Dalam laga tersebut, I Giallorossi yang sempat tertinggal lebih dulu mampu menyamakan kedudukan lewat gol Fransesco Totti di menit 23. Hasil ini dipandang Garcia merupakan hasil yang sangat baik bagi timnya, mengingat Roma tak menjadi unggulan dalam laga ini. Garcia mengatakan jika para pemainnya mampu bekerja keras dan memberikan penampilan terbaiknya, sehingga membuat para bintang Manchester City cukup kerepotan untuk menembus pertahanan Roma. "Kami membuktikan diri jika kami sudah mencapai standarisasi level Eropa di grup ini. Saya puas sudah melihat sisi permainan Roma dengan karakter yang sebenarnya. Saya juga bangga kepada para pemain" ujar Garcia dikutip Football-Italia. "Saya pikir hasil ini memberikan kepercayaan diri bagi para pemain. Babak kualifikasi memang belum usai, tapi kemenangan malam ini membuat kami unggul tiga poin dari City. Kami memiliki pemain dengan bakat besar, malam ini kita melihat mereka memberikan segalanya, kerja keras di lini pertahanan dan menjaga para pemain lawan seperti David Silva," sambung garcia. Garcia juga senang dengan permainan yang ditampikan bek anyar, Ashley Cole. Cole kembali ke Inggris setelah hijrah dari Chelsea ke Roma awal musim ini. Menurut Garcia, bek 33 tahun tersebut memiliki mental juara sejati. "Ini malam yang luar biasa baginya, mungkin udara di Inggris membuatnya merasa sangat senang. Ashley selalu melakukan yang terbaik bersama kami, malam ini dia membuktikan dirinya sebagai juara sejati," Pungkas Garcia.
Imbangi City, Rudi Garcia Puji Para Pemain Roma
BolaSkor - Selasa, 30 September 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 02 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Kroasia vs Belgia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Senin, 01 Juni 2026
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Minggu, 31 Mei 2026
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026
Daftar Lengkap Juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026: PSG Tambah Piala
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026