Roberto De Zerbi Disebut Pelatih yang Lebih Baik dari Pep Guardiola

Arief HadiArief Hadi - Rabu, 15 November 2023
Roberto De Zerbi Disebut Pelatih yang Lebih Baik dari Pep Guardiola
Pep Guardiola dan Roberto De Zerbi (Twitter)

BolaSkor.com - Fakta bahwa Pep Guardiola adalah pelatih terbaik dunia saat ini tak terbantahkan lagi. Status itu sudah dimilikinya sejak ia membesut Barcelona (2008-2012) dan klub memainkan gaya sepak bola terbaik terkenal dengan sebutan tiki-taka.

Kesuksesannya, disertai gaya bermain sepak bola ofensif dan menghibur berlanjut dengan Bayern Munchen dan kini bersama Manchester City.

Kendati demikian, Guardiola bukan satu-satunya pelatih dengan permainan menghibur dan ofensif. Saat ini ada pelatih yang kerap disebut Guardiola-nya Italia dan masih muda, yakni Roberto De Zerbi.

Peramu taktik berusia 44 tahun membesut Brighton & Hove Albion sejak 2022, menggantikan Graham Potter. Dalam kurun waktu setahun, De Zerbi membawa Brighton bermain di turnamen antarklub Eropa dan menyajikan permainan menghibur.

Baca Juga:

Imbangi Manchester City Akan Jadi Titik Balik Chelsea

Trisula Lini Depan Terbaik Premier League Saat Ini

Chelsea Punya Karakter untuk Bersaing dengan Klub Terbaik

Guardiola bahkan memuji dan mengakui De Zerbi, sebab ia menerapkan pola serangan yang dibangun dari belakang dan itu cukup berani dilakukan di liga seperti Premier League, dengan intensitas bermain yang cepat.

Karier kepelatihan De Zerbi sudah disorot oleh Guardiola kala ia membesut Sassuolo (2018-2021), kemudian ia sempat melatih Shakhtar Donetsk (2021-2022).

Membandingkan karier De Zerbi dan Guardiola memiliki kesan jauh dari kesuksesan yang diraih, tetapi di mata Kevin-Prince Boateng, eks pemain Sassuolo, De Zerbi pelatih yang lebih baik ketimbang Guardiola.

"Jika saya memiliki De Zerbi 10-12 tahun yang lalu, sepak bola akan berbeda. Saya pikir dia akan menjadi pelatih terbaik dalam 20-30 tahun ke depan," papar Boateng dikutip dari Goal.

"Dia mampu meningkatkan setiap pemain yang pernah bekerja bersamanya, mulai dari dari penjaga gawang hingga striker. Saya bekerja dengannya ketika saya berusia 32 tahun dan saya merasa lebih kuat dari sebelumnya."

"De Zerbi membuat Anda merasa sangat terlibat, dia tahu bagaimana memanjakan saya ketika saya membutuhkannya, untuk memotivasi saya ketika saya membutuhkannya."

"Dia benar-benar memperhatikan aspek hubungan antar manusia dalam manajemen dan itu penting. Apakah De Zerbi lebih baik dari Guardiola? Saya menjawab, ya," yakin Boateng.

Perbedaan mencolok lainnya adalah, De Zerbi membangun skuad dengan 'keterbatasan' dana dan Guardiola tidak demikian bersama Barcelona, Bayern, dan Man City. De Zerbi juga memulai karier dari klub kecil sebelum namanya tenar seperti saat ini.

Roberto De Zerbi Premier League Pep Guardiola Manchester City Brighton
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Posts

12.498

Berita Terkait

Inggris
Kabar Duka, Mantan Striker Arsenal dan Everton, Kevin Campbell Wafat di Usia 54 Tahun
Campbell wafat setelah lama menjalani perawatan di rumah sakit.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 15 Juni 2024
Kabar Duka, Mantan Striker Arsenal dan Everton, Kevin Campbell Wafat di Usia 54 Tahun
Liga Lain
Bursa Transfer Pelatih: Roberto De Zerbi Gabung Marseille, Nuri Sahin Jadi Pelatih Borussia Dortmund
Berita transfer pelatih yang berembus adalah Roberto De Zerbi jadi pelatih baru Marseille, sedangkan Nuri Sahin merupakan kandidat kuat pelatih anyar Borussia Dortmund.
Johan Kristiandi - Jumat, 14 Juni 2024
Bursa Transfer Pelatih: Roberto De Zerbi Gabung Marseille, Nuri Sahin Jadi Pelatih Borussia Dortmund
Inggris
Dipertahankan Manchester United, Erik Ten Hag Tetap di Ujung Tanduk
Bayang-bayang pemecatan tetap menghantui Erik ten Hag jika gagal meraih hasil positif di Manchester United.
Johan Kristiandi - Rabu, 12 Juni 2024
Dipertahankan Manchester United, Erik Ten Hag Tetap di Ujung Tanduk
Inggris
Alasan INEOS Memutuskan Erik Ten Hag Bertahan di Manchester United
Berikut ini adalah alasan kenapa INEOS memutuskan Erik ten Hag bertahan sebagai manajer Manchester United pada musim depan.
Johan Kristiandi - Rabu, 12 Juni 2024
Alasan INEOS Memutuskan Erik Ten Hag Bertahan di Manchester United
Spanyol
Pep Guardiola Menutup Pintu Kembali ke Barcelona
Kontrak Guardiola dengan Man City berakhir pada Juni 2025
Yusuf Abdillah - Selasa, 11 Juni 2024
Pep Guardiola Menutup Pintu Kembali ke Barcelona
Inggris
Konsorsium Sokongan Keluarga Kerajaan Arab Saudi Tawar Everton Rp8,3 Triliun
Mereka melihat Everton sebagai raksasa tidur.
Yusuf Abdillah - Selasa, 11 Juni 2024
Konsorsium Sokongan Keluarga Kerajaan Arab Saudi Tawar Everton Rp8,3 Triliun
Inggris
Manchester United Pasti Jual Jadon Sancho, Harganya Sentuh Rp828 Miliar
Manchester United tetap akan menjual Jadon Sancho meskipun bukan Erik ten Hag yang jadi pelatih.
Johan Kristiandi - Senin, 10 Juni 2024
Manchester United Pasti Jual Jadon Sancho, Harganya Sentuh Rp828 Miliar
Inggris
Thomas Tuchel Ogah Latih Manchester United, Masa Depan Erik Ten Hag Tetap Tanda Tanya
Thomas Tuchel enggan melatih Manchester United dan lebih memilih beristirahat pada musim panas ini.
Johan Kristiandi - Senin, 10 Juni 2024
Thomas Tuchel Ogah Latih Manchester United, Masa Depan Erik Ten Hag Tetap Tanda Tanya
Inggris
Persentase Peluang Erik Ten Hag Bertahan di Manchester United
Fabrizio Romano mengungkapkan persentase peluang Erik ten Hag dipertahankan Manchester United.
Johan Kristiandi - Minggu, 09 Juni 2024
Persentase Peluang Erik Ten Hag Bertahan di Manchester United
Inggris
Legenda Arsenal Ragukan Kemampuan Mikel Arteta
Jens Lehmann meragukan The Gunners akan bisa menjadi juara selama masih dipegang Mikel Arteta.
Yusuf Abdillah - Minggu, 09 Juni 2024
Legenda Arsenal Ragukan Kemampuan Mikel Arteta
Bagikan