Defisit tiga gol, Swiss langsung ambil inisiatif serangan lebih dulu sesaat babak kedua dimulai. Haris Seferovic langsung menggebrak pertahanan Prancis saat laga babak kedua baru berjalan semenit. Sayang sepakan Sefrovic masih berada di atas mistar gawang Hugo Lloris. Pelatih Swiss Ottmar Hitzfeld, menggantikan Valon Behrami dengan gelandang asal Napoli, Blerim Dzemaili. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara sistem penyerangan dan pertahanan. Apalagi Swiss kebobolan tiga gol di babak pertama akibat kesalahan dalam sistem transisi dari menyerang menuju bertahan. Swiss yang bernafsu untuk memperkecil ketinggalannya lebih banyak melakukan tembakan-tembakan dari luar kotak penalti. Tercatat Swiss memiliki beberapa peluang masing-masing lewat Haris Seferovic, Granit Xhaka, dan Blerim Dzemaili. Sayang ketiga peluang tersebut masih belum bisa menciptakan angka bagi Swiss. Prancis yang sudah unggul tiga gol bermain cukup tenang di babak kedua, anak asuh Didier Deschamps lebih banyak mengandalkan serangan balik. Olivier Giroud sempat menciptakan peluang lewat sepakannya menit 55. Pun dengan Karim Benzema yang sepakannya masih bisa diblok pemain bertahan Swiss menit 60. Didier Deschamps sedikit mengurangi daya serang dan lebih berkonsentrasi untuk memperkuat lini tengah. Deschamps kemudian memasukan bintang muda Juventus Paul Pogba, dan menarik Olivier Giroud di menit 62. Keunggulan Prancis juga harus dibayar mahal setelah defender andalan Mamadou Sakho harus ditarik keluar lapangan akibat cedera di menit 66. Posisinya kemudian digantikan ooleh Laurent Koscielny. Swiss kembali mendapatkan peluang emas lewat Admer Mehmedi menit 64. Sayang, Mehmedi yang berdiri tanpa pengawalan malah gagal membobol gawang Hugo Lloris, tendangannya malah melambung di atas mistar gawang. Kembali lewat sebuah skema serangan balik, Karim Benzema berhasil memperbesar keunggulan Prancis lewat gol di menit 67. Benzema sukses memanfaatkan umpan cantik pemain pengganti, Paul Pogba, untuk membawa Prancis memperbesar skor menjadi 4-0. Overlaping yang dilakukan Patrice Evra hampir saja memperbesar keunggulan Prancis. Evra mengakhiri kerjasama satu duanya dengan Mathieu Valbuena. Sayang sepakannya masih melambung di atas mistar gawang. Swiss benar-benar hancur setelah Prancis membukuka gol ke-5 lewat sepakan Moussa Sissoko di menit 73. Lagi-lagi lewat serangan balik, Sissoko mampu mengkonversi umpan terukur Karim Benzema dengan sepakan mendatar. Gawang Diego Benaglio bobol untuk kali kelima. Unggul lima gol, serangan Prancis semakin menjadi. Tercatat dua kali peluang yang diperoleh Prancis masing-masing lewat Mathieu Valbuena dan Blaise Matuidi, membuat Diego Benaglio harus jatuh bangun menahan gempuran Prancis. Swiss akhirnya mampu memperkecil ketinggalan lewat tendangan bebas jarak jauh Blerim Dzemaili di menit 81. Sepakan keras mendatar Dzemaili meluncur tajam ke sudut kanan bawah gawang tanpa bisa dihalau Hugu Lloris. Swiss kembali memperkecil kedudukan lewat gol indah Granit Xhaka di menit 88, skor menjadi 5-2. Hingga akhir pertandingan, Prancis tetap unggul 5-2 atas Swiss. Hasil ini membawa Les Blues memastikan diri lolos ke babak 16 besar menyusul Belanda, Kolombia, dan Kosta Rika yang sudah lebih dulu lolos. Tim Ayam Jantan juga menjadi pemuncak Grup E dengan raihan poin 6. Meski Kalah, peluang Swiss masih terbuka dengan catatan anak asuh Ottmar Hitzfeld harus menang di laga terakhir kontra Honduras pada tanggal 26 Juni 2014 mendatang. Swiss tetap berada di urutan kedua klasemen dengan poin 3. Susunan Pemain: Swiss (4-2-3-1): 1. Diego Benaglio (Gk); 2. Stephan Lichtsteiner, 20. Johan Djourou, 5. Steve Von Bergen (Philippe Senderos'9), 13. Ricardo Rodriguez; 11. Valon Behrami (15. Blerim Dzemaili'45), 8. Gokhan Inler (C); 23. Xherdan Shaqiri, 10. Granit Xhaka, 18. Admer Mehmedi; 9. Haris Seferovic. Pelatih: Ottmar Hitzfeld (Jerman) Prancis (4-3-3): 1. Hugo Lloris (Gk) (C); 2. Mathieu Debuchy, 4. Raphael Varane, 5. Mamadou Sakho (Laurent Koscielny'66), 3. Patrice Evra; 18. Moussa Sissoko, 6. Yohan Cabaye, 14. Blaise Matuidi; 8. Mathieu Valbuena (Antoine Griezmann'82), 9. Olivier Giroud (Paul Pogba'63), 10. Karim Benzema. Pelatih: Didier Deschamps (Prancis)
Hancurkan Swiss, Prancis Injak 16 BesarGrup E
BolaSkor - Jumat, 20 Juni 2014
- #Salvador
- #Granit Xhaka
- #Grup E
- #Ottmar Hitzfeld
- #Valon Behrami
- #Diego Benaglio
- #Moussa Sissoko
- #Arena Fonte Nova
- #Paul Pogba
- #Hugo Lloris
- #Blaise Matuidi
- #Piala Dunia 2014
- #Blerim Dzemaili
- #Didier Deschamps
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 28 Mei 2026
Lebih dari 600 Juta Euro, Belanja Pemain Manchester United di Serie A Sejak 2015/2016
Selasa, 05 Mei 2026
Mantan Kapten Arsenal Cocok Jadi Jenderal Lini Tengah Manchester United
Sabtu, 02 Mei 2026
Profil Tim Kandidat Juara Piala Dunia 2026: Timnas Prancis, Les Bleus Semakin Berbahaya di Era Didier Deschamps
Jumat, 24 April 2026
7 Pelatih dengan Bayaran Tertinggi di Piala Dunia 2026
Rabu, 22 April 2026
Bruno Fernandes Bisa Raih Ballon d'Or, jika Main bersama Manchester City
Selasa, 21 April 2026
Calon Pelatih Baru Real Madrid Mulai Terungkap, Tiga Nama Jadi Kandidat
Kamis, 16 April 2026
Cedera Parah dan Absen di Piala Dunia 2026, Hugo Ekitike Dapat Dukungan dari Deschamps
Senin, 13 April 2026
Kabar dari Real Madrid: Toni Kroos Kembali, Didier Deschamps Calon Pelatih Baru
Jumat, 27 Maret 2026
Hasil Laga Persahabatan: Bermain dengan 10 Pemain, Prancis Tekuk Brasil 2-1
PILIHAN EDITOR
Rabu, 03 Juni 2026
Profil 11 Stadion Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat
Rabu, 03 Juni 2026
Sejumlah Rekor yang Bisa Dipecahkan Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Selasa, 02 Juni 2026
Tua-tua Keladi, 6 Pemain di Atas 40 Tahun yang Mentas pada Piala Dunia 2026
Senin, 01 Juni 2026
Profil Grup L Piala Dunia 2026: Inggris dan Kroasia Saling Sikut, Ghana Kuda Hitam
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026
5 Klub Tersubur dalam Sejarah Liga Champions, PSG Samai Barcelona
Jumat, 29 Mei 2026