Diketahui, FIFA menghukum Suarez sebanyak 9 pertandingan di laga Internasional bersama Uruguay. Tak hanya itu saja, striker berusia 27 tahun tersebut juga dilarang beraktivitas di dunia sepakbola selama 4 bulan, termasuk datang ke stadion. Hukuman tersebut menjadi yang terberat sepanjang pergelaran Piala Dunia. Banyak pihak yang menilai hukuman itu cukup layak diberikan, namun Chiellini justru malah bersimpati pada Suarez. Bek Juventus itu cukup mendukung akan penegakan disiplin, namun bukan berati si pelaku yang seorang pemain itu harus dijauhkan dari sepakbola. Chiellini juga tak bisa membayangkan bagaimana Suarez dan keluarga melewati ujian ini. "Di dalam diri saya sekarang tidak ada perasaan senang, balas dendam, atau kemarahan pada Suarez untuk insiden yang terjadi di lapangan dan itu selesai. Hanya ada kemarahan dan kekecewaan soal pertandingan," ucap Chiellini di situs resminya seperti dikutip Football Italia. "Saat ini pikiran saya hanya untuk Luis dan keluarganya, karena mereka akan melewati periode yang sangat sulit. Saya selalu mempertimbangkan intervensi yang tegas soal kedisiplinan oleh badan yang kompeten, tapi di saat yang bersamaan rumusan yang diajukan itu berlebihan,” sambungnya. Suarez akan mulai absen pada laga kontra Kolombia di babak 16 besar Piala Dunia 2014 pada 29 Juni mendatang. Chiellini berharap sang pemain di beri ruang untuk bisa dekat dengan timnas Uruguay, bukan dikucilkan dari tim. "Saya berharap dia diijinkan untuk, paling tidak, tetap dekat dengan teman-teman setimnya selama pertandingan karena hukuman seperti itu mengucilkan pemain," tutupnya. Selain tak bisa lagi tampil di Piala Dunia kali ini, Suarez juga akan absen membela Liverpool hingga bulan Oktober.
Chiellini Nilai Hukuman Suarez Berlebihan
BolaSkor - Jumat, 27 Juni 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Sabtu, 18 Juli 2026
Perjalanan Timnas Argentina Menuju Final Piala Dunia 2026: Sapu Bersih 7 Laga dengan Kemenangan
Sabtu, 18 Juli 2026
Argentina Era Scaloni Punya Rekor Mentereng Lawan Tim Eropa, Spanyol Jadi Korban Berikutnya?
Sabtu, 18 Juli 2026
Bak Pandit Sepak Bola, Donald Trump Ikutan Kritik Taktik Thomas Tuchel
Sabtu, 18 Juli 2026
Fakta Unik Piala Dunia, Peraih Sepatu Emas Lebih Sering Gagal Juara
Sabtu, 18 Juli 2026
Final Piala Dunia 2026: Spanyol Harus Waspadai Statistik Mengerikan Argentina
Sabtu, 18 Juli 2026
Presiden Argentina Javier Milei Absen di Final Piala Dunia 2026, Pilih Pertahankan Ritual Pembawa Hoki
Sabtu, 18 Juli 2026
Kilas Balik Piala Dunia: Ketika Debutan Kroasia Tampil Ngotot di Perebutan Peringkat Ketiga
Sabtu, 18 Juli 2026
Final Piala Dunia 2026 Dibayangi Kabut Asap, Kualitas Udara Jadi Sorotan Jelang Spanyol vs Argentina
Sabtu, 18 Juli 2026
5 Pertandingan Perebutan Peringkat Ketiga Paling Seru di Piala Dunia
PILIHAN EDITOR
Sabtu, 18 Juli 2026
Statistik dan Angka-angka Menarik pada Final Piala Dunia
Sabtu, 18 Juli 2026
Kilas Balik Piala Dunia: Ketika Debutan Kroasia Tampil Ngotot di Perebutan Peringkat Ketiga
Sabtu, 18 Juli 2026
5 Pertandingan Perebutan Peringkat Ketiga Paling Seru di Piala Dunia
Jumat, 17 Juli 2026
Profil Kwon Chang-hoon: Rekrutan Anyar Persija yang Pernah Tampil di Piala Dunia
Jumat, 17 Juli 2026
Profil Stadion Final Piala Dunia 2026, New York New Jersey Stadium: Tempat Lionel Messi Mengubur Mimpi
Jumat, 17 Juli 2026
Mengapa Ada Perebutan Tempat Ketiga di Piala Dunia? Ini Penjelasan dan Fakta Menariknya
Kamis, 16 Juli 2026
Spanyol vs Argentina: Kisah Spesial Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente, dari Ruang Kelas Menuju Panggung Final Piala Dunia
Kamis, 16 Juli 2026
Sederet Statistik Menarik Usai Kemenangan Dramatis Argentina atas Inggris: Katalis Bernama Lionel Messi
Kamis, 16 Juli 2026