Tak Perlu Mencari Nama Besar, Inggris Bisa Belajar dari Spanyol dalam Pencarian Suksesor Southgate

Timnas Inggris mencari suksesor Gareth Southgate.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 17 Juli 2024
Tak Perlu Mencari Nama Besar, Inggris Bisa Belajar dari Spanyol dalam Pencarian Suksesor Southgate
Lee Carlsley (kiri) layak jadi suksesor Gareth Southgate di timnas Inggris (Foto: Mirror/Getty Images)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Federasi Sepak Bola Inggris (FA) masih mencari nama untuk melatih timnas Inggris pasca Gareth Southgate mengundurkan diri. Southgate memutuskan untuk mundur meski kontraknya habis pada Desember 2024.

Kegagalan memenangi Euro 2024 saat Inggris kalah 1-2 lawan Spanyol jadi penyebabnya. Inggris sudah memiliki dua kesempatan langka mencapai final Euro dua kali beruntun, tetapi The Three Lions tak mampu memecahkan 'telur' titel Euro.

Dengan alasan Inggris butuh perubahan, Southgate memutuskan mundur dari kursi kepelatihan yang sudah didudukinya sejak 2016 pasca menggantikan Sam Allardyce.

Inggris mencapai dua final Euro beruntun serta perempat final hingga semifinal Piala Dunia, tetapi pada akhirnya mereka gagal meraih trofi. Terakhir kali Inggris meraih trofi besar terjadi pada Piala Dunia 1966.

Baca Juga:

Timnas Inggris Butuh Pelatih Baru, Newcastle United Pasang Badan Lindungi Eddie Howe

Gareth Southgate Membantu Transformasi Sepak Bola Inggris

Delapan Tahun Melatih Inggris, Gareth Southgate Undur Diri

Gareth Southgate (Foto: UEFA)

Southgate pergi dengan catatan 102 pertandingan: 61 kemenangan, 24 imbang, 17 kalah - persentase kemenangan mencapai 59,8 persen. Kini nama-nama seperti Eddie Howe, Graham Potter, hingga Mauricio Pochettino diisukan jadi penerusnya.

Dalam pencarian tersebut Andy Dunn, Ketua Penulis Olahraga media Inggris, The Mirror, menyarankan Inggris untuk belajar dari kesuksesan Spanyol.

La Furia Roja tidak merekrut pelatih dengan nama besar (Luis de la Fuente) saat mencari pengganti Luis Enrique. Alih-alih melakukannya, Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) menunjuk De la Fuente yang sebelumnya melatih tim muda Spanyol, dari U-19 hingga U-23.

Karier De la Fuente berjenjang di timnas Spanyol dan oleh karenanya, tidak heran apabila ia memahami karakteristik para pemain Spanyol, sistem bermain. Hal tersebut, menurut Dunn, layak ditiru Inggris.

"Angkat tangan jika Anda masih belum mendengar tentang Luis de la Fuente meski ia mengangkat trofi Henry Delauney di Berlin. Dengan segala hormat, dia mungkin sekarang menjadi nama yang terkenal di Spanyol, tetapi pria berusia 63 tahun itu bukanlah seorang pelatih Galactico (besar)." tulis Dunn di Mirror.

"Sejujurnya, Lionel Scaloni (pelatih Argentina) juga tidak. Seorang pemain yang sangat baik, yang pernah bermain sebentar di West Ham United setelah sekian lama di Deportivo La Coruna, namun memiliki pengalaman melatih yang sangat sedikit ketika ia menjadi asisten manajer Argentina, Jorge Sampaoli pada musim panas 2017."

"De La Fuente, dengan timnya yang menjadi satu-satunya tim yang menghidupkan Euro 2024, mulai bekerja dengan tim muda Spanyol pada tahun 2013 dan mulai dari tim U-19, U-21, hingga skuad Olimpiade, dan akhirnya ke skuad senior."

Dengan penilaian tersebut, Dunn melihat FA harus mempertimbangkan Lee Carsley, pelatih Inggris U-21 untuk menggantikan Southgate di timnas senior Inggris.

Lee Carsley (Foto: Getty Images)

"Dan itulah mengapa Lee Carsley akan menjadi pilihan yang masuk akal untuk menggantikan Southgate. Carsley tahu apa yang diperlukan untuk memenangkan turnamen internasional - dia melakukannya tahun lalu ketika dia memenangkan Euro U-21," tambah Dunn.

"Tim Carsley mengalahkan Spanyol untuk memenangkan kompetisi, setelah mengalahkan Jerman dan Portugal dalam perjalanan mereka ke final. Itu merupakan pencapaian yang serius."

"Dia mengenal beberapa pemain ini, setelah melihat mereka berhasil lolos - dalam pengertian internasional - sistem St George's Park."

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

"Sistem tersebut adalah sistem di mana Asosiasi Sepak Bola telah menginvestasikan banyak waktu dan uang, jadi pergi dan menghabiskan banyak uang untuk (merekrut) pelatih asing ternama seperti Mauricio Pochettino - yang hanya meraih sedikit gelar dalam karier klubnya - akan menjadi sebuah penghinaan," urainya.

Euro 2024 Inggris Timnas Inggris

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Eropa
Inggris Tak Otomatis Lolos ke Euro 2028 meski Jadi Tuan Rumah, Ini Alasannya
Status sebagai tuan rumah ternyata tidak menjamin Inggris langsung tampil di Euro 2028.
Yusuf Abdillah - Senin, 27 Juli 2026
Inggris Tak Otomatis Lolos ke Euro 2028 meski Jadi Tuan Rumah, Ini Alasannya
Piala Dunia
Ranking FIFA Setelah Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Puncak, Bagaimana Timnas Indonesia?
Ranking FIFA terbaru usai Piala Dunia 2026 menempatkan Spanyol di posisi pertama menggeser Argentina. Sementara itu, peringkat Timnas Indonesia tetap di urutan 118.
Rizqi Ariandi - Selasa, 21 Juli 2026
Ranking FIFA Setelah Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Puncak, Bagaimana Timnas Indonesia?
Piala Dunia
Kutukan Timnas Inggris di Piala Dunia Berlanjut, Argentina Jadi Korban Terbaru
Argentina gagal juara Piala Dunia 2026 usai kalah dari Spanyol. Kekalahan itu memperpanjang kutukan tim yang menyingkirkan Inggris sejak Piala Dunia 2018.
Rizqi Ariandi - Selasa, 21 Juli 2026
Kutukan Timnas Inggris di Piala Dunia Berlanjut, Argentina Jadi Korban Terbaru
Inggris
Legenda Liverpool dan Pemenang Dua Ballon d'Or, Kevin Keegan Meninggal Dunia
Dunia sepak bola berduka. Kevin Keegan, legenda Liverpool dan timnas Inggris, meninggal dunia pada usia 75 tahun.
Arief Hadi - Senin, 20 Juli 2026
Legenda Liverpool dan Pemenang Dua Ballon d'Or, Kevin Keegan Meninggal Dunia
Sosok
Pau Cubarsi: Tiga Tahun Lalu Main di JIS, Kini Juara Piala Dunia 2026
Pau Cubarsi menjadi Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026.
Rizqi Ariandi - Senin, 20 Juli 2026
Pau Cubarsi: Tiga Tahun Lalu Main di JIS, Kini Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Kecuali Pep Guardiola Tersedia, Inggris Disarankan Tidak Pecat Thomas Tuchel
Wayne Rooney meminta FA tetap mempertahankan Thomas Tuchel. Menurutnya, hanya Pep Guardiola yang layak menjadi pengganti pelatih Inggris.
Arief Hadi - Minggu, 19 Juli 2026
Kecuali Pep Guardiola Tersedia, Inggris Disarankan Tidak Pecat Thomas Tuchel
Ragam
Ketika 2 Juara Euro Mempertegas Dominasi dengan Titel Piala Dunia
Hanya dua negara yang pernah menjuarai Euro dan Piala Dunia secara beruntun. Spanyol kini selangkah lagi mencatat sejarah baru.
Arief Hadi - Minggu, 19 Juli 2026
Ketika 2 Juara Euro Mempertegas Dominasi dengan Titel Piala Dunia
Piala Dunia
Sederet Rekor Tercipta, Prancis vs Inggris Jadi Perebutan Tempat Ketiga Paling Gila dalam Sejarah Piala Dunia
Perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Prancis berubah menjadi pesta gol yang penuh rekor.
Yusuf Abdillah - Minggu, 19 Juli 2026
Sederet Rekor Tercipta, Prancis vs Inggris Jadi Perebutan Tempat Ketiga Paling Gila dalam Sejarah Piala Dunia
Piala Dunia
Prancis Dilumat Inggris 4-6, Perpisahan Pahit Didier Deschamps
Didier Deschamps mengakhiri kiprahnya bersama Prancis setelah kalah 4-6 dari Inggris. Mbappe dan FFF memberikan penghormatan emosional.
Arief Hadi - Minggu, 19 Juli 2026
Prancis Dilumat Inggris 4-6, Perpisahan Pahit Didier Deschamps
Piala Dunia
Terima Medali Perunggu di Piala Dunia 2026, Tim Terbaik Timnas Inggris?
Inggris menutup Piala Dunia 2026 dengan medali perunggu usai mengalahkan Prancis 6-4. Harry Kane menyebut skuad ini sebagai salah satu yang terbaik.
Arief Hadi - Minggu, 19 Juli 2026
Terima Medali Perunggu di Piala Dunia 2026, Tim Terbaik Timnas Inggris?
Bagikan