Argentina yang memburu tiket 16 besar mampu mendominasi laga di babak pertama. Meski begitu pasukan Alejandro Sabella tidak dengan mudah membobol gawang Iran. Pasalnya permainan bertahan yang diterapkan Carlos Queiroz di kubu Iran, mampu menyulitkan Argentina untuk mencetal gol. Queiroz menumpuk para pemainnya di daerah pertahanan sehingga Lionel Messi dan kawan-kawan kesulitan untuk menembus rapatnya dili pertahanan Iran. Memulai babak pertama, justru Iran yang memperoleh peluang lebih dulu di menit 4. Umpan tendangan bebas Ashkan Dejagah mampu ditanduk Jalal Hosseini, sayang bola masih melenceng di sisi kanan gawang Sergio Romero. Setelah peluang Iran, Argentina menciptakan dua peluang berbahaya lewat sepakan Lionel Messi di menit 11. Sayang bola masih bisa diblok pemain belakang Iran. Tiga menit berselang, giliran sepakan Gonzalo Higuain yang masih bisa dimentahkan kiper Iran, Alireza Haghighi. Menit 19, Argentina kembali gagal memanfaatkan peluangnya. Kali ini sepakan kaki kiri Angel Di Maria malah melambung di atas mistar gawang Haghighi. Hingga memasuki setengah babak pertama, Argentina begitu kesulitan menembus lini pertahanan Iran yang tampil cukup konsisten. Peluang Argentina kembali gagal di menit 36, umpan tendangan bebas Lionel Messi tak mampu dimaksimalkan dengan sempurna oleh Ezequiel Garay. Tandukan Garay yang sudah berdiri di mulut gawang, lagi-lagi masih melambung di atas mistar gawang. Iran yang lebih banyak tertekan sempat mendapatkan peluang di menit 42, kembali lewat tandukan Jalal Hosseini. Memanfaatkan umpan sepak pojok Ashkan Dejagah, tandukan Hosseini masih tipis berada di atas mistar gawang Sergio Romero. Hingga menjelang babak pertama berakhir, Argentina tak kunjung mampu membobol gawang Iran. Tandukan bek tengah Federico Fernandez memanfaatkan sepak pojok Anegl DI Maria, juga masih belum mampu membobol gawang Iran. Hasil imbang tanpa gol pun bertahan hingga turun minum. Susunan Pemain: Argentina (4-3-3): 1. Sergio Romero (Gk); 4. Pablo Zabaleta, 17. Federico Fernandez, 2. Ezequiel Garay, 16. Marcos Rojo; 14. Javier Mascherano; 5. Fernando Gago, 7. Angel Di Maria; 10. Lionel Messi (C), 9. Gonzalo Higuain, 20. Sergio Kun Aguero. Pelatih: Alejandro Sabella (Argentina) Iran (4-2-3-1): 12. Alireza Haghighi (Gk); 15. Pejman Montazeri, 4. Jalal Hosseini, 5. Amir Hossein Sadeqi, 23. Mehrdad Pooladi; 14. Andranik Teymourian, 6. Javad Nekounam (C); 7. Masoud Shojaei, 3. Ehsan Hajsafi, 21. Ashkan Dejagah; 16. Reza Ghoochannejhad. Pelatih: Carlos Queiroz (Portugal)
Iran Tahan Argentina Tanpa Gol SementaraBabak I
BolaSkor - Sabtu, 21 Juni 2014
- #Ezequiel Garay
- #Angel Di Maria
- #Sergio Romero
- #Grup F
- #Piala Dunia 2014
- #Ashkan Dejagah
- #Jalal Hosseini
- #Alejandro Sabella
- #Alireza Haghighi
- #Lionel Messi
- #Gonzalo Higuain
- #Federico Fernandez
- #Carlos Queiroz
Bagikan
BERITA TERKAIT
Sabtu, 03 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Argentina vs Burkina Faso, Live di Sini!
Kamis, 01 Oktober 2026
Hasil Argentina vs Bolivia: Albiceleste Mengawali Era Tanpa Messi dengan Pesta Gol
Kamis, 01 Oktober 2026
Link Streaming Argentina vs Bolivia, Live Sebentar Lagi di Sini!
Rabu, 30 September 2026
Argentina Tak Buru-buru Cari Suksesor Lionel Messi
Rabu, 30 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Argentina vs Bolivia, Live di Sini!
Rabu, 30 September 2026
Lionel Messi Main pada Laga Argentina vs Bolivia? Scaloni Ungkap Jawabannya
Rabu, 30 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Argentina vs Bolivia: Menghapus Luka Final Piala Dunia
Kamis, 24 September 2026
Alasan Mengapa Cristiano Ronaldo Tak Ikuti Jejak Lionel Messi, Pensiun dari Panggung Internasional
Selasa, 22 September 2026
Timnas Argentina Menatap Era Baru Tanpa Sang GOAT, Lionel Messi
Senin, 21 September 2026
Portofolio Bisnis Lionel Messi: dari Properti, Lelang Karya Digital, hingga Rumah Sakit Anak
PILIHAN EDITOR
Senin, 05 Oktober 2026
Mexx Meerdink, Striker Nomor 9 yang Dirindukan Timnas Belanda
Jumat, 02 Oktober 2026
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026