BolaSkor.com – Arsenal secara resmi mengumumkan kedatangan bek timnas Inggris, Ezri Konsa, dari Aston Villa.
Pemain berusia 28 tahun tersebut diboyong ke Emirates Stadium lewat kesepakatan transfer senilai 50 juta poundsterling, plus bonus mencapai 5 juta poundsterling.
Konsa diikat dengan kontrak jangka panjang dan resmi diperkenalkan sebagai pemilik nomor punggung 15 di skuad The Gunners.
Baca Juga:
Hasil Premier League: Tekuk Coventry City, Arsenal Menang Telak 3-0 di Emirates Stadium
Dilansir dari laman resmi Arsenal, berikut tujuh hal menarik yang perlu diketahui mengenai Ezri Konsa:
1. Berbicara Banyak Bahasa

Arsenal terus berusaha boyong Ezri Konsa. (Laman Resmi Aston Villa)
Konsa memiliki latar belakang budaya yang kaya dan menguasai empat bahasa sekaligus, yakni bahasa Inggris, Prancis, Portugis, dan Lingala - bahasa nasional Republik Demokratik Kongo yang merupakan tanah kelahiran ayahnya.
"Ayah saya berasal dari RDK (Republik Demokratik) Kongo," tuturnya kepada Premier League.
"Ibu saya berasal dari Angola. Jadi, tumbuh dewasa ada dua bahasa berbeda yang diucapkan di rumah."
Baca Juga:
Capai Kata Sepakat dengan Aston Villa, Arsenal Datangkan Ezri Konsa Senilai Rp1,2 Triliun
Kemampuan bahasanya sempat ia manfaatkan saat membela Brentford untuk mengelabui pertahanan lawan saat situasi bola mati.
"Kami melakukannya setiap pertandingan. Kami berbicara bahasa Prancis, terutama saat tendangan sudut agar para bek tidak dapat memahami kami."
"Ini sangat membantu; para bek sangat bingung, mereka tidak tahu apa yang kami katakan sehingga bagi kami ini sangat membantu."
"Tim lawan tidak tahu apa yang sedang terjadi, mereka sangat bingung pada setiap tendangan sudut," ungkap Konsa.
2. Peran Besar Keluarga
Keluarga menjadi fondasi utama di balik kesuksesan karier Konsa hingga mampu menembus level tertinggi sepak bola Inggris. Lewat tulisannya di Players' Tribune, ia mengenang pengorbanan sang ayah serta dorongan dari kakaknya.
"(Saya ingat) Ayah mengantar saya ke tempat latihan melalui Terowongan Blackwall, berbicara tentang betapa sulitnya tumbuh besar di Kongo. Mobil kami mogok di jalan tol untuk ketiga kalinya dalam bulan itu."
"Dia membuka kap mesin, dan saya merosot di kursi penumpang karena sangat malu. Kakak laki-laki saya memberikan kebenaran mentah setelah setiap pertandingan."
Baca Juga:
Ogah Lepas ke Barcelona, Atletico Madrid Lebih Rela Julian Alvarez Pindah ke Arsenal
"Di tengah semua kenangan ini, saya menyadarinya. Wah, keluarga saya benar-benar telah berbuat banyak untuk saya," kenangnya.
"Memiliki seorang kakak laki-laki untuk membimbing saya ke jalan yang benar adalah hal yang sangat penting dan kunci di mana saya berada saat ini."
"Dia selalu ada di sana, selalu mendukung tidak peduli apakah kami bermain di tandang atau kandang," tambah Konsa mengenai peran sang kakak.
3. Memakai Nomor Punggung Warisan Ray Parlour
Di Arsenal, Konsa memilih nomor punggung 15, angka yang memiliki rekam jejak sejarah tersendiri di panggung Premier League bersama klub London Utara tersebut.
Ray Parlour menjadi sosok paling menonjol yang pernah mengenakan nomor tersebut sekaligus memimpin daftar pencetak gol terbanyak dengan nomor 15 (18 gol).
Terdapat tujuh pemain yang sukses mencetak gol dengan nomor 15 di Arsenal: Parlour (18), Alex Oxlade-Chamberlain (9), Denilson (6), Cesc Fabregas (5), Jakub Kiwior (3), Stefan Schwarz (2), dan Ainsley Maitland-Niles (1).
4. Pemain Serba Bisa
Meskipun sebagian besar kariernya dihabiskan sebagai bek tengah, fleksibilitas Konsa untuk beroperasi sebagai bek kanan menjadi salah satu alasan utama Arsenal mendaratkannya.
Dalam tiga musim terakhir, Konsa mencatatkan 77 persen menit bermainnya di posisi bek tengah-kanan, sementara sisa menit bermainnya dihabiskan di posisi bek kanan.
5. Tergila dengan Sepak Bola
Kecintaan Konsa pada sepak bola sudah terlihat sejak usia dini, bahkan hobinya tersebut dimanfaatkan oleh sang guru untuk membantunya dalam pelajaran di sekolah.
"Dia bukan yang terkuat dalam matematika, jadi yang saya lakukan adalah mengubah banyak pelajaran saya sehingga berbasis sepak bola," ujar mantan gurunya, Kabir Jagwani, kepada The Athletic.
"Jika kami berurusan dengan angka, saya akan berbicara tentang kehadiran penonton di stadion atau biaya transfer. Ezri melakukannya jauh lebih baik dengan cara itu."
6. Wajah-wajah Familiar di Timnas Inggris
Bukayo Saka, Ezri Konsa, dan Declan Rice (Foto: @brfootball)
Melakoni debut untuk timnas Inggris pada 2024 saat melawan Brasil, Konsa telah terbiasa tampil bersama pilar-pilar Arsenal di panggung internasional.
Pada ajang Piala Dunia 2026, Konsa menjadi starter dalam tujuh pertandingan bersama The Three Lions.
Ia juga turut mencetak gol saat Inggris menang 6-4 atas Prancis di laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 — pertandingan yang juga diwarnai hat-trick Bukayo Saka, gol Declan Rice, serta assist dari Eberechi Eze.
7. Perjalanan Gemilang Bersama Aston Villa
Satu musim di Brentford sudah cukup bagi Aston Villa untuk memboyongnya pada 2019 demi memperkuat skuad yang baru saja promosi ke kasta tertinggi.
Setelah membantu Villa bertahan di Premier League pada pekan terakhir musim 2020, grafik karier Konsa terus melonjak naik.
Ia membawa Villa lolos ke Liga Champions pada 2024, hingga akhirnya mengakhiri puasa gelar 30 tahun Aston Villa dengan menjuarai Liga Eropa pada tahun 2026.