Football

Sport

Feature

Result

Show

Piala Dunia Internasional Berita

Dibantai Brasil 0-3, Skotlandia Medioker dan Layak Tersingkir di Piala Dunia 2026

Arief Hadi - Kamis, 25 Juni 2026

BolaSkor.com - Mantan pemain timnas Skotlandia, Craig Burley, melontarkan kritik sangat pedas setelah negaranya dihancurkan Brasil dengan skor telak 0-3 di Miami Stadium, Kamis (25/06) pagi WIB.

Ia menegaskan bahwa armada Steve Clarke sama sekali tidak layak lolos ke babak gugur Piala Dunia 2026.

Padahal sebelum laga, Skotlandia berada di posisi yang cukup menguntungkan karena hasil imbang atau kekalahan tipis saja sudah bisa mengunci tiket lolos.

Akibat kekalahan telak dari dua gol Vinicius Junior dan Matheus Cunha, Skotlandia kini tertahan dengan raihan tiga poin dan selisih gol -3.

Baca Juga:

Jadwal dan Link Streaming Pertandingan Piala Dunia 2026, Jumat 26 Juni 2026

Piala Dunia 2026: Neymar Samai Rekor Pele hingga Ronaldo Usai Comeback Lawan Skotlandia

Klasemen Akhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil dan Maroko Lolos 32 Besar, Skotlandia dalam Bahaya

Burley menilai sistem turnamen baru dengan format 48 tim memberikan celah bagi tim-tim medioker untuk melaju ke fase selanjutnya.

"Saya tidak masalah Skotlandia tersingkir, atau tim mana pun di bawah sana, karena, maaf saja, saya tahu begitulah cara kerja bagan dengan 48 tim, tetapi kita hanya memberi penghargaan pada kualitas medioker yang utuh," cetus Burley kepada ESPN.

Mantan pemain yang pernah mencetak gol untuk negaranya di Piala Dunia 1998 ini merasa kelolosan Skotlandia hanya akan menjadi keberuntungan belaka.

"Mereka tidak benar-benar layak untuk lolos jika kita jujur dan saya rasa mereka tidak akan lolos, kecuali jika beruntung," tambah Burley.

"Faktanya, jika mereka lolos, saya pikir itu hanya akan melanjutkan rasa malu melihat seperti apa Skotlandia sebenarnya," ketusnya.

Sorotan Kualitas Skuad dan Larangan Selebrasi

Brasil 3-0 Skotlandia (Foto: Sky Sports)

Burley juga tidak ragu menyebut generasi timnas Skotlandia saat ini jauh di bawah standar dari era-era emas terdahulu.

"Ini seperti kelas dua, bukan? Mereka tidak memiliki pemain, mereka memiliki sepasang pemain, tetapi mereka tidak memiliki pemain seperti masa lalu, dan saya tidak berbicara tentang tim tempat saya bermain, meskipun tim itu memiliki beberapa pemain yang sangat bagus," urai Burley.

Ia pun membandingkan kualitas lini pertahanan era sekarang dengan zaman keemasan Steve Nicol yang dihuni barisan pemain kelas dunia.

"Tim tempat Stevie (Nicol) bermain memiliki pemain kelas dunia, pemain di lini belakang seperti (Alan) Hansen dan lainnya yang bahkan terkadang tidak bisa bermain karena alasan berbeda tetapi bisa mengoper bola dengan santai dengan siapa saja - mereka tidak memiliki itu saat ini," jelasnya.

Berdasarkan situasi terkini, Skotlandia secara matematis masih memiliki peluang tipis untuk lolos dan berpotensi menantang tuan rumah Meksiko di Estadio Azteca.

Namun, posisi mereka sangat rawan bergeser mengingat masih ada 10 tim peringkat ketiga lainnya yang belum memainkan laga pamungkas.

Andai lolos, momen ini akan menjadi sejarah baru karena Skotlandia belum pernah melaju ke babak sistem gugur, namun Burley melarang keras adanya perayaan.

"Jika mereka lolos, tidak apa-apa, tetapi tidak boleh ada perayaan jika ini adalah tim Skotlandia pertama yang lolos dari fase grup, karena itu benar-benar hanya karena keadaan," tegasnya.

"Mereka mungkin bisa melakukannya tetapi mereka tidak memiliki banyak ruang bergerak karena mereka berada di peringkat enam dari delapan dan saya rasa kemungkinan besarnya mereka akan tersingkir," pungkasnya.

Baca Artikel Asli