Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Tiba di Tanah Air, Pelatih Pencak Silat Indonesia Luruskan Kontroversi di SEA Games 2023

Menurutnya, sudah tidak ada masalah yang perlu dibesarkan.
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Kamis, 11 Mei 2023
Tiba di Tanah Air, Pelatih Pencak Silat Indonesia Luruskan Kontroversi di SEA Games 2023
Timnas Pencak Silat tiba di Tanah Air (BolaSkor/Johan Kritiandi)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pelatih Tim Nasional Pencak Silat Indonesia, Indro Catur Haryono, meluruskan sejumlah kontroversi yang terjadi selama SEA Games 2023 Kamboja. Menurutnya, sudah tidak ada masalah yang perlu dibesarkan.

Timnas Pencak Silat Indonesia berjaya pada SEA Games 2023 Kamboja. Setelah berjuang, Indonesia menjadi juara umum dengan torehan 9 emas, 6 perak, dan 1 perunggu.

Namun, bukan berarti perjuangan tersebut tanpa hambatan. Terjadi sejumlah kontroversi.

Pertama adalah wasit yang menganggap Safira Dwi Meilani tidak bisa melajutkan pertandingan pada nomor Women's Tanding Class B. Padahal, waktu tinggal tersisa beberapa detik saja dan Indonesia dalam keadaan memimpin.

Menanggapi hal itu, Indro Catur Haryono mengungkapkan perjuangan hingga akhirnya Safira bisa meraih medali emas.

Baca Juga:

Berkalung Medali Emas dan Bunga, Tim Voli Indoor Putra Indonesia Tiba di Tanah Air

Lalui Drama Panjang, Timnas Valorant Indonesia Juara Bersama dengan Singapura

Isu Bug Cypher Warnai Final Valorant Timnas Indonesia Vs Singapura

"Sebenarnya ini biasa. Termasuk ada dua kejadian yang dialami kami," ungkap Indro Catur Haryono di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (11/5).

"Pada saat bertanding, Safira sudah mengalami cedera di bahu. Namun, karena perjuangan dia tetap bertanding."

"Ketika waktu tinggal 18 detik dan posisi poin 61 untuk Safira, sedangkan 43 poin untuk lawannya dari Vietnam, tiba-tiba wasit menyatakan Safira tidak bisa melakuan perlawanan dan mengangkat jari telunjuk tiga yang dianggap laga sudah selesai."

"Ketika saya protes, tidak ditanggapi. Kemudian manajer melakukan protes secara resmi. Ternyata hasilnya Safira dimenangkan. Sebab, memang tidak ada alasan untuk tidak memenangkan Safira. Dia masih bisa melawan dan mendapatkan poin tinggi."

"Vietnam juga melakukan banding melalui CdM mereka. Akhirnya, pertandingan diputuskan Safira mendapatkan medali emas bersama Vietnam," timpal sang pelatih.

Kontroversi kedua datang dari nomor Men's Tanding Class U45. Ada narasi yang mengatakan Bayu Lesmana diminta untuk WO sehingga medali emas menuju Kamboja.

Indro Catur Haryono membantah kabar tersebut. Menurutnya, hasil yang terjadi sudah sesuai kesepakatan dan demi kepentingan bersama.

"Untuk Bayu bukan tiba-tiba. Bayu dipaksa WO itu tidak benar. Pada awalnya, saat memasukkan kelas belum terpenuhi karena hanya ada dua negara yang mendaftar. Saya diminta mengganti kelas, tetapi tidak mau karena ada potensi emas," ungkap Indro Catur Haryono.

"Kemudian, ternyata tinggal tiga negara. Setelah diplomasi olahraga ditambahkan satu peserta dari Malaysia."

"Pada saat bertemu di final kami juga memikirkan jika pencak silat bisa dipertandingkan di Kamboja melalui proses yang panjang. Sebab pencak silat terancam tidak dipertandingkan karena di sana tidak berkembang," imbuhnya.

Indro Catur Haryono meminta masalah tidak perlu lagi dibesarkan. Sebab, semuanya sudah jelas dan bisa diterima. Paling penting adalah mengapresiasi pencapaian menjadi juara umum.

"Akhirnya atlet kamboja latihan bersama kami dengan pelatih juga dari kami. Mereka sebagai penyelenggara juga tidak pernah protes. Itu yang membuat semua teman-teman dari negara lain mengapresiasi. Oleh karena itu, pada kejadian Bayu kami sepakat tuan rumah yang mendapatkan emas. Bayu juga tidak ada masalah," ungkapnya.

"Untuk meraih sembilan emas itu tidak mudah. Teman-teman dari NOC datang terus. Kami berdarah-darah dan banyak dirugikan, tetapi tetap tegar."

Prestasi pencak silat Indonesia pada SEA Games kali ini pun mendapatkan apresiasi dari Wasekjen NOC Indonesia, Wijaya Noeradi. Apalagi, kali ini juga ada kepulangan tim soft tenis yang meraih 2 emas, 2 perak, dan 1 perunggu.

"Terima kasih atas usaha dari pencak silat pada SEA Games kali ini, terutama bagaimana perjuangan supaya pencak silat dipertandingkan. Apalagi, hasilnya juga memuaskan dengan meraih sembilan emas," papar Wijaya Noeradi.

"Selain itu, supaya dipersiapkan untuk SEA Games berikutnya di Thailand. Semoga kita bisa terus berprestasi."

Breaking News Pencak Silat SEA Games 2023

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan