Thomas Gronnemark, Eks Pemegang Rekor Dunia di Balik Efektivitas Lemparan ke Dalam Liverpool

Pada akhir Agustus 2018, Liverpool resmi merekrut Thomas Gronnemark sebagai pelatih khusus lemparan ke dalam.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Jumat, 15 Mei 2020
Thomas Gronnemark, Eks Pemegang Rekor Dunia di Balik Efektivitas Lemparan ke Dalam Liverpool
Thomas Gronnemark (lfc)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pada akhir Agustus 2018, Liverpool resmi merekrut Thomas Gronnemark sebagai staf pelatih Jurgen Klopp. Tugasnya sangat spesifik, melatih pasukan The Reds melempar bola ke dalam lapangan.

Kala itu, keputusan Liverpool mendatangkan pelatih asal Denmark itu terbilang mengejutkan. Bahkan kabar kedatangan pelatih yang saat itu berusia 42 tahun itu tidak kalah heboh dari pembelian Alisson Becker, Fabinho, dan Naby Keita.

Kebanyakan mempertanyakan keputusan "aneh" Liverpool. Tidak sedikit yang melontarkan ejekan seperti Andy Gray. "Saya ingin menjadi pelatih kick-off pertama," ujar sang pundit dengan nada mengejek. Bahkan Jurgen Klopp mengakui belum pernah mendengar adanya pelatih lemparan ke dalam sebelum mempekerjakan Gronnemark.

Baca Juga:

5 Comeback Terbaik di Final Liga Champions

Jurgen Klopp Sempat Takut Dipecat Liverpool

Statistik Bicara, Mohamed Salah Pembelian Pemain Paling Berpengaruh di Liverpool

"Jujur saja, saya belum pernah mendengar soal pelatih lemparan ke dalam. Ketika mendengar soal Thomas, saya langsung ingin bertemu dengannya. Setelah bertemu, 100 persen saya ingin merekrutnya," ujar Klopp dikutip dari laman resmi Liverpool.

"Kami menggunakan informasinya untuk pertandingan. Kami juga menerapkannya di akademi. Ini hal yang baik. Anda selalu membutuhkan seorang spesialis. Kami memiliki spesialis dalam kebugaran pemain, kesehatan, nutrisi, dan sekarang lemparan ke dalam."

Mendapatkan sambutan beragam hingga ledekan, Gronnemark mengaku bisa memaklumi semua itu. "Saya tahu ini memang pekerjaan teraneh di dunia," ujar laki-laki yang mengklaim sebagai spesialis lemparan ke dalam pertama di dunia.


Efektivitas Liverpool

Saat Gronnemark tiba di Liverpool, sempat muncul pertanyaan, untuk apa The Reds mendatangkan pelatih spesialis lemparan ke dalam? Apakah Klopp ingin menjadikan Liverpool seperti Stoke?

Di Premier League, Stoke memang identik dengan lemparan ke dalam jauh dan akurat. Adalah sosok Rory Delap yang dikenal piawai dalam lemparan ke dalam tersebut, bahkan anak gawang selalu menyiapkan handuk yang digunakan Delap untuk mengelap bola.

Gronnemark menegaskan sejak awal, tugasnya lebih dari sekadar melempar bola sejauh mungkin atau mengubah permainan Liverpool. "Tugas saya tidak untuk mengubah Liverpool menjadi Stoke."

Sebagai informasi Gronnemark sempat menjadi pemegang rekor dunia lemparan ke dalam terjauh dengan 51,33 meter, sebelum dipecahkan pemain Amerika Serikat Michael Del Lewis yang melempar sejauh 59,83 meters pada 2019.

Akan tetapi, seperti yang dikatakan Gronnemark, dirinya tidak hanya melatih soal jauhnya lemparan. Dia menjelaskan banyak hal yang perlu dikuasai untuk membuat lemparan ke dalam efektif, bahkan bisa mengubah situasi dan hasil pertandingan.

Dalam beberapa saat bekerja bersama Liverpool, sentuhan Gronnemark sudah bisa dilihat. "Saya melihat Joe Gomez mengambil beberapa lemparan ke dalam sangat baik untuk Liverpool. Saya belum pernah melihat hal seperti itu," ujar eks penyerang Arsenal Ian Wright suatu waktu.

"Sepertinya Gronnemark sudah mengajarinya sesuatu. Anda bisa katakan Liverpool akan mendapatkan manfaat yang sangat besar darinya," lanjut Wright.

Jika diperhatikan, lawan akan berpikir dua kali untuk membuang bola di area pertahanan sendiri saat melawan Liverpool. Jika digabungkan dengan permainan pressing yang diterapkan, situasi ini makin membuat lawan kesulitan.

"Secara umum saat melawan Liverpool, saya tidak ingin membuang bola. Tapi saya tidak bilang Liverpool akan banyak melepaskan lemparan jauh. Justru Anda tidak akan pernah tahu kapan mereka melakukannya," papar Gronnemark.

Sebelum Gronnemark masuk, Liverpool memiliki catatan ketiga terburuk di Premier League dalam hal lemparan ke dalam yang sukses saat ditekan, dengan tingkat kesuksesan hanya 45 persen. Setelah Gronnemark masuk, Liverpool menjadi salah satu yang terbaik di Eropa dalam kategori yang sama, meningkat menjadi 68 persen.

Keputusan Liverpool dan Klopp mendatangkan Gronnemark bukanlah sembarang. Liverpool sudah melihat hasil kerja Gronnemark sebelumnya. Ya, Liverpool memang bukan pertama yang memakai jasa sang spesialis.

Gronnemark sudah bekerja sebagai pelatih lemparan ke dalam sejak 2004. Dia menjadi salah satu kunci sukses Midtjylland mendominasi liga Denmark. Bahkan ketika itu salah satu senjata Midtjylland yang paling ditakuti lawan adalah lemparan ke dalam.

"Midtjylland sudah membuktikan lemparan ke dalam bisa menjadi senjata, jika Anda melakukannya dengan teknik yang benar, akurat, dan sesuai dengan taktik," ujar Gronnemark.

"Jika Anda bisa melempar bola secara tepat, lalu dikombinasikan dengan aspek taktik, mencetak gol akan lebih mudah."


Sains di Balik Lemparan

Gronnemark menghitung ada sekitar 40-50 lemparan ke dalam dalam sebuah pertandingan. Dia menjelaskan, selama ini lemparan ke dalam dianggap tidak sepenting set-pieces atau skema bola mati lain. Karena itu Gronnemark menilai lemparan ke dalam masih di pandang sebelah mata. Padahal tidak mudah melakukan lemparan ke dalam yang efektif.

"Jangan harapkan pemain profesional bisa menjadi pelempar bola kelas dunia tanpa pelatih. Saat ini, standar pada umumnya masih buruk," jelas Gronnemark.

Sebenarnya, menurut Gronnemark, lemparan ke dalam akan lebih terasa membantu bagi klub-klub kecil. Karena itulah Stoke bersama Rory Delap ditakuti lawan saat skema lemparan ke dalam.

"Fokus ke lemparan ke dalam bisa menyelamatkan hidup klub kecil. Itu menjadi salah satu alat untuk bertahan hidup."

"Tapi untuk klub papan atas, lemparan ke dalam membantu gaya permainan menjadi lebih cair. Intinya, di posisi apapun klub tersebut, lemparan ke dalam sangat menguntungkan," lanjut Gronnemark.

Gronnemark selama ini memberikan tiga tipe lemparan ke dalam; lemparan jauh, lemparan cepat, dan lemparan cerdas. Lemparan jauh bisa disamakan dengan umpan silang atau tendangan bebas. Untuk lemparan cepat berguna saat melancarkan serangan balik. Sedangkan lemparan cerdas terkait dengan penguasaan bola saat di bawah tekanan.

Ada hal yang belum banyak dipahami soal tugas Gronnemark. Sang pelatih menangani semua aspek terkait lemparan ke dalam, tidak melulu soal melemparkan bola. "Saya fokus ke segalanya. Tidak hanya teknik melempar, saya juga melatih cara menerima lemparan ke dalam, bagaimana melakukan pergerakan, pemilihan posisi, hingga penciptaan ruang."

Gronnemark juga menggunakan pendekatan statistik dan analisis video dalam memberikan ilmunya. Dia mengungkapkan ada 25-30 aspek hanya untuk lemparan jauh. Untuk itu penting baginya untuk menggunakan analisis video. Tidak hanya itu, analisis video juga digunakan untuk melihat kebiasaan lawan dalam lemparan ke dalam. Untuk Liverpool, hal ini berguna dalam melakukan pressing.

Kini makin banyak klub yang menyadari pentingnya lemparan ke dalam. Tidak heran jika Gronnemark banyak menerima tawaran memberikan ilmunya.

"Saya bekerja paruh waktu untuk Ajax, Genk, dan klub lainnya. Tapi saya tidak akan pernah melatih untuk klub rival," ujar Gronnemark.

Akhir kisah, tidak ada lagi orang yang meledek pekerjaan Gronnemark, sang spesialis lemparan ke dalam.

Liverpool Sosok

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Atmosfer di Anfield Harus Dimanfaatkan Liverpool saat Menjamu Manchester City
Jamie Carragher mendesak Liverpool memanfaatkan atmosfer Anfield saat menjamu Manchester City dalam laga krusial Premier League pekan keenam.
Arief Hadi - Jumat, 09 Oktober 2026
Atmosfer di Anfield Harus Dimanfaatkan Liverpool saat Menjamu Manchester City
Inggris
Cedera, 2 Pemain Liverpool Berpotensi Besar Absen Lawan Manchester City
Liverpool terancam kehilangan Alexander Isak dan Cody Gakpo saat menghadapi Manchester City. Keduanya kembali dari timnas karena mengalami cedera.
Arief Hadi - Kamis, 08 Oktober 2026
Cedera, 2 Pemain Liverpool Berpotensi Besar Absen Lawan Manchester City
Inggris
Hukuman untuk Manchester City Seharusnya Berlaku Selama 3 hingga 5 Tahun
Jamie Carragher menilai Manchester City seharusnya mendapat hukuman 3-5 tahun atas kasus pelanggaran finansial Premier League.
Arief Hadi - Rabu, 07 Oktober 2026
Hukuman untuk Manchester City Seharusnya Berlaku Selama 3 hingga 5 Tahun
Sosok
Analisis: Mengapa Prancis Harus Membangun Kekuatan Lini Tengah di Sekitar Bintang Como, Lucas da Cunha
Lucas da Cunha tampil impresif meski melakukan kesalahan kontra Italia. Simak alasan Prancis perlu membangun lini tengah di sekitar bintang Como itu.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Analisis: Mengapa Prancis Harus Membangun Kekuatan Lini Tengah di Sekitar Bintang Como, Lucas da Cunha
Sosok
Mexx Meerdink, Striker Nomor 9 yang Dirindukan Timnas Belanda
Mexx Meerdink muncul sebagai solusi baru Timnas Belanda di posisi nomor 9. Simak profil, gaya bermain, dan dua golnya saat debut melawan Serbia.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Mexx Meerdink, Striker Nomor 9 yang Dirindukan Timnas Belanda
Sosok
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Penghujung karier Cristiano Ronaldo diwarnai konflik. Dari Erik ten Hag di Man United, gejolak di Al-Nassr, hingga ketegangan dengan Jorge Jesus.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Inggris
Kylian Mbappe Blak-blakan Mengaku Hampir Pindah ke Liverpool
Kylian Mbappe mengungkap dirinya hampir bergabung dengan Liverpool. Sang ibu bahkan mendorongnya ke Anfield sebelum akhirnya memilih PSG.
Johan Kristiandi - Rabu, 23 September 2026
Kylian Mbappe Blak-blakan Mengaku Hampir Pindah ke Liverpool
Inggris
Daftar Top Skor Premier League 2026/2027: Striker Mahal Liverpool Buntuti Erling Haaland
Daftar top skor Premier League 2026/2027 terbaru usai pekan kelima. Erling Haaland masih di puncak, sementara Alexander Isak terus membuntuti.
Johan Kristiandi - Senin, 21 September 2026
Daftar Top Skor Premier League 2026/2027: Striker Mahal Liverpool Buntuti Erling Haaland
Inggris
Liverpool Unbeaten, Andoni Iraola Ukir Rekor Berusia 43 Tahun
Andoni Iraola membawa Liverpool tak terkalahkan dalam lima laga awal liga dan menyamai rekor Joe Fagan yang bertahan selama 43 tahun.
Arief Hadi - Senin, 21 September 2026
Liverpool Unbeaten, Andoni Iraola Ukir Rekor Berusia 43 Tahun
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Bournemouth vs Liverpool, Live Sebentar Lagi di Sini!
Bournemouth vs Liverpool malam ini! Cek jadwal siaran langsung, jam tayang, link streaming, prediksi starting XI, dan duel Iraola kontra mantan klub.
Johan Kristiandi - Minggu, 20 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Bournemouth vs Liverpool, Live Sebentar Lagi di Sini!
Bagikan