Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Tetap Latih Timnas Italia, Roberto Mancini Dipenuhi Penyesalan

Roberto Mancini akan tetap melatih Timnas Italia setidaknya hingga kontraknya berakhir pada 2026.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 28 Maret 2022
Tetap Latih Timnas Italia, Roberto Mancini Dipenuhi Penyesalan
Roberto Mancini (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - FIGC selaku Federasi Sepak Bola Italia tidak gegabah mengambil keputusan mengenai masa depan Roberto Mancini di timnas Italia. Sang pelatih masih terus membesut Italia meski Gli Azzurri gagal lolos ke Piala Dunia 2022.

Seperti diketahui, Italia untuk dua kali beruntun gagal lolos Piala Dunia dan jadi yang pertama dalam sejarah sepak bola dunia. Ironis, mengingat Italia adalah empat kali juara Piala Dunia dan juga juara bertahan Piala Eropa.

Italia gagal melalui hadangan Makedonia Utara di semifinal play-off dan kalah 0-1 di menit tambahan babak kedua dari gol Aleksandar Trajkovski. Italia tak memiliki penyelesaian akhir meski punya 66 persen penguasaan bola dan 32 tendandan.

Nasib Mancini yang kontraknya berakhir pada 2026 sempat dipertanyakan, namun FIGC masih memercayainya dan Mancini fokus menghadapi laga uji coba terdekat lawan Turki serta membahas perjalanannya selama empat tahun terakhir.

Baca Juga:

Daftar 19 Tim yang Memastikan Diri Berlaga di Piala Dunia 2022: Jangan Cari Italia

Kegagalan Italia adalah Balasan Rentetan Dosa di Masa Lalu

Timnas Italia: Juara Piala Eropa, Merana di Piala Dunia

“Kami sudah berbicara beberapa hari ini. Saya pikir kami memiliki ide yang sama dalam segala hal. Kami akan berbicara lagi dalam beberapa hari ke depan."

"Sekarang, mari kita fokus pada permainan, lalu kita lihat apa yang harus kita tingkatkan di masa depan. Semuanya ada di sini," terang Mancini dikutip dari Football-Italia.

“Kami perlu memulai lagi dan memikirkan situasi yang berbeda. Kami memiliki pertandingan yang sulit di depan. Kita lihat saja nanti."

“Meskipun kekecewaan besar, saya senang melihat bahwa pekerjaan yang telah kami lakukan dalam empat tahun terakhir telah diapresiasi. Kemenangan di Piala Eropa bukanlah satu-satunya hal baik yang kami lakukan."

"Para pemain pantas mendapatkan pujian atas apa yang telah kami lakukan. Saya dapat mengatakan bahwa para pemain ini istimewa. Grup ini luar biasa,” tegas dia.

Mancini juga masih dihantui penyesalan karena Italia tak dapat finish sebagai pemuncak klasemen di fase grup Piala Dunia 2022.

“Kami seharusnya memenangkan grup kualifikasi dengan setidaknya dua poin lebih banyak dari Swiss. Kami seharusnya memenangkan pertandingan di Basel 3-0," keluh Mancini.

"Sejak September, kami belum beruntung, dan saya tidak bisa menyalahkan pemain saya karena kami selalu memainkan sepak bola yang bagus. Kami tidak klinikal. Kami membuat kesalahan, kami menyia-nyiakan banyak peluang."

“Saya pikir Anda semua ingat pertandingan di Basel. Kami seharusnya mencetak dua gol. Kami akan melihat kesalahan kami. Sekarang tidak ada gunanya berbicara. Kami tidak ingin mencari alasan."

Mantan pelatih Manchester City dan Inter Milan itu kini menatap Piala Eropa dan Piala Dunia berikutnya. Mancini ingin mempersiapkan segalanya termasuk meregenerasi skuad. Itu juga menandakan dia bertahan untuk terus melatih Italia.

“Kami akan memiliki kesempatan untuk menambah pemain muda yang, kami harap, akan memiliki lebih banyak peluang dengan klub mereka. Ini sangat penting. Ada banyak pemain muda yang memiliki ambisi untuk bermain bersama Italia dan memiliki masa depan cerah," imbuh Mancini.

“Kita bisa melihat potensi pemain muda. Tim saat ini, dengan beberapa tambahan, bisa saja memenangkan Piala Dunia. Ada banyak hal yang perlu kami lihat, tentu saja, kami akan mengubah sesuatu dari pertandingan berikutnya. Kami harus melihat Piala eropa dalam dua tahun dan mempersiapkan tim untuk lolos. Ini adalah pekerjaan kami."

“Saya ingin memenangkan Piala Eropa dan Piala Dunia. Saya harus menunggu Piala Dunia, tetapi saya menyukai pekerjaan ini dan saya ingin mengatur sesuatu yang penting. Selain kekecewaan ini, sisanya berlanjut…” urai Mancini.

Roberto Mancini Italia Timnas Italia Piala dunia 2022

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Sosok
7 Kutipan Terbaik untuk Menggambarkan Legenda AC Milan, Franco Baresi
Franco Baresi meninggal dunia di usia 66 tahun. Simak tujuh kutipan terbaik dari Arrigo Sacchi, Paolo Maldini, Van Basten, hingga Tony Adams.
Arief Hadi - Sabtu, 01 Agustus 2026
7 Kutipan Terbaik untuk Menggambarkan Legenda AC Milan, Franco Baresi
Italia
Dapat Persetujuan Gianluigi Donnarumma, Kesempatan Kedua Roberto Mancini di Timnas Italia
Gianluigi Donnarumma mendukung kembalinya Roberto Mancini sebagai pelatih Timnas Italia. Simak pengakuan Giovanni Malago dan target Mancini.
Arief Hadi - Kamis, 30 Juli 2026
Dapat Persetujuan Gianluigi Donnarumma, Kesempatan Kedua Roberto Mancini di Timnas Italia
Italia
Roberto Mancini Latih Timnas Italia, Claudio Ranieri Jadi Direktur Teknik
Roberto Mancini resmi kembali melatih Timnas Italia, sementara Claudio Ranieri ditunjuk sebagai Direktur Teknik usai drama panjang di FIGC.
Arief Hadi - Selasa, 28 Juli 2026
Roberto Mancini Latih Timnas Italia, Claudio Ranieri Jadi Direktur Teknik
Italia
Terima Tawaran FIGC, Roberto Mancini Kembali Tukangi Timnas Italia
FIGC menunjuk Roberto Mancini sebagai pelatih baru Timnas Italia. Ia kembali memimpin Gli Azzurri pada periode kedua kariernya.
Arief Hadi - Selasa, 28 Juli 2026
Terima Tawaran FIGC, Roberto Mancini Kembali Tukangi Timnas Italia
Italia
Andrea Pirlo Batal, Roberto Mancini dan Antonio Conte Jadi Kandidat Kuat Pelatih Baru Timnas Italia
FIGC kembali memburu pelatih baru Timnas Italia setelah Paolo Maldini mundur. Roberto Mancini dan Antonio Conte menjadi dua kandidat terkuat untuk menangani Gli Azzurri.
Johan Kristiandi - Selasa, 28 Juli 2026
Andrea Pirlo Batal, Roberto Mancini dan Antonio Conte Jadi Kandidat Kuat Pelatih Baru Timnas Italia
Italia
Paolo Maldini Pilih Mundur dari Federasi Sepak Bola Italia, Penggantinya Legenda Juventus
Paolo Maldini resmi mundur dari FIGC hanya 10 hari setelah menjabat sebagai direktur teknik dan penasihat. Keputusan diambil setelah Andrea Pirlo gagal menjadi pelatih Timnas Italia.
Johan Kristiandi - Selasa, 28 Juli 2026
Paolo Maldini Pilih Mundur dari Federasi Sepak Bola Italia, Penggantinya Legenda Juventus
Italia
Andrea Pirlo Buka Suara setelah Dicoret dari Bursa Pelatih Timnas Italia
Legenda sepak bola Italia Andrea Pirlo memastikan dirinya tidak lagi menjadi kandidat pelatih timnas Italia.
Yusuf Abdillah - Senin, 27 Juli 2026
Andrea Pirlo Buka Suara setelah Dicoret dari Bursa Pelatih Timnas Italia
Italia
Gara-gara Kontroversi dan Skandal Perjudian di Rusia, Andrea Pirlo Terancam Jadi Pelatih Timnas Italia
Andrea Pirlo memberikan klarifikasi setelah peluangnya melatih timnas Italia terancam akibat kontroversi kerja sama dengan perusahaan judi Rusia.
Arief Hadi - Senin, 27 Juli 2026
Gara-gara Kontroversi dan Skandal Perjudian di Rusia, Andrea Pirlo Terancam Jadi Pelatih Timnas Italia
Italia
Andrea Pirlo Segera Resmi Jadi Pelatih Timnas Italia, Bawa Staf Pelatih Berpengalaman
Andrea Pirlo selangkah lagi resmi menjadi pelatih kepala timnas Italia. Legenda Azzurri itu mulai menyusun jajaran staf kepelatihannya.;
Yusuf Abdillah - Sabtu, 25 Juli 2026
Andrea Pirlo Segera Resmi Jadi Pelatih Timnas Italia, Bawa Staf Pelatih Berpengalaman
Italia
Ditolak Pep Guardiola dan Carlo Ancelotti, Timnas Italia Pilih Andrea Pirlo Jadi Pelatih Baru
Timnas Italia dikabarkan menghubungi Andrea Pirlo sebagai calon pelatih baru setelah Pep Guardiola dan Carlo Ancelotti menolak tawaran FIGC. Simak perkembangan negosiasi, alasan penolakan, dan peluang Pirlo menangani Gli Azzurri.
Johan Kristiandi - Jumat, 24 Juli 2026
Ditolak Pep Guardiola dan Carlo Ancelotti, Timnas Italia Pilih Andrea Pirlo Jadi Pelatih Baru
Bagikan