Kandidat terkuat adalah Lionel Messi. Bukan hanya sukses sebagai pengatur serangan, di perhelatan Piala Dunia ini Messi berhasil membukukan empat gol dan satu assist. Bukan hanya berpeluang meraih predikat pemain terbaik, Messi juga punya peluang menjadi pencetak gol terbanyak lantaran pemimpin top skor saat ini, James Rodriguez, yang mengemas enam gol sudah terhenti karena Kolombia kandas di perempat final. Pemain 27 tahun itu juga tercatat meraih man of the match sebanyak empat kali dari lima pertandingan di Piala Dunia. FIFA sendiri memberi nilai rata-rata performa 9,45 kepada Lionel Messi. Messi punya pesaing terberat. Adalah David Luiz yang meraih indeks performa tertinggi sepanjang perhelatan Piala Dunia 2014. Pemain yang akan tampil bersama Paris Saint-Germain musim depan itu mencatat poin 9,79. Melampaui James Rodriguez yang sebelumnya memimpin daftar persentase penampilan dengan angka 9,74. Penilaian ini berdasarkan sejumlah catatan impresif yang berhasil ditorehkan pemain bertahan 27 tahun itu. Tampil di lima pertandingan, Luiz berhasil mengemas dua gol. Tak hanya sering membantu serangan, pemain yang berposisi sebagai bek tengah itu juga terlihat sangat tangguh di barisan pertahanan Tim Samba. Luiz tercatat tiga kali melakukan tekel bersih dan empat kali menghalau peluang lawan. Meski sembilan kali telah melakukan pelanggaran, Luiz belum sekalipun mendapat kartu kuning. Catatan lain, David Luiz dinobatkan menjadi man of the match kala menyingkirkan Kolombia di fase delapan besar. Tim nasional Jerman menyumbang Thomas Mueller untuk mendapat gelar pemain terbaik. Kontribusi Mueller di lima pertandingan terakhir terbukti sukses mengantar Jerman hingga mencapai babak semifinal. Empat gol, dua assist dan dua kali menjadi man of the match sementara jadi raihan terbaik penyerang Bayern Muenchen itu. FIFA pun memberikan nilai rata-rata performa 9,48 kepada salah satu pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2010 itu. Tim yang terakhir mencapai empat besar Belanda memiliki Arjen Robben. Permain yang bertransformasi dari winger menjadi penyerang itu telah mendulang tiga gol dan satu assist serta didapuk sebagai man of the match di dua laga melawan Chili dan Australia. Keunggulan Robben terletak pada kecepatan dalam berakselerasi. FIFA mencatat, pemain 30 tahun itu beraksi solorun atau menggiring bola ke area pertahanan lawan sebanyak 14 kali. Sesuai dengan catatan rating, Robben mengumpulkan nilai 9,66 atau penyerang terbaik kedua setelah bomber Prancis, Karim Benzema, yang memiliki angka 9,7. Maka, siapa yang pantas mendapat gelar pemain terbaik Piala Dunia 2014?
Ini Calon Pemain Terbaik Piala Dunia 2014
BolaSkor - Sabtu, 05 Juli 2014
- #Pemain Terbaik
- #Arjen Robben
- #Thomas Mueller
- #Piala Dunia
- #Pemain Terbaik Piala Dunia 2014
- #Piala Dunia 2014
- #Lionel Messi
- #David Luiz
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 15 Juli 2026
Prediksi dan Statistik Inggris vs Argentina: Pertemuan Dua Rival Klasik dalam Sejarah Sepak Bola Dunia
Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Selasa, 14 Juli 2026
Harga Tiket Inggris vs Argentina Melambung, Jauh Lebih Mahal daripada Prancis Lawan Spanyol
Selasa, 14 Juli 2026
Argentina Minta Pakai Jersey Tandang saat Lawan Inggris, Apa Alasannya?
Selasa, 14 Juli 2026
5 Momen Terhebat Inggris vs Argentina di Piala Dunia
PILIHAN EDITOR
Rabu, 15 Juli 2026
8 Fakta Menarik Usai Spanyol ke Final Piala Dunia 2026 Setelah Menyingkirkan Prancis
Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Selasa, 14 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Inggris di Era Thomas Tuchel
Selasa, 14 Juli 2026
Menilik 4 Pelatih di Semifinal Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Jadi yang Terbaru
Selasa, 14 Juli 2026
Kisah di Balik Rakun Taksidermi, Oleh-oleh Erling Haaland dari Piala Dunia 2026
Senin, 13 Juli 2026
5 Pertandingan Ikonik Prancis vs Spanyol: Dari Blunder Arconada hingga Hujan Gol di Stuttgart
Senin, 13 Juli 2026
Bedah Kekuatan Spanyol: Satu-satunya Tim yang Dianggap Bisa Menggagalkan Prancis Juara
Senin, 13 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Prancis, Tim yang Nyaris Sempurna
Senin, 13 Juli 2026