BolaSkor.com – Kapten tim nasional (timnas) Inggris, Harry Kane, meredam perbandingan antara dirinya dengan bomber Norwegia, Erling Haaland.
Kane menegaskan bahwa skuad The Three Lions kini sudah sangat siap untuk mencapai performa puncak di fase gugur Piala Dunia 2026.
Pertandingan sengit memperebutkan tiket semifinal tersebut dijadwalkan berlangsung di Miami Stadium, Minggu (12/07) pukul 04.00 pagi WIB. Laga ini sekaligus memanaskan persaingan ketat dalam perburuan gelar Sepatu Emas turnamen.
Baca Juga:
Pesan Peringatan untuk Timnas Inggris, Erling Haaland Tak Terkalahkan di Kotak Penalti
Norwegia Bisa Juara Piala Dunia 2026, jika Kalahkan Inggris di Perempat Final
7 Fakta Menarik Norwegia vs Inggris di Perempat Final Piala Dunia 2026
Saat ini, Kylian Mbappe dan Lionel Messi masih memimpin daftar top skor dengan koleksi delapan gol. Sementara itu, Haaland menempel ketat dengan torehan tujuh gol, disusul oleh Kane yang menguntit dengan raihan enam gol.
Ketika ditanya mengenai siapa yang lebih hebat di antara keduanya, Kane menegaskan bahwa perbandingan tersebut sulit dilakukan. Penyerang Bayern Munchen itu menilai gaya bermain mereka berdua sangat bertolak belakang.
Perbedaan Karakteristik Gaya Bermain di Lini Depan

Selebrasi Harry Kane (fifa)
"Ini adalah pertanyaan yang mustahil untuk saya jawab. Pertama-tama, saya pikir kami adalah dua pemain yang hampir sepenuhnya berbeda. Saya tahu kami berdua dipandang sebagai penyerang, tetapi jika jujur, ini hampir seperti dua posisi yang berbeda," tutur Harry Kane dilansir dari ESPN.
Kane tidak segan melemparkan pujian tinggi terhadap atribut fisik dan ketajaman yang dimiliki oleh striker Manchester City tersebut. Ia mengagumi efektivitas Haaland yang luar biasa saat berada di area pertahanan lawan.
"Erling luar biasa, rekor mencetak golnya. Secara fisik, dia adalah sebuah mesin, dia adalah monster. Penyelesaian akhirnya berada di tingkat tertinggi, dan jelas, rekor mencetak golnya sudah membuktikan hal itu sendiri," imbuh Kane.
Ketajaman kedua pemain memang tidak perlu diragukan lagi. Kane sukses membukukan 73 gol untuk Bayern dan Inggris musim ini, sedangkan Haaland mengemas 46 gol dan menyabet Sepatu Emas Premier League ketiga kalinya dalam empat tahun terakhir.
Meskipun sama-sama produktif, Kane menjelaskan bahwa dirinya lebih gemar turun ke bawah untuk terlibat membangun serangan. Hal ini berbeda dengan Haaland yang cenderung fokus menjadi ujung tombak murni di dalam kotak penalti.
Erling Haaland (Foto: FIFA)
"Saya melihat diri saya sebagai pemain yang berbeda, meskipun saya mencetak jumlah gol yang sama."
"Saya mungkin lebih suka menyentuh bola sedikit lebih banyak, lebih terlibat dalam permainan, tetapi juga bisa bermain sebagai pemain nomor sembilan murni. Saya rasa ini bukan sesuatu yang bisa diperbandingkan di antara kami," jelasnya.
Sebagai sesama profesional, Kane menaruh hormat tinggi kepada Haaland namun berharap bisa meredam agresivitasnya di lapangan.
"Saya sangat menghormatinya sebagai pemain dan sesama profesional. Jelas, saya berharap dia menjalani hari yang tenang esok hari."
"Performa keseluruhannya selama beberapa tahun terakhir sudah membuktikannya sendiri. Dia adalah pemain yang fantastis," pungkas Kane.

