BolaSkor.com - Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, mengungkap perkembangan proses naturalisasi dua pemain keturunan, Luke Vickery dan Mitchell Baker.
Sumardji menjelaskan bahwa kualitas dan kemampuan kedua pemain itu dalam pantauan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.
Baca Juga:
Tak Masuk Dalam Skuad Timnas Indonesia, Mees Hilgers Terlihat Ikut Latihan
Marselino Ferdinan Comeback ke Timnas Indonesia, John Herdman Bikin Terkesan
Jordi Amat, Eliano Reijnders, hingga Marc Klok Dicoret John Herdman dari Skuad Timnas Indonesia
Jika sesuai kebutuhan dan kriteria John Herdman, Sumardji tak menutup kemungkinan proses naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker bisa dipercepat.
"Pertanyaan yang susah saya jawab, karena semua berproses. Dan berproses itu tentu kan kita akan melihat beberapa hari latihan ini seperti apa. Apakah sesuai dengan apa yang diinginkan oleh pelatih atau tidak," kata Sumardji kepada awak media termasuk BolaSkor.com di Jakarta.
"Ketika itu sesuai, maka itu memudahkan proses ke depannya untuk bisa kita percepat. Kalau ditanya targetnya, ya, nanti kita akan evaluasi," ujar Sumardji.
Alasan Luke Vickery dan Mitchell Baker Diundang ke TC Timnas Indonesia

Calon pemain Timnas Indonesia, Matthew Baker. (Instagram)
Sumardji menjelaskan bahwa faktor yang dia sebutkan di atas jadi alasan John Herdman mengundang Luke Vickery dan Mitchell Baker ke Jakarta untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia.
Meski mereka tak masuk skuad untuk dua laga FIFA Matchday kontra Oman (5 Juni) dan Mozambik (9 Juni) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, John Herdman bisa memantau langsung kemampuan, proses adaptasi, hingga chemistry keduanya bersama pemain lain.
"Memang kita ingin tahu seperti apa kedua pemain yang akan kita naturalisasi. Jadi, jadi kita melihat perkembangannya nanti beberapa hari latihan ini seperti apa. Apakah nanti memang sesuai dengan apa yang kita inginkan, yang pelatih inginkan atau tidak," ujar Sumardji.
"Tentu, itu semua adalah proses pemanggilan, dilihat bagaimana perkembangan ke depannya seperti apa," tutur anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI tersebut.