BolaSkor.com - Juara dunia MotoGP tiga kali, Jorge Lorenzo, memberikan dukungan kepada pembalap Ducati Lenovo, Francesco ‘Pecco’ Bagnaia.
Lorenzo percaya bahwa pembalap asal Italia itu bisa comeback pada MotoGP 2026 dan bahkan menjadi kandidat juara.
Sebagaimana diketahui, Pecco Bagnaia melewati tahun 2025 dengan kurang baik dan bisa dibilang menjadi musim terburuknya.
Sepanjang musim, Pecco Bagnaia hanya mampu mengoleksi total dua kemenangan dan finis di posisi kelima.
Baca Juga:
Tim MotoGP Valentino Rossi Hadir dengan Nuansa Baru bersama Erspo
Debut di MotoGP 2026, Toprak Razgatlioglu Disebut Sebagai 'The Next Casey Stoner'
Kabarnya, performa buruknya pada MotoGP 2025 membuat posisi Pecco Bagnaia di tim pabrikan Ducati itu terancam.
Rumor yang beredar ialah pembalap muda yang kini berada di tim Red Bull KTM Factory Racing Team akan menggantikan posisi dari juara dunia MotoGP dua kali itu.
Meski demikian, Jorge Lorenzo melihat bahwa Pecco Bagnaia masih memiliki potensi untuk bangkit dan kembali bersaing untuk gelar juara dunia.
“Pecco (Bagnaia) adalah seorang juara dunia, dia adalah pembalap yang luar biasa, sangat cepat di lintasan, bertalenta, dan teliti,” kata Lorenzo dilansir dari Crash, Jumat (13/2).
“Dia tidak menunjukkan hal-hal itu pada musim lalu,” lanjutnya.
Tunggu Terbiasa dengan Motor
Menurut Jorge Lorenzo, Pecco Bagnaia tinggal mencari kenyamanan dengan kuda besi yang dikendarainya.
Apabila dia sudah nyaman dengan motornya, maka Pecco Bagnaia memiliki potensi untuk kembali menjadi juara dunia MotoGP.
“Hasil buruk yang didapatkannya tidak mencerminkan kemampuannya, dan saya pikir ketika dia merasa lebih nyaman dengan motornya, dia akan menunjukkan bahwa dia adalah kandidat juara,” tegas Lorenzo.
Dikabarkan bahwa Pecco Bagnaia kesulitan untuk mengendarai motor Ducati GP25 musim lalu karena beberapa hal kecil.
Berdasarkan pengalaman pribadi, Jorge Lorenzo menilai bahwa sekecil apapun perubahan di motor, maka itu akan memberikan dampak yang sangat besar kepada sang pembalap yang mengendarainya.
“Di lingkungan ini, di mana semua pesaing adalah yang terbaik dari yang terbaik, detail kecil sangatlah penting,” tutur Lorenzo.
“Saya ingat pada saat di Yamaha pada 2014, musim sebelumnya saya bersaing sengit dengan Marc Marquez. Saya tampil baik, tetapi ada pergantian peraturan yang membuat motor berubah drastis,” ungkapnya.
Penulis: Gazza Roosaryatama