Xavi Sebut Barcelona Tak Layak Kalah di El Clasico

Barcelona kalah 1-2 lawan Real Madrid.
Arief HadiArief Hadi - Minggu, 29 Oktober 2023
Xavi Sebut Barcelona Tak Layak Kalah di El Clasico
Barcelona kalah 1-2 di El Clasico (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - FC Barcelona menelan kekalahan pertama di LaLiga 2023-2024. Catatan minor itu terjadi di El Clasico pada pekan 11 melawan Real Madrid, Sabtu (28/10) malam WIB di Estadi Olimpic Lluis Companys.

Gol cepat Ilkay Gundogan (6') sempat memunculkan asa rekor Barcelona berlanjut dan tim memenangi Clasico. Akan tapi pemain muda Inggris yang tengah on fire, Jude Bellingham, mencetak dua gol di babak kedua (68' 90+2').

Bellingham, 20 tahun, kini sudah mencetak 13 gol dari 13 laga di seluruh kompetisi. Xavi Hernandez, pelatih Barcelona, tahu apabila Bellingham sedang dalam bentuk performa bagus dan memuji kualitasnya.

"Saya pikir dia (Bellingham) adalah pemain hebat dan yang lebih penting lagi, dia sedang dalam kondisi bagus, karena hari ini dia mencetak gol setelah melakukan rebound," ucap Xavi soal Bellingham dikutip dari Sport-English.

Baca Juga:

Fans di Inggris Tak Bisa Saksikan Aksi Jude Bellingham di El Clasico

Barcelona 1-2 Real Madrid: Tuah Jude Bellingham Berlanjut, El Clasico Ke-255 Milik Los Blancos

4 Duel Kunci yang Dapat Jadi Pembeda di El Clasico

Terlepas dari pujiannya kepada Bellingham, Xavi menilai Barcelona tak layak kalah di pertandingan tersebut. Menurutnya, efisiensi bermain jadi pembeda besar antara timnya dengan Madrid.

"Kami mendominasi selama 60 menit, namun inilah sepak bola. Kami memerlukan lima atau enam peluang untuk mencetak gol dan mereka, dengan dua atau tiga (peluang), mencetak dua gol. Itulah perbedaannya," tambah Xavi.

"Kami kurang efektif. Rencana yang kami coba jalankan berjalan baik, kami tenang, sabar. Mungkin saya melebih-lebihkan, tapi perasaan yang saya rasakan dari bangku cadangan adalah kami pantas menang."

Menilik statistik, keunggulan Barcelona tidak jauh berbeda dengan 52 persen penguasaan bola berbanding 48 persen Madrid. Barcelona juga melepaskan 15 tendangan (tiga tepat sasaran), sementara Madrid punya 13 tendangan (empat tepat sasaran), dua di antaranya berbuah gol.

Ditambahkan oleh Xavi, efisiensi bermain itu penting khususnya melawan tim seperti Madrid, yang dapat mengubah sedikit peluang menjadi gol.

"Kami memainkan pertandingan dengan sangat baik dengan tiga pemain di lini belakang dan menciptakan situasi superioritas, tapi memang benar bahwa di beberapa menit terakhir, mereka membuat kami menderita, tapi saya dengan tulus yakin bahwa kami lebih unggul, tapi Madrid, jika Anda membiarkannya maka mereka bisa memanfaatkannya," urai Xavi.

Barcelona FC Barcelona El clasico LaLiga Real Madrid

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Spanyol
Kekhawatiran Barcelona Jadi Kenyataan, Raphinha Cedera kala Membela Timnas Brasil
Raphinha mengalami edema otot di paha kanan saat membela Brasil. Ia dipulangkan ke Barcelona untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Kekhawatiran Barcelona Jadi Kenyataan, Raphinha Cedera kala Membela Timnas Brasil
Spanyol
Tak Hanya Ronald Araujo, Liverpool Juga Tertarik Boyong Bek Barcelona Ini
Selain Ronald Araujo, Liverpool dilaporkan berminat memboyong bek kiri Barcelona, Alejandro Balde. Chelsea dan AC Milan turut memantau.
Gazza Roosaryatama - Selasa, 29 September 2026
Tak Hanya Ronald Araujo, Liverpool Juga Tertarik Boyong Bek Barcelona Ini
Liga Dunia
Eks Pelatih Real Madrid Tak Punya Niatan Mengistirahatkan Raphinha, Barcelona Ketar-ketir
Carlo Ancelotti tak berencana mengistirahatkan Raphinha saat Brasil menghadapi Australia. Barcelona cemas karena sang winger punya riwayat cedera.
Arief Hadi - Senin, 28 September 2026
Eks Pelatih Real Madrid Tak Punya Niatan Mengistirahatkan Raphinha, Barcelona Ketar-ketir
Spanyol
Real Madrid Sudah Lakukan Pemeriksaan, Kapan Kylian Mbappe Bisa Kembali Tampil?
Kylian Mbappe mengalami cedera lutut saat membela Prancis. Simak diagnosis, perkiraan waktu pemulihan, dan peluang tampil bersama Real Madrid.
Johan Kristiandi - Minggu, 27 September 2026
Real Madrid Sudah Lakukan Pemeriksaan, Kapan Kylian Mbappe Bisa Kembali Tampil?
Spanyol
Satu Pesan Jose Mourinho untuk Skuad Real Madrid: Jangan Khianati Saya
Jose Mourinho kembali melatih Real Madrid setelah 13 tahun. The Special One memberi pesan tegas kepada skuad: jangan khianati saya.
Arief Hadi - Sabtu, 26 September 2026
Satu Pesan Jose Mourinho untuk Skuad Real Madrid: Jangan Khianati Saya
Spanyol
FC Barcelona Sudah Lupakan Julian Alvarez, Puas dengan Skuad Terkini
FC Barcelona resmi melupakan Julian Alvarez usai ditolak Atletico Madrid. Deco menegaskan klub kini puas mengandalkan Gabriel Jesus.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 25 September 2026
FC Barcelona Sudah Lupakan Julian Alvarez, Puas dengan Skuad Terkini
Spanyol
Carlo Ancelotti Sindir Real Madrid soal Waktu Bermain Endrick
Carlo Ancelotti mengkritik minimnya menit bermain Endrick di Real Madrid. Roma dan AC Milan dikabarkan siap meminjam sang penyerang pada Januari.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Carlo Ancelotti Sindir Real Madrid soal Waktu Bermain Endrick
Spanyol
Dilepas Real Madrid, Kapten Timnas Austria Merapat ke Udinese
David Alaba segera merapat ke Udinese dengan status bebas transfer setelah dilepas Real Madrid. Kesepakatan verbal sudah tercapai.
Arief Hadi - Rabu, 23 September 2026
Dilepas Real Madrid, Kapten Timnas Austria Merapat ke Udinese
Spanyol
Bukan Hanya Cristiano Ronaldo, Kylian Mbappe Ingin Makan Malam dengan Sosok Ini
Kylian Mbappe mengungkap sosok yang ingin diajak makan malam. Selain Cristiano Ronaldo, ada legenda basket Michael Jordan hingga nama terkenal lainnya.
Johan Kristiandi - Rabu, 23 September 2026
Bukan Hanya Cristiano Ronaldo, Kylian Mbappe Ingin Makan Malam dengan Sosok Ini
Spanyol
Silat Lidah Madrid dan LaLiga Semakin Meruncing, Sebut Ada Teori Konspirasi Mengatur Barcelona Juara
Konflik Real Madrid dan LaLiga semakin panas. Javier Tebas menyinggung narasi konspirasi, Madrid pun membalas dengan pernyataan keras.
Johan Kristiandi - Rabu, 23 September 2026
Silat Lidah Madrid dan LaLiga Semakin Meruncing, Sebut Ada Teori Konspirasi Mengatur Barcelona Juara
Bagikan