Bola Spanyol
Minggu, 07 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 2006: Ketika Calciopoli dan Tandukan Zidane Tidak Mampu Membendung Magis Italia
Sabtu, 06 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 2002: Kejutan Korea Selatan dan Kejayaan Brasil di Asia
Sabtu, 06 Juni 2026
6 Rekor yang Bisa Dipecahkan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026
Sabtu, 06 Juni 2026
Kisah Kakak Beradik Dua Negara, Guela dan Desire Doue Menempuh Jalan Berbeda Menuju Piala Dunia
Jumat, 05 Juni 2026
Cerita Cape Verde, Debutan Piala Dunia 2026 yang Menyimpan Kejutan
Jumat, 05 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1998: Ketika Prancis Juara untuk Pertama Kalinya
Kamis, 04 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1994: Penalti Roberto Baggio dan Suka Cita Brasil di Amerika Serikat
Kamis, 04 Juni 2026
5 Pemain Termuda di Piala Dunia 2026, Salah Satunya Titisan Mesut Ozil
Rabu, 03 Juni 2026