BolaSkor.com – AC Milan menyudahi laga uji coba pramusim melawan rival sekota, Inter Milan, dengan skor imbang 1-1 di Perth, Australia, Rabu (05/08) malam WIB.
Gol pembuka Federico Dimarco mampu disamakan oleh eksekusi penalti Christopher Nkunku di penghujung laga.
Pertandingan bertajuk laga persahabatan ini menjadi panggung penting bagi AC Milan untuk menguji skema permainan di bawah asuhan pelatih anyar, Ruben Amorim.
Baca Juga:
Hasil AC Milan vs Inter Milan: Gol Penalti Selamatkan Rossoneri dari Kekalahan
Jadwal Siaran Langsung dan Live Streaming AC Milan vs Inter Milan, Rabu (5/8)
Skuad Rossoneri dinilai masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi secara bertahap dengan filosofi dan gagasan taktik Amorim.
Proses Adaptasi Rossoneri

Ruben Amorim (x/acmilan)
Gelandang veteran Luka Modric melakoni penampilan pertamanya di pramusim usai memperpanjang kontraknya. Ia masuk sebagai pemain pengganti dan berperan penting atas lahirnya penalti penyama kedudukan.
Usai laga, Modric menyampaikan kesan positifnya atas laga tersebut.
"Menyenangkan bisa mendapatkan menit bermain. Saya merasa baik dan menurut saya ini pertandingan yang bagus, saya berharap para penggemar menikmatinya."
"Di lapangan kami melakukan banyak hal baik dan mudah-mudahan kami bisa terus berkembang," ujar Modric dikutip dari Sempre Milan.
"Sangat luar biasa berada di sini, ini kali kedua di Australia dan pertama kali di Perth."
Baca Juga:
"Kami tampil baik sejauh ini; ada banyak gagasan baru, dan kami perlu beradaptasi sedikit demi sedikit dan mudah-mudahan kami akan menjadi lebih baik," lanjut gelandang asal Kroasia tersebut.
Di sisi lain, Ruben Amorim menegaskan bahwa fokus utama tim saat ini adalah meningkatkan kualitas permainan dan pemahaman taktik kolektif.
"Penting untuk tidak kalah, tetapi hal terpenting adalah berkembang sebagai sebuah tim," imbuh Amorim.

Ruben Amorim (Laman resmi AC Milan)
"Kami memulai dengan sangat baik, melakukan pressing dengan sangat baik, tetapi Inter memiliki banyak pengalaman, mereka langsung memahami apa yang kami lakukan dan kami kesulitan melawan mereka di akhir babak pertama dan awal babak kedua," kata Amorim.
Amorim juga menuturkan bahwa skuadnya masih memerlukan waktu serta lebih banyak pertandingan untuk mematangkan penguasaan bola.
"Segalanya (perlu ditingkatkan), terutama saat menguasai bola. Jika kami memiliki lebih banyak penguasaan bola, kami akan lebih sedikit menderita."
"Namun itu adalah sesuatu yang membutuhkan waktu: kami perlu memiliki lebih banyak penguasaan bola agar tidak menderita," pungkas Amorim.