Juventus melawat ke markas Galasaray, Stadion Turk Telekom Arena, pada pertandingan terakhir Grup B Liga Champions, Rabu (11/12) dini hari WIB. Kedua tim sama-sama membutuhkan poin maksimal untuk membuka asa lolos ke babak 16 besar. Kedua tim sama-sama menggunakan skema 4-4-2 di pertandingan ini. Juventus mengandalkan duet Carlos Tevez dan Fernando Llorente di lini depan. Sementara, Galatasaray bertumpu pada duet Didier Drogba dan Burak Yilmaz. Dukungan publik Turk Telekom Arsena membuat Galatasaray mengawali laga dengan penuh rasa percaya diri. Klub asal Turki itu menguasai jalannya babak pertama dengan memiliki 61 persen penguasaan bola. Serangan Galatasaray berawal dari umpan Drogba sebagai target man. Felipe Melo membuka peluang Galatasaray saat pertandingan memasuki menit ke-12. Tembakan jarak jauh pemain berkebangsaan Brasil itu hanya menyamping tipis di sisi kanan gawang Gianluigi Buffon. Juve baru bisa keluar dari tekanan Galatasaray selepas menit ke-30. Arturo Vidal melepas tembakan jarak jauh dan masih mampu ditepis satu tangan oleh kiper Fernando Muslera. Semenit berselang, giliran tembakan keras Tevez yang mampu Muslera tepis. Babak pertama sementara terhenti akibat badai salju. Susunan Pemain: Galatasaray: Muslera, Gökhan Zan, Chedjou, Semih Kaya, Eboué, Felipe Melo, Selçuk ?nan, Sneijder, Riera, Drogba, Burak Y?lmaz. Juventus: Buffon, Chiellini, Barzagli, Bonucci, Lichtsteiner, Pogba, Marchisio, Asamoah, Vidal, Tévez, Llorente.
Alot, Galatasaray vs Juventus Masih Hampa GolBabak I
BolaSkor - Selasa, 10 Desember 2013
- #Liga Champions
- #Juventus
- #Didier Drogba
- #Grup B
- #Tevez
- #Llorente
- #Partai Hidup Mati
- #Galatasaray
- #Tutk Telekom Arena
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 09 Juni 2026
Masih Cari Kiper Baru, Juventus Alihkan Pandangan ke Emiliano Martinez
Minggu, 07 Juni 2026
Cari Pengganti Dusan Vlahovic, Juventus Capai Kesepakatan dengan Alexander Sorloth
Kamis, 04 Juni 2026
Tinggalkan Juventus, Dusan Vlahovic Bisa Direkrut Gratis Klub-klub Peminat
Senin, 01 Juni 2026
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Minggu, 31 Mei 2026
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
PILIHAN EDITOR
Sabtu, 04 Juli 2026
4 Laga Babak 16 Besar Piala Dunia Paling Bersejarah: Mbappe Hempaskan Messi, Hingga Gol Emas Ahn Jung-hwan
Sabtu, 04 Juli 2026
Argentina vs Cape Verde: Albiceleste Menang, tetapi Blue Sharks Juara di Hati Rakyat
Jumat, 03 Juli 2026
7 Bintang di Piala Dunia 2026 yang Berpotensi Gabung Klub Premier League
Selasa, 30 Juni 2026
Keterpurukan Timnas Jerman: Tidak Lagi Ditakuti Lawan, Bukan Tim Diesel, dan Terlalu Fokus dengan Sepak Bola Indah
Senin, 29 Juni 2026
Cerita Perjalanan Pelatih Baru Manchester City, Enzo Maresca sebagai Pemain dan Pelatih
Senin, 29 Juni 2026
Cuma Loloskan Dua Tim ke Babak Gugur, Piala Dunia 2026 Jadi Cerminan Sepak Bola Asia
Minggu, 28 Juni 2026
Mengenal Enrique Macaya Marquez, Jurnalis Legendaris Berusia 91 Tahun yang Sudah Meliput Piala Dunia Sejak 1958
Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Kamis, 25 Juni 2026
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Minggu, 21 Juni 2026