Prancis Dilumat Inggris 4-6, Perpisahan Pahit Didier Deschamps

Didier Deschamps mengakhiri kiprahnya bersama Prancis setelah kalah 4-6 dari Inggris. Mbappe dan FFF memberikan penghormatan emosional.
Arief HadiArief Hadi - Minggu, 19 Juli 2026
Prancis Dilumat Inggris 4-6, Perpisahan Pahit Didier Deschamps
Didier Deschamps (Foto: Laman Resmi Federasi Sepak Bola Prancis)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com – Akhir perjalanan legendaris Didier Deschamps bersama timnas Prancis harus ditutup dengan cara yang sangat menyakitkan pada perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026.

Skuad Les Bleus dipaksa menyerah kalah dengan skor mencolok 4-6 dari Inggris di Miami Stadium, Minggu (19/07) pagi WIB.

Prancis sempat tertinggal telak 0-4 pada babak pertama sebelum akhirnya bangkit memperkecil kedudukan di babak kedua.

Baca Juga:

Rating Pemain Prancis vs Inggris: Meledaknya Bukayo Saka di Perebutan Tempat Ketiga

Hasil Piala Dunia 2026: Drama 10 Gol, Inggris Kalahkan Prancis 6-4

14 Tahun Menangani Prancis, Didier Deschamps Akan Pergi dengan Kepala Tegak

Kekalahan ini sekaligus menandai akhir dari 14 tahun masa kepemimpinan luar biasa Deschamps, yang berakhir dengan catatan total 185 pertandingan sebagai pelatih.

Tanggung Jawab Deschamps

Selebrasi
Selebrasi Jude Bellingham, Bukayo Saka, dan Reece James saat Inggris menumbangkan Prancis 6-4. (X/england)

Usai peluit panjang dibunyikan, Deschamps tidak mencari kambing hitam atas rapuhnya performa Prancis di paruh pertama pertandingan.

Pelatih yang membawa Prancis juara dunia 2018 ini pasang badan dan mengakui kesalahannya dalam meramu strategi awal.

Ini adalah kekalahan, tetapi kami sempat tertinggal 4-0. Kami menunjukkan babak pertama yang tidak dapat diterima,

kata Deschamps dikutip dari L'Equipe.

"Ada sebuah reaksi, dengan hal-hal yang kami tahu cara melakukannya dengan baik. Kami memiliki dua peluang untuk menjadikannya 4-4, tetapi kami menekan sedikit lebih ke depan," tuturnya.

"Itulah yang kami tahu cara melakukannya, tetapi kami tidak melakukannya. Ini adalah kesalahan saya karena saya pasti tidak melakukan apa yang diperlukan di babak pertama."

Didier
Didier Deschamps (@_BeFootball)

Kegagalan membawa pulang medali perunggu melengkapi kedukaan Prancis setelah sebelumnya impian juara mereka dihancurkan Spanyol di semifinal.

Kendati demikian, sang arsitek tetap merasa bangga dengan perjalanan emosional tim selama delapan minggu di Amerika Utara.

Akan lebih baik jika bisa finis di peringkat ketiga. Kami datang ke sini dengan banyak ambisi. Kami berhasil melakukan beberapa hal positif.

"Kami gagal dalam pertandingan melawan Spanyol, dan mereka tahu bagaimana tampil melawan kami. Ini adalah kelompok dengan kualitas sepak bola. Ada cukup talenta untuk mendapatkan hasil," jelas Deschamps.

Penghormatan dari FFF dan Pesan Haru Kylian Mbappe

Prancis
Didier Deschamps di Piala Dunia 1998 (Foto: The Athletic)

Meskipun ditutup dengan kekalahan pahit, Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) tetap memberikan apresiasi dan penghormatan setinggi langit atas dedikasi tanpa henti Deschamps sejak tahun 2012 silam.

Lewat rilis resminya, FFF menilai Deschamps telah mengembalikan martabat sepak bola Prancis di kancah dunia.

"Didier Deschamps mewujudkan standar tinggi, kedisiplinan, rasa kolektivitas, dan cinta pada jersey biru."

Di bawah kepemimpinannya selama 14 tahun, tim Prancis mendapatkan kembali kredibilitas, rasa hormat, dan kasih sayang sembari tetap berada di tingkat tertinggi di dunia,

tulis pernyataan resmi FFF.

Ungkapan rasa terima kasih dan salam perpisahan yang emosional juga datang dari kapten sekaligus penyerang andalan mereka, Kylian Mbappe.

Lewat media sosial, pemain berusia 27 tahun itu berpesan soal Deschamps.

"Hari ini adalah tarian terakhir Anda. Anda, yang telah memberi kami begitu banyak hal. Kami seharusnya memberi Anda akhir yang lebih baik, tetapi kami gagal," kata Mbappe.

"Menuangkan ke dalam kata-kata tentang apa yang telah Anda bawa selama 14 tahun sangatlah sulit, karena Anda telah menjadi sosok penting dalam kelahiran kembali tim ini."

Orang-orang tidak selalu tahu bagaimana menghargai kehebatan Anda, tetapi waktu dan sejarah yang akan mengurus hal itu. Saya merasa istimewa bisa berada di samping salah satu legenda terbesar negara kami.

"Saya hanya akan menyimpan kenangan indah dari semua yang telah kami alami dan raih bersama. Saya mendoakan yang terbaik untuk petualangan baru Anda," urai Mbappe.

Didier deschamps Prancis Timnas Prancis Piala Dunia 2026 Kylian Mbappe Inggris Timnas Inggris

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Eropa
Thomas Tuchel Ungkap Alasan Panggil Cole Palmer dan Trent Alexander-Arnold ke Timnas Inggris
Thomas Tuchel ungkap alasan panggil kembali Cole Palmer dan Trent Alexander-Arnold ke skuad Timnas Inggris untuk UEFA Nations League.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 18 September 2026
Thomas Tuchel Ungkap Alasan Panggil Cole Palmer dan Trent Alexander-Arnold ke Timnas Inggris
Ragam
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Harry Kane punya tiga alasan kuat untuk memenangkan Ballon d'Or 2026, dari dominasi di Jerman hingga performa impresif bersama Timnas Inggris.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Spanyol
Terungkap, Lamine Yamal Tidak Bahagia meski Juara Piala Dunia 2026 dengan Spanyol
Lamine Yamal mengaku tidak bahagia dengan penampilannya meski membawa Spanyol juara Piala Dunia 2026. Ia merasa masih bisa tampil lebih baik.
Arief Hadi - Senin, 14 September 2026
Terungkap, Lamine Yamal Tidak Bahagia meski Juara Piala Dunia 2026 dengan Spanyol
Spanyol
Pede Bicara soal Ballon d'Or 2026, Kylian Mbappe: Tidak Ada Pemain yang Lebih Baik dari Saya
Kylian Mbappe yakin bisa memenangkan Ballon d'Or 2026. Bintang Real Madrid itu bahkan menegaskan tidak ada pemain yang lebih baik darinya.
Arief Hadi - Sabtu, 12 September 2026
Pede Bicara soal Ballon d'Or 2026, Kylian Mbappe: Tidak Ada Pemain yang Lebih Baik dari Saya
Spanyol
Kylian Mbappe Buka Suara soal Meme Diktator: Kesal Disamakan dengan Pembunuh
Kylian Mbappe buka suara soal meme yang menyamakannya dengan diktator. Bintang Real Madrid itu mengaku keberatan disamakan dengan pembunuh.
Johan Kristiandi - Sabtu, 12 September 2026
Kylian Mbappe Buka Suara soal Meme Diktator: Kesal Disamakan dengan Pembunuh
Eropa
Daftar Nominasi Ballon d'Or 2026: Harry Kane dan Lamine Yamal Jagoan Utama
France Football umumkan 30 nominasi Ballon d'Or 2026. Harry Kane dan Lamine Yamal jadi calon kuat, simak daftar lengkapnya di sini.
Gazza Roosaryatama - Selasa, 08 September 2026
Daftar Nominasi Ballon d'Or 2026: Harry Kane dan Lamine Yamal Jagoan Utama
Spanyol
Sesumbar Soal Ballon d'Or, Kylian Mbappe Disebut Kekanak-kanakan
Kylian Mbappe percaya diri pantas raih Ballon d'Or 2026. Christophe Dugarry sebut sikap bintang Real Madrid itu kekanak-kanakan.
Gazza Roosaryatama - Selasa, 08 September 2026
Sesumbar Soal Ballon d'Or, Kylian Mbappe Disebut Kekanak-kanakan
Italia
Paradoks Bernama Randal Kolo Muani
Ditebus Juventus €40 juta, Randal Kolo Muani justru mencatat rating Sofascore terendah di Serie A setelah tiga pertandingan.
Arief Hadi - Selasa, 08 September 2026
Paradoks Bernama Randal Kolo Muani
Sosok
8 Hal yang Perlu Diketahui dari Winger Liverpool Senilai 140 Juta Euro, Bradley Barcola
Bradley Barcola resmi bergabung dengan Liverpool senilai 140 juta euro. Simak 8 fakta menarik winger Prancis tersebut, termasuk nomor 29.
Arief Hadi - Rabu, 02 September 2026
8 Hal yang Perlu Diketahui dari Winger Liverpool Senilai 140 Juta Euro, Bradley Barcola
Spanyol
Cetak Gol ke-50, Lamine Yamal Sukses Lampaui Kylian Mbappe dan Erling Haaland
Lamine Yamal sukses cetak dua gol ke gawang Rayo Vallecano. Ia ukir rekor 50 gol untuk Barcelona di usia 19 tahun, lewati rekor Mbappe dan Haaland
Gazza Roosaryatama - Selasa, 01 September 2026
Cetak Gol ke-50, Lamine Yamal Sukses Lampaui Kylian Mbappe dan Erling Haaland
Bagikan