Nigeria dibekukan FIFA setelah pengadilan daerah memerintahkan pemecatan beberapa anggota Federasi Sepakbola Nigeria (NFF). Pengadilan juga memberikan mandat kepada Menteri olahraga untuk menunjuk seorang administrator sementara, yang secara halus telah meminta diadakannya pemilihan baru. Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Plateau di Jos awal pekan ini memerintahkan pemberhentian pimpinan NFF. Tak jelas apa maksud dari perintah tersebut dan mengapa mereka melakukannya. Menteri Olahraga Tammy Danagogo kemudian diangkat sebagai Sekretaris Jenderal NFF oleh Lawarence Longyir Katken. Namanya disebut-sebut di pertemuan luar biasa majelis umum NFF di Abuja pada hari Sabtu di mana semua ketua dan sekretaris dari NFF diperkirakan akan memilih kepemimpinan baru. Tapi FIFA memperingatkan hal tersebut tak akan mendapatkan toleransi. Suspensi untuk Nigeria tentunya mempengaruhi partisipasi tim nasional, junior dan klub dalam kompetisi internasional. "FIFA telah mencatat bahwa proses pengadilan dan perintah mencegah presiden NFF (Nigeria Football Federation), anggota Komite Eksekutif NFF, dan Kongres NFF dari urusan sepak bola Nigeria yang mendorong adanya suspensi sudah dicabut pada hari ini, Jumat, 18 Juli 2014," demikian pernyataan resmi FIFA. "Pencabutan hukuman ini berarti bahwa semua hak NFF sebagai anggota FIFA sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 Statuta FIFA, dikembalikan," lanjut pernyataan FIFA. NFF pun langsung bereaksi. Mereka memastikan bahwa tim nasional wanita U-20, Falconets, akan pergi ke Moncton, Kanada, pekan depan untuk menjalani pemusatan latihan terakhir menjelang bergulirnya turnamen FIFA Piala Dunia Putri U-20 yang berlangsung di negara tersebut. Demikian juga dengan tim putra U-17 yang akan terbang ke Kongo untuk kualifikasi Piala Afrika U-17 tahun 2015 pada Minggu (20/7/2014).
FIFA Cabut Hukuman Nigeria
BolaSkor - Sabtu, 19 Juli 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 04 Juni 2026
Kabar Piala Dunia 2026: Mendadak Revisi Aturan, FIFA Kini Melarang Penonton Bawa Botol Minum Isi Ulang ke Stadion
Kamis, 04 Juni 2026
8 Peraturan Baru di Piala Dunia 2026, dari Water Break Sampai Pemain Dikartu Merah jika Berbisik Tutup Mulut
Kamis, 04 Juni 2026
FIFA Rilis Album Resmi Piala Dunia 2026, Berisikan 18 Lagu dari Berbagai Musisi Ternama
Rabu, 03 Juni 2026
Persib Bandung Dapat Surat dari FIFA
Selasa, 02 Juni 2026
Aturan Baru FIFA, 'Haramball' Terancam di Piala Dunia 2026
Selasa, 12 Mei 2026
Situasi Bola Mati Jadi Senjata Andalan Arsenal, Tidak Akan Menjadi Tren di Piala Dunia 2026
Sabtu, 09 Mei 2026
Daftar Artis Pengisi Pembukaan Piala Dunia 2026, Lisa Blackpink hingga Katy Perry
Jumat, 08 Mei 2026
Tiket Piala Dunia 2026 Super Mahal, Kena Sindir Donald Trump
Jumat, 01 Mei 2026
AFC dan CAF Dukung Gianni Infantino Kembali Jadi Presiden FIFA
PILIHAN EDITOR
Kamis, 04 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1994: Penalti Roberto Baggio dan Suka Cita Brasil di Amerika Serikat
Kamis, 04 Juni 2026
5 Pemain Termuda di Piala Dunia 2026, Salah Satunya Titisan Mesut Ozil
Rabu, 03 Juni 2026
Profil 11 Stadion Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat
Rabu, 03 Juni 2026
Sejumlah Rekor yang Bisa Dipecahkan Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Selasa, 02 Juni 2026
Tua-tua Keladi, 6 Pemain di Atas 40 Tahun yang Mentas pada Piala Dunia 2026
Senin, 01 Juni 2026
Profil Grup L Piala Dunia 2026: Inggris dan Kroasia Saling Sikut, Ghana Kuda Hitam
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026