Football

Sport

Feature

Result

Show

Ragam Feature Italia Berita

AC Milan vs Juventus: Mengenang Kembali Gol Hantu Sulley Muntari

Johan Kristiandi - Jumat, 24 April 2026

BolaSkor.com - Duel AC Milan melawan Juventus diwarnai sejumlah kejadian yang tidak lekang oleh waktu. Satu di antaranya adalah gol hantu milik Sulley Muntari.

AC Milan akan menjamu Juventus pada pertandingan lanjutan Serie A 2025/2026, di Stadion San Siro, Senin (27/4) dini hari WIB.

Baca Juga:

Dana Transfer Pemain Sudah Ditentukan, AC Milan Monitor Empat Striker

Legenda Brasil Yakin AC Milan Bangkit Musim Depan

Inter Milan di Ambang Scudetto, Manuel Akanji Bersyukur Tolak Gabung AC Milan

Laga tersebut menjadi penting dalam upaya kedua tim bermain di Liga Champions musim depan.

Milan yang saat ini bercokol pada posisi kedua hanya unggul tiga poin dari Bianconeri yang menempati posisi keempat.

Kontroversi di Masa Lalu

Pertandingan Milan melawan Juventus tidak hanya menyajikan aksi pemain kelas dunia. Duel tim papan atas sepak bola Italia itu juga kerap diwarnai kontroversi.

Satu di antara yang paling masyhur adalah ketika gol Sulley Muntari yang tidak disahkan wasit.

Bahkan, legenda yang berkembang hingga saat ini adalah Juventus tidak akan menjadi juara Liga Champions sebelum mengakui gol milik Muntari.

Cerita Gol Hantu Muntari

Warita berawal dari pertemuan Milan versus Juventus pada Giornata ke-25 Serie A 2011-2012. Ketika itu, San Siro jadi saksi bisu pertandingan tersebut.

Tuan rumah memimpin terlebih dahulu berkat gol Antonio Nocerino pada menit ke-14. Kemudian, pada menit ke-24, Sulley Muntari memasukkan bola ke dalam gawang Juve untuk kedua kalinya.

Gol itu bermula dari kemelut di mulut gawang Gianluigi Buffon. Kemudian, Muntari melepaskan sundulan untuk membawa Milan unggul 2-0.

Dalam tayangan ulang, bola hasil sundulan Muntari terlihat jelas melewati garis gawang. Dengan demikian, gol Muntari seharusnya disahkan.

Gol Sulley Muntari tidak disahkan wasit (X/MohsinBukshaish)

Namun, yang terjadi tidak demikian. Buffon langsung mengeluarkan bola dari gawangnya. Sementara itu, wasit Paolo Tagliavento tidak mengesahkan gol itu karena menganggap bola belum masuk sepenuhnya.

Para pemain Milan sempat memprotes keputusan wasit. Namun, Tagliavento bergeming dari ketetapan sebelumnya.

Para pendukung Milan semakin kesal karena Juventus menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol Alessandro Matri pada menit ke-83. Skor imbang bertahan hingga peluit panjang.

Lebih menyakitkannya lagi untuk Milan, Juventus pada akhir musim keluar sebagai pemenang. Juve unggul dari Milan yang bercokol pada urutan kedua. Kedua tim memiliki gap empat poin.

Buffon Tidak Jujur

Muntari meyakini bahwa Buffon adalah biang keladi di balik gol yang tidak disahkan. Sebab, Buffon berupaya mengelabui wasit.

"Buffon melihat bola jelas melewati garis. Saya tahu bola sudah lewat batas dan dia juga tahu," ujar Muntari setelah laga menurut laporan Tuttosport.

Pada sisi lainnya, Buffon mengutarakan pembelaan. Sang kiper menegaskan keputusan akhir berada di tangan wasit.

"Jujur, semuanya bergerak dengan cepat sehingga saya tidak tahu bola melewati garis. Bahkan, jika menyadarinya, saya pasti tidak akan memberi tahu wasit," kata Buffon menukil Football Italia.

Keputusan yang Keliru

Sementara itu, Tagliavento telah mengakui kesalahannya. Keputusan tidak mengakui gol Muntari menjadi lima dosa terbesar selama sang pengadil dalam memimpin laga.

"Jika memiliki VAR, itu akan memungkinkan saya untuk menghindari lima kesalahan terburuk dalam karier saya," kata Tagliavento kepada Radio Punto Nuovo.

"Gol Muntari adalah kesalahan saya yang paling jelas dan saat ini akan diselesaikan dalam sepersepuluh detik dengan teknologi."

Kini, gol hantu Sulley Muntari telah menjadi legenda. Menariknya, Juventus belum juga kembali menjadi jawara Liga Champions kendati dua kali menembus laga final.

Baca Artikel Asli