BolaSkor.com - Satu trofi lepas dari genggaman Barcelona pada musim 2025/2026. Usai memenangi Piala Super Spanyol, Blaugrana tersingkir di semifinal Copa del Rey.
Sang juara bertahan kalah agregat gol 3-4 melawan Atletico Madrid meski menang 3-0 di leg dua yang dimainkan di Camp Nou, Rabu (04/03) dini hari WIB.
Barcelona menang melalui dua gol Marc Bernal (29', 72') dan gol Raphinha (45+5') tetapi hasil itu tak cukup - kurang satu gol, meski Barcelona mendominasi dengan 70 persen penguasaan bola.
Hansi Flick, pelatih Barcelona, kecewa tetapi di satu sisi bangga dengan perjuangan anak-anak asuhnya dan melihat sisi positif dari segi karakter, gaya main, dan talenta dari skuadnya.
Baca Juga:
Jadwal dan Link Streaming Barcelona vs Atletico Madrid, Live Sebentar Lagi
Barcelona vs Atletico Madrid: Gol Pertama Akan Krusial buat Blaugrana
"Kami berani dan saya bangga. Itu pertandingan yang spektakuler. Kami hanya kurang satu gol, tetapi kami bermain sangat baik," kata Flick dikutip dari Barca Blaugranes.
"Ketika Anda melihat Bernal, Cubarsi, Gerard, pemain muda di level ini, mereka memberikan segalanya untuk klub ini."
"Meskipun begitu, kami kecewa karena tidak mendapatkan gol keempat," tambah Flick.
"Semuanya yakin bagaimana cara bermain. Semua orang fantastis. Bernal mencetak dua gol, dan Cubarsi juga luar biasa. Itulah mentalitas yang saya inginkan."
"Mereka bisa menjadi salah satu yang terbaik di dunia. Saya sangat menikmati menonton para pemain," ucap pelatih asal Jerman tersebut.
Barcelona Bisa Mengakhiri Musim dengan Hebat
Kapten sekaligus pencetak gol Barcelona, Raphinha, juga meyakini klubnya dapat menutup musim dengan hasil yang positif jika terus bermain dengan karakter kuat tersebut.
"Saya bangga dengan tim. Kami memberikan segalanya sejak awal. Kami kecewa karena kami ingin berada di final. Kami pantas mendapatkannya untuk pertandingan hari ini," tambah Raphinha.
"Kami harus menghormati apa yang telah dilakukan Atletico; mereka adalah tim yang hebat. Mereka bermain sangat baik, mempertahankan keunggulan mereka."
"Kami memberikan yang terbaik, dan bangkit dari ketertinggalan 0-3 bukanlah hal yang mudah."
"Kami bisa bermain lebih baik di leg pertama, tetapi tidak ada gunanya mencari alasan."
"Dengan dukungan para penggemar, semuanya jauh lebih mudah. Kami hanya selisih satu gol untuk menyamakan kedudukan. Saya pergi dengan perasaan cukup bangga, dengan lebih banyak hal positif daripada negatif."
"Jika kami terus bermain seperti hari ini, kami akan mengakhiri musim dengan spektakuler," pungkas Raphinha.